- Kasus TBC Belum Terkendali, Dinkes Kalteng Gelar Kompetensi Nakes
- Tindak Lanjut Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kalteng Koordinasi Intensif dengan Pangdam dan Kapolda
- Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
- WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
- Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
- Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
- Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
- DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
- Ritual Adat Banama Hai dan Ngarunya Meriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220
- Gejolak Harga Pasar Mulai Tercium, Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman
Dari Desa Sei Kayu, Langkah Nyata Menuju Kapuas Lumbung Pangan Kalteng

Keterangan Gambar : Foto bersama
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM — Pagi yang cerah di Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, menjadi saksi langkah awal yang penuh harapan. Di tengah hamparan lahan sawah yang baru dicetak, Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, S.P., turun langsung ke lahan untuk melakukan tanam padi perdana di lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi simbol dimulainya era baru pertanian Kapuas yang lebih modern, terencana, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Hadiri Tasyakuran Kelulusan TKIT AL Firdaus, Ketua TP PKK Kapuas Dorong Sinergi Guru dan Orang Tua0
- GMNI Kalteng Rekomendasikan Arifudin R. Sehe Maju sebagai Calon Ketua KNPI0
- Komisi 3 DPRD Kotawaringin Timur Lakukan Kunjungan Kerja ke Pasar Besar Palangka Raya0
- Sarang Burung Walet Dianggap Potensi PAD, DPRD Desak Pemko Palangka Raya Susun Regulasi Khusus0
- DPRD Dorong Digitalisasi Sistem Parkir untuk Tingkatkan PAD Palangka Raya0
Tidak hanya menanam padi, dalam kesempatan yang sama Bupati Wiyatno juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada para kelompok tani. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, terdiri atas 25 unit Combine Harvester besar dan 10 unit Rotavator, yang langsung disambut dengan antusias oleh para petani.
“Hari ini kita mulai menanam di lahan seluas 40 hektare. Ke depan, lahan-lahan tidur yang belum tergarap akan dibuka dan dikembangkan menjadi kawasan pertanian baru. Kita ingin Kapuas menjadi sentra produksi padi, bukan hanya untuk kebutuhan daerah, tapi juga mendukung ketahanan pangan Kalimantan Tengah,” ujar Bupati dengan optimisme.
Apa yang dilakukan hari itu bukan hanya soal menanam benih padi. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membangun sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.
Bupati Wiyatno juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kapuas. Di berbagai kecamatan seperti Basarang, Kapuas Barat, dan Kapuas Hilir, masih banyak lahan potensial yang belum tergarap optimal. Ia menyebutkan, ada sekitar 200 hektare lahan siap olah yang memiliki dukungan irigasi dan kesuburan tanah yang memadai untuk pengembangan pertanian.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan, dan menyatakan kesiapan daerah untuk merawat serta memaksimalkan pemanfaatan alsintan yang diberikan. Ia juga menegaskan pentingnya peralihan dari cara bertani konvensional ke arah modernisasi yang efisien dan produktif.
“Dulu petani kita hanya bisa mengolah satu hektare dengan tenaga sendiri. Kini, dengan alat modern, satu keluarga bisa menggarap hingga sepuluh hektare. Ini revolusi besar dalam dunia pertanian kita,” ucapnya dengan nada tegas.
Sebagai mantan Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Bupati Wiyatno memahami betul pentingnya sinergi lintas tingkat pemerintahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal bantuan ini agar benar-benar dimanfaatkan, bukan hanya untuk hari ini, tapi dalam jangka panjang bagi kesejahteraan petani kita,” pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Direktur Lahan Kementerian Pertanian RI, unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Pj Sekda Usis I Sangkai, Plt Kadis Pertanian Edid Dese, serta para petani dan undangan lainnya yang menyambut kegiatan ini dengan penuh semangat.
Di atas tanah yang baru dibuka, harapan baru ditanam. Di bawah langit Sei Kayu, gema swasembada pangan Kapuas mulai bergema — dan langkah kecil hari ini, adalah awal dari panen besar di masa depan.
Hery
Berita Utama
-
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana merekrut sekitar 17 hingga 25 mahasiswa untuk menjadi staf khusus (stafsus) gubernur. . . .
-
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara mulai menseriusi regulasi terkait penanganan limbah di wilayah setempat. . . .
-
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Tim Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Kapuas Barat, dengan dukungan Subdit III Jatanras Polda Kalteng dan Intelmob Polda . . .
-
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pembukaan Expo Kapuas 2026 di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, berlangsung meriah dan penuh antusias masyarakat, Senin . . .
-
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kebijakan Work From Home (WFH) mulai dijalankan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, di balik fleksibilitas . . .

















