- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
DPD GMNI Kalteng Kritik Kehadiran Aparat Kepolisian sebagai Dosen Tamu di FISIP UPR

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI KALTENG, Satria Bintang Erja Hamadani
Baca Lainnya :
- Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Se-Kalteng: Transformasi Posyandu Menuju Pusat Layanan Masyarak0
- Pemprov Kalteng Mantapkan Pendidikan dan Kesehatan Pelajar Lewat Program Strategis Nasional0
- Bawa Misi Sosial Kemanusiaan dan Kamtibmas, Kapolres Kapuas Dukung Program LSR LPMT0
- Sekda Hadiri Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting0
- Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Anjir Kalampan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kalimantan Tengah (DPD GMNI Kalteng) menyampaikan kritik terhadap kegiatan pengajaran yang melibatkan aparat kepolisian sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya.
Melalui Wakil Ketua Bidang Politik, Satria Bintang Erja Hamadani, DPD GMNI Kalteng menilai kehadiran aparat berseragam lengkap dengan pengawalan ketat di lingkungan kampus dapat memengaruhi suasana akademik dan kebebasan berpikir mahasiswa.
“Saya tidak mempermasalahkan aparat kepolisian menjadi tenaga pendidik selama memiliki kompetensi dan kelayakan. Namun, yang menjadi perhatian adalah ketika pengajaran dilakukan dalam kondisi aparat berseragam lengkap dan dikawal ketat. Ini bisa menimbulkan kesan intimidatif,” ujar Satria Bintang dalam keterangannya, Kamis (21/8).
Menurutnya, kampus seharusnya menjadi ruang bebas untuk berpikir kritis dan terbuka bagi semua mahasiswa, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Ia menyebut, kondisi tersebut bisa berdampak terhadap keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat atau bertanya, terutama bagi mahasiswa baru.
“Masuknya aparat ke ruang kelas dengan atribut resmi berpotensi menghambat nalar kritis mahasiswa. Saya khawatir mahasiswa menjadi enggan berdiskusi atau mengajukan pertanyaan yang tajam karena merasa tidak nyaman,” tambahnya.
DPD GMNI Kalteng berharap agar ke depan kegiatan akademik di Universitas Palangka Raya, khususnya di FISIP, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan akademik dan kenyamanan mahasiswa dalam belajar. Satria juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki banyak akademisi yang dinilai layak dan kompeten untuk mengisi peran sebagai dosen tamu.
“Kami percaya bahwa Kalimantan Tengah tidak kekurangan sumber daya akademik yang mampu memberikan kontribusi dalam kegiatan pengajaran di kampus,” tutupnya.
Pihak Universitas Palangka Raya maupun kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh DPD GMNI Kalteng ini.
RH
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















