- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum

Keterangan Gambar : Foto suasana demonstrasi didepan Kantor Dprd
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM XXII/Tambun Bungai pada 2 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk sikap kritis terhadap isu reformasi militer, supremasi sipil, serta dugaan praktik remiliterisasi yang dinilai mencederai prinsip negara hukum dan demokrasi. Massa membawa narasi penting mengenai evaluasi terhadap peradilan militer guna menjaga integritas sistem hukum di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni0
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam0
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK0
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS0
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah0
Di Kantor DPRD Kalimantan Tengah, massa bertujuan menyerahkan aspirasi berupa naskah akademik dan kajian kepada lembaga legislatif daerah agar diteruskan ke pemerintah pusat. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu karena Ketua DPRD tidak berada di tempat, serta Pangdam KODAM XXII/TB tidak hadir sesuai dengan surat pemberitahuan aksi yang telah diserahkan tiga hari sebelumnya. "Hal ini menunjukkan minimnya keterbukaan dan responsivitas lembaga perwakilan rakyat terhadap aspirasi publik," ujarnya sebagaimana tertuang dalam rilis resmi aliansi tersebut.
Kekecewaan massa berlanjut saat aksi bergeser ke lingkungan KODAM XXII/Tambun Bungai untuk menegaskan agar institusi militer tetap berada dalam koridor profesionalitas dan tidak memasuki ranah sipil. Sayangnya, di lokasi kedua ini terjadi insiden fisik yang sangat disesalkan, di mana salah satu peserta aksi mengalami tindakan represif berupa cekikan oleh oknum aparat. Kejadian ini dinilai mencederai prinsip kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi dan memperkuat kekhawatiran publik terhadap potensi penyalahgunaan kekuasaan.
Koordinator Lapangan, Naomi Artika Simamora, secara tegas mengutuk segala bentuk kekerasan militer terhadap warga sipil dan mendesak penghentian perluasan ranah militer dalam aspek-aspek sipil. Ia menyoroti bahwa tidak diadili kasus Andrie Yunus di peradilan umum merupakan bentuk kelunturan esensi keadilan dan pengkhianatan terhadap prinsip equality before the law. Naomi menuntut komitmen nyata dari pihak DPRD dan KODAM untuk memberikan ruang dialog yang terbuka guna menyampaikan aspirasi terkait urgensi reformasi militer.
Hingga aksi berakhir, poin tuntutan belum dapat diserahkan secara resmi karena tidak adanya pihak berwenang yang bersedia menerima massa, baik di gedung dewan maupun di markas militer. Aliansi menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dan akan terus mengawal agenda reformasi melalui mekanisme konstitusional lainnya. Mereka menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil untuk tetap bersolidaritas dan tidak takut dalam menyuarakan kebenaran demi menjaga kedaulatan demokrasi.
Zr
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















