- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
2026, Dana Transfer Pusat ke Barito Utara Turun Drastis

Keterangan Gambar : Foto Sekda Barito Utara, Drs Muhlis
Baca Lainnya :
- Wabup Katingan Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat di Hari Jantung Sedunia0
- Hari Jantung Sedunia di Katingan Dimeriahkan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis0
- Pimpinan DPRD Kapuas Terima Audensi KPU dan Bawaslu Terkait Evaluasi Pemilu0
- DPRD Kota Banjarmasin Lakukan Koordinasi dengan DPRD Kalteng, Bahas Agenda Strategis Daerah0
- DPRD Kalteng Terima Kunjungan DPRD Banjarmasin untuk Perkuat Sinergi Antarlembaga0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kabupaten Barito Utara dipastikan menghadapi tantangan besar pada tahun anggaran 2026. Dana transfer dari pemerintah pusat yang sebelumnya mencapai Rp1,7 triliun, anjlok tajam menjadi hanya Rp490 miliar.
Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs Muhlis, mengungkapkan penurunan ini erat kaitannya dengan turunnya produksi batu bara yang berimbas langsung pada pendapatan sektor Minerba. Kondisi tersebut, katanya, turut menekan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tentu saja ini akan sangat berpengaruh. Karena itu, tahun 2026 kita akan fokus pada efisiensi anggaran,” ujar Muhlis usai membuka Simposium Nasional Masyarakat Adat di Balai Antang, awal pekan lalu.
Meski begitu, APBD Barito Utara tahun depan masih berada di angka Rp1,8 triliun, meski jauh berkurang dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp3,6 triliun setelah perubahan. “Artinya kita kehilangan sekitar Rp1,8 triliun. Banyak program dan kegiatan harus dievaluasi serta disesuaikan dengan kondisi keuangan,” pungkasnya.
RH
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















