- Ritual Adat Banama Hai dan Ngarunya Meriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220
- Gejolak Harga Pasar Mulai Tercium, Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman
- Pedagang dan Pelaku UMKM Mengeluh, Harga Plastik Naik Drastis dalam Beberapa Hari Terakhir
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Apel Perdana, Tekankan Disiplin dan Etika ASN
- Rakor Inflasi, Mendagri Ingatkan Ancaman Pangan dan Dampak Konflik Global
- Dinkes Kalteng Gelar Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Pola Hidup Sehat
- HMI UPR dan Empat Komisariat Resmi Dilantik, Tekankan Soliditas dan Kekompakan
- Stok Dexlite di Palangka Raya Langka, Antrean Mengular di Sejumlah SPBU
- Perkuat Pengawasan, Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah Terapkan Kebijakan Tanpa Toleransi ter
- Operasi SAR Ditutup, Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Barito
BPBD Provinsi Kalteng Gelar Pembinaan Masyarakat Peduli Api Se-Kalimantan Tengah

Keterangan Gambar : Foto Suasana Pembukaan Pelatihan MPA di Kecamatan Bukit Batu Tangkiling, Kota Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan pembentukan dan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bukit Batu, Tangkiling, Kota Palangka Raya, pada Selasa (15/4/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembentukan Kelompok Kerja Lapangan (KKL) secara bertahap, yang dilaksanakan mulai 15 April hingga 18 Mei 2025, di 28 titik lokasi rawan karhutla di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- DLH Provinsi Kalteng Gelar Rapat Bahas Dokumen Teknis Pembuangan Air Limbah PT. Agung Bara Prima0
- Kepala BAPPERIDA Kalteng Hadiri Pertemuan Komisi V DPR RI dan Pemprov, Bahas Peningkatan Infrastrukt0
- Kadis TPHP Kalteng Tampil Memukau dalam Lomba Fashion Show Hari Kartini 20250
- Wakil Bupati Khristianto Yudha Resmi Buka Forum Konsultasi Publik RPJMD Barito Selatan 2025–20290
- Hj. Siti Saniah Wiyatno Dianugerahi Gelar Ibunda Guru Kapuas0
Ketua Panitia, Alpius Patanan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas personel MPA dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan. “Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini mencakup teori dan praktik pengendalian kebakaran hutan dan lahan, yang disampaikan oleh tim dari BPBD Provinsi Kalteng dan BPBD Kota Palangka Raya,” ujar Alpius.
Ia menambahkan, pelatihan ini diikuti oleh 1.125 peserta yang tergabung dalam 75 regu MPA dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, dengan masing-masing regu terdiri dari 15 orang.
Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng, Sekretaris BPBD Agus Suyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengendalian karhutla merupakan salah satu prioritas dalam program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2025–2030.
“Hal ini menunjukkan betapa seriusnya perhatian Gubernur Bapak Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Bapak Edy Pratowo dalam penanganan karhutla sebagai upaya mewujudkan Kalteng Berkah dan Kalteng Maju,” ujarnya.
Agus menjelaskan bahwa karhutla merupakan ancaman nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi daerah. Oleh karena itu, BPBD Provinsi Kalteng terus berupaya maksimal, salah satunya dengan pembentukan Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla di titik-titik rawan.
“Pada 2024, kita telah membentuk 64 Pos Lapangan MPA. Syukurlah, tahun itu penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dapat berjalan cukup baik,” ungkapnya. Tahun ini, jumlah pos tersebut ditingkatkan menjadi 75 guna memperkuat respons cepat dan efektif di lapangan.
Agus juga berharap agar para peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dalam tugas mereka sehari-hari. Ia menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai teknik pemadaman dan keselamatan sebagai bagian dari kesiapan operasional.
“Pelatihan ini sangat penting agar para anggota MPA dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan efektif. Kita ingin meminimalkan risiko ketika mereka berada di lapangan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Agus menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam pembentukan dan pembinaan MPA, serta berharap langkah ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi kontribusi berharga dalam misi menjadikan Kalimantan Tengah bebas dari kabut asap.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini menjadi nilai manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal ibadah kita kelak,” tutupnya.
-RH
Berita Utama
-
Operasi SAR Ditutup, Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Barito
Operasi SAR Ditutup, Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Barito
BARITO UTARA, PORETKALTENG.COM – Dua korban kecelakaan kapal di Sungai Barito akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari kedua operasi pencarian, . . .
-
Perkuat Pengawasan, Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah Terapkan Kebijakan Tanpa Toleransi ter
Perkuat Pengawasan, Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah Terapkan Kebijakan Tanpa Toleransi ter
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja. . . .
-
Stok Dexlite di Palangka Raya Langka, Antrean Mengular di Sejumlah SPBU
Stok Dexlite di Palangka Raya Langka, Antrean Mengular di Sejumlah SPBU
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Dexlite mulai dikeluhkan warga di Kota Palangka Raya. Berdasarkan pantauan di lapangan, . . .
-
Dinkes Kalteng Gelar Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Pola Hidup Sehat
Dinkes Kalteng Gelar Apel Gabungan, Tekankan Disiplin dan Pola Hidup Sehat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG. COM– Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Prov Kalteng) menggelar apel gabungan di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Senin . . .
-
HMI UPR dan Empat Komisariat Resmi Dilantik, Tekankan Soliditas dan Kekompakan
HMI UPR dan Empat Komisariat Resmi Dilantik, Tekankan Soliditas dan Kekompakan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat (Korkom) Universitas Palangka Raya (UPR) bersama empat komisariat resmi . . .

















