- Gubernur Kalteng Panggil PLN, Pemadaman Bergilir Ditarget Berakhir 5 Agustus
- GM PLN Kalselteng: Kompensasi Pemadaman Mengacu Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025
- 600 PAKET SEMBAKO BERKAH DWP SETDA KALTENG SANTUNI PEGAWAI DAN PANTI ASUHAN
- DPRD Minta Dinas Terkait Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda
- Propam Polres Kapuas dan Kanit Provos Polsek Jajaran Jalani Tes Urine, Seluruh Personel Negatif Nark
- Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Warga Selat Utara Diajak Aktif Cegah Pere
- SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Sinergi Lewat News Room Jaga Desa
- Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Kalteng, Advokat Minta Pemerintah Segera Tentukan Solusi Konkre
- Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
- DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
DPD GMNI Kalteng Kritik Kehadiran Aparat Kepolisian sebagai Dosen Tamu di FISIP UPR

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI KALTENG, Satria Bintang Erja Hamadani
Baca Lainnya :
- Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Se-Kalteng: Transformasi Posyandu Menuju Pusat Layanan Masyarak0
- Pemprov Kalteng Mantapkan Pendidikan dan Kesehatan Pelajar Lewat Program Strategis Nasional0
- Bawa Misi Sosial Kemanusiaan dan Kamtibmas, Kapolres Kapuas Dukung Program LSR LPMT0
- Sekda Hadiri Rakor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting0
- Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Anjir Kalampan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kalimantan Tengah (DPD GMNI Kalteng) menyampaikan kritik terhadap kegiatan pengajaran yang melibatkan aparat kepolisian sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya.
Melalui Wakil Ketua Bidang Politik, Satria Bintang Erja Hamadani, DPD GMNI Kalteng menilai kehadiran aparat berseragam lengkap dengan pengawalan ketat di lingkungan kampus dapat memengaruhi suasana akademik dan kebebasan berpikir mahasiswa.
“Saya tidak mempermasalahkan aparat kepolisian menjadi tenaga pendidik selama memiliki kompetensi dan kelayakan. Namun, yang menjadi perhatian adalah ketika pengajaran dilakukan dalam kondisi aparat berseragam lengkap dan dikawal ketat. Ini bisa menimbulkan kesan intimidatif,” ujar Satria Bintang dalam keterangannya, Kamis (21/8).
Menurutnya, kampus seharusnya menjadi ruang bebas untuk berpikir kritis dan terbuka bagi semua mahasiswa, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Ia menyebut, kondisi tersebut bisa berdampak terhadap keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat atau bertanya, terutama bagi mahasiswa baru.
“Masuknya aparat ke ruang kelas dengan atribut resmi berpotensi menghambat nalar kritis mahasiswa. Saya khawatir mahasiswa menjadi enggan berdiskusi atau mengajukan pertanyaan yang tajam karena merasa tidak nyaman,” tambahnya.
DPD GMNI Kalteng berharap agar ke depan kegiatan akademik di Universitas Palangka Raya, khususnya di FISIP, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan akademik dan kenyamanan mahasiswa dalam belajar. Satria juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki banyak akademisi yang dinilai layak dan kompeten untuk mengisi peran sebagai dosen tamu.
“Kami percaya bahwa Kalimantan Tengah tidak kekurangan sumber daya akademik yang mampu memberikan kontribusi dalam kegiatan pengajaran di kampus,” tutupnya.
Pihak Universitas Palangka Raya maupun kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh DPD GMNI Kalteng ini.
RH
Berita Utama
-
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Selasa (28/7/2026). Aksi . . .
-
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM– PLN Unit Barito Utara menyerahkan surat pernyataan kepada perwakilan masyarakat, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Dayak, dan tokoh . . .
-
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aksi demonstrasi jilid II yang digelar Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Rabu . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) Kalimantan Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Unit Pelaksana . . .
-
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama . . .

















