- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Dari Desa Sei Kayu, Langkah Nyata Menuju Kapuas Lumbung Pangan Kalteng

Keterangan Gambar : Foto bersama
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM — Pagi yang cerah di Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, menjadi saksi langkah awal yang penuh harapan. Di tengah hamparan lahan sawah yang baru dicetak, Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, S.P., turun langsung ke lahan untuk melakukan tanam padi perdana di lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi simbol dimulainya era baru pertanian Kapuas yang lebih modern, terencana, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Hadiri Tasyakuran Kelulusan TKIT AL Firdaus, Ketua TP PKK Kapuas Dorong Sinergi Guru dan Orang Tua0
- GMNI Kalteng Rekomendasikan Arifudin R. Sehe Maju sebagai Calon Ketua KNPI0
- Komisi 3 DPRD Kotawaringin Timur Lakukan Kunjungan Kerja ke Pasar Besar Palangka Raya0
- Sarang Burung Walet Dianggap Potensi PAD, DPRD Desak Pemko Palangka Raya Susun Regulasi Khusus0
- DPRD Dorong Digitalisasi Sistem Parkir untuk Tingkatkan PAD Palangka Raya0
Tidak hanya menanam padi, dalam kesempatan yang sama Bupati Wiyatno juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada para kelompok tani. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, terdiri atas 25 unit Combine Harvester besar dan 10 unit Rotavator, yang langsung disambut dengan antusias oleh para petani.
“Hari ini kita mulai menanam di lahan seluas 40 hektare. Ke depan, lahan-lahan tidur yang belum tergarap akan dibuka dan dikembangkan menjadi kawasan pertanian baru. Kita ingin Kapuas menjadi sentra produksi padi, bukan hanya untuk kebutuhan daerah, tapi juga mendukung ketahanan pangan Kalimantan Tengah,” ujar Bupati dengan optimisme.
Apa yang dilakukan hari itu bukan hanya soal menanam benih padi. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membangun sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.
Bupati Wiyatno juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kapuas. Di berbagai kecamatan seperti Basarang, Kapuas Barat, dan Kapuas Hilir, masih banyak lahan potensial yang belum tergarap optimal. Ia menyebutkan, ada sekitar 200 hektare lahan siap olah yang memiliki dukungan irigasi dan kesuburan tanah yang memadai untuk pengembangan pertanian.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan, dan menyatakan kesiapan daerah untuk merawat serta memaksimalkan pemanfaatan alsintan yang diberikan. Ia juga menegaskan pentingnya peralihan dari cara bertani konvensional ke arah modernisasi yang efisien dan produktif.
“Dulu petani kita hanya bisa mengolah satu hektare dengan tenaga sendiri. Kini, dengan alat modern, satu keluarga bisa menggarap hingga sepuluh hektare. Ini revolusi besar dalam dunia pertanian kita,” ucapnya dengan nada tegas.
Sebagai mantan Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Bupati Wiyatno memahami betul pentingnya sinergi lintas tingkat pemerintahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal bantuan ini agar benar-benar dimanfaatkan, bukan hanya untuk hari ini, tapi dalam jangka panjang bagi kesejahteraan petani kita,” pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Direktur Lahan Kementerian Pertanian RI, unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Pj Sekda Usis I Sangkai, Plt Kadis Pertanian Edid Dese, serta para petani dan undangan lainnya yang menyambut kegiatan ini dengan penuh semangat.
Di atas tanah yang baru dibuka, harapan baru ditanam. Di bawah langit Sei Kayu, gema swasembada pangan Kapuas mulai bergema — dan langkah kecil hari ini, adalah awal dari panen besar di masa depan.
Hery
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















