- Dinas ESDM Kalteng Tekankan Implementasi Nilai Pancasila dalam Kinerja ASN
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
- Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
- Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
- Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
- PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
- Guru dan Mahasiswa Diamankan Polisi Pengungkapan Dugaan Kasus Sabu di Eks Terminal Pulau Telo Baru
- Polres Kapuas Ungkap Komplotan Jambret Antarprovinsi, Empat Terduga Pelaku Diamankan
- Lapas Palangka Raya Geger, Terpidana Pecatan Polri Penembakan Sopir Ekspedisi Ditemukan Tak Bernyawa
- Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum

Keterangan Gambar : Foto suasana demonstrasi didepan Kantor Dprd
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM XXII/Tambun Bungai pada 2 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk sikap kritis terhadap isu reformasi militer, supremasi sipil, serta dugaan praktik remiliterisasi yang dinilai mencederai prinsip negara hukum dan demokrasi. Massa membawa narasi penting mengenai evaluasi terhadap peradilan militer guna menjaga integritas sistem hukum di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni0
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam0
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK0
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS0
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah0
Di Kantor DPRD Kalimantan Tengah, massa bertujuan menyerahkan aspirasi berupa naskah akademik dan kajian kepada lembaga legislatif daerah agar diteruskan ke pemerintah pusat. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu karena Ketua DPRD tidak berada di tempat, serta Pangdam KODAM XXII/TB tidak hadir sesuai dengan surat pemberitahuan aksi yang telah diserahkan tiga hari sebelumnya. "Hal ini menunjukkan minimnya keterbukaan dan responsivitas lembaga perwakilan rakyat terhadap aspirasi publik," ujarnya sebagaimana tertuang dalam rilis resmi aliansi tersebut.
Kekecewaan massa berlanjut saat aksi bergeser ke lingkungan KODAM XXII/Tambun Bungai untuk menegaskan agar institusi militer tetap berada dalam koridor profesionalitas dan tidak memasuki ranah sipil. Sayangnya, di lokasi kedua ini terjadi insiden fisik yang sangat disesalkan, di mana salah satu peserta aksi mengalami tindakan represif berupa cekikan oleh oknum aparat. Kejadian ini dinilai mencederai prinsip kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi dan memperkuat kekhawatiran publik terhadap potensi penyalahgunaan kekuasaan.
Koordinator Lapangan, Naomi Artika Simamora, secara tegas mengutuk segala bentuk kekerasan militer terhadap warga sipil dan mendesak penghentian perluasan ranah militer dalam aspek-aspek sipil. Ia menyoroti bahwa tidak diadili kasus Andrie Yunus di peradilan umum merupakan bentuk kelunturan esensi keadilan dan pengkhianatan terhadap prinsip equality before the law. Naomi menuntut komitmen nyata dari pihak DPRD dan KODAM untuk memberikan ruang dialog yang terbuka guna menyampaikan aspirasi terkait urgensi reformasi militer.
Hingga aksi berakhir, poin tuntutan belum dapat diserahkan secara resmi karena tidak adanya pihak berwenang yang bersedia menerima massa, baik di gedung dewan maupun di markas militer. Aliansi menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dan akan terus mengawal agenda reformasi melalui mekanisme konstitusional lainnya. Mereka menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil untuk tetap bersolidaritas dan tidak takut dalam menyuarakan kebenaran demi menjaga kedaulatan demokrasi.
Zr
Berita Utama
-
PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Profesionalitas mekanisme perekrutan karyawan PT BSB, salah satu sub-kontraktor dari PT Batubara Duaribu Abadi (PT BDA), kini tengah . . .
-
Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dugaan penawaran proyek menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diduga tidak sah kembali mencuat di Kabupaten Barito Utara. . . .
-
Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) . . .
-
Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kantor Gubernur Kalteng, Senin . . .
-
Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden menghadiri . . .

















