- Dukung Sektor Pertanian, Enrico Tulis Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani Ratu Prabu Sei Wahai
- BPS KALTENG TURUNKAN 2.000 \"PEJUANG DATA\", SENSUS EKONOMI 2026 RESMI DIMULAI
- Bapperida Kalteng Kunci Arah Pembangunan 2027, Sinkronisasi Program Diperketat
- Kunker DPRD Kalsel, ESDM Kalteng Jadi Rujukan Strategis Revisi Perda Air Tanah
- DPRD Soroti Penghentian 14 SPPG di Palangka Raya
- Legislator Barito Utara , Hj Nety Herawati Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
- Hadirkan Ustadz Das\'ad Latif, Pemkab Kapuas Gelar Tablig Akbar Peringati Hari Jadi Ke-220
- Harga Plastik, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Kemasan Alami
- Sidak RSUD Doris Sylvanus, Agustiar Sabran Tekankan Layanan Tak Boleh Kendor
- Kelangkaan Pertamax di Palangkaraya Mulai Meresahkan Warga
Bupati Barito Utara Terbitkan Surat Edaran Atasi Lonjakan Harga dan Kelangkaan BBM

Keterangan Gambar : Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengeluarkan langkah penanganan setelah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir menyebabkan lonjakan harga di tingkat pengecer.
Baca Lainnya :
- PKK Kapuas Gencarkan Pemeriksaan HPV DNA & IVA untuk Cegah Kanker Leher Rahim0
- Bunda PAUD Kapuas Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kapuas Murung0
- Pengawas SPBU Hajak Bantah Layani Pelangsir, Tegaskan Tidak Pernah Melayani Tangki Modifan0
- Wabup Kapuas Ajak Jemaat GKE Perkuat Iman dan Kerukunan pada Perayaan Natal 20250
- Polda Kalteng Salurkan Kupon Sembako ke LSR LPMT untuk Warga Kurang Mampu0
Di sejumlah lokasi, Pertalite dilaporkan dijual hingga Rp25.000 per liter dan Pertamax mencapai Rp30.000 per liter.
Untuk menormalkan kembali distribusi dan harga BBM, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengeluarkan Surat Edaran yang berisi imbauan serta pengaturan ulang mekanisme penyaluran BBM di wilayah tersebut.
Dalam surat itu, pemerintah meminta pengecer menjual BBM sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp13.000 per liter untuk Pertalite dan Rp15.000 per liter untuk Pertamax.
Pemerintah daerah menyatakan bahwa pengecer yang menjual di atas harga tersebut akan ditertibkan.
Surat Edaran tersebut juga menekankan agar SPBU di Barito Utara mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menghindari praktik penimbunan yang dapat memperburuk kelangkaan.
Pemerintah berharap upaya ini dapat memulihkan kondisi pasokan BBM dan menjaga harga tetap sesuai ketentuan, sehingga masyarakat tidak kembali terbebani oleh lonjakan harga.
RT
Berita Utama
-
Dukung Sektor Pertanian, Enrico Tulis Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani Ratu Prabu Sei Wahai
Dukung Sektor Pertanian, Enrico Tulis Serahkan Bantuan untuk Kelompok Tani Ratu Prabu Sei Wahai
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Upaya penguatan sektor pertanian di tingkat desa terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Muhammad Enrico Hamlizar Tulis, S.H., . . .
-
Sidak RSUD Doris Sylvanus, Agustiar Sabran Tekankan Layanan Tak Boleh Kendor
Sidak RSUD Doris Sylvanus, Agustiar Sabran Tekankan Layanan Tak Boleh Kendor
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung meninjau pelayanan di RSUD dr. Doris Sylvanus, Rabu . . .
-
Harga Plastik, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Kemasan Alami
Harga Plastik, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Kemasan Alami
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kenaikan harga plastik dinilai tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk . . .
-
Hadirkan Ustadz Das\'ad Latif, Pemkab Kapuas Gelar Tablig Akbar Peringati Hari Jadi Ke-220
Hadirkan Ustadz Das\'ad Latif, Pemkab Kapuas Gelar Tablig Akbar Peringati Hari Jadi Ke-220
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Momentum peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-75 dipastikan akan berlangsung khidmat . . .
-
Legislator Barito Utara , Hj Nety Herawati Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Legislator Barito Utara , Hj Nety Herawati Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi pelaksanaan program . . .

















