- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu.(Foto:Yariyanto)
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, saat pelaksanaan reses.
Baca Lainnya :
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional0
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara0
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK0
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang0
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras0
Ia mengungkapkan, aspirasi tersebut disampaikan baik secara langsung oleh warga maupun melalui perangkat RT, yang menyoroti masih lemahnya pengelolaan sampah di sejumlah wilayah.
“Hasil reses menunjukkan persoalan persampahan masih menjadi perhatian utama masyarakat. Ini memang terlihat sederhana, tetapi dalam praktiknya tidak mudah,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan sampah membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan fasilitas tempat pembuangan sampah di kawasan permukiman.
“Tidak semua kawasan memiliki lokasi pembuangan sampah yang memadai. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah,” jelasnya.
Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait agar segera menyusun rencana induk (masterplan) pengelolaan sampah yang komprehensif.
Dengan adanya perencanaan tersebut, setiap pengembangan wilayah ke depan diharapkan telah memperhitungkan ketersediaan lahan untuk tempat pembuangan, bank sampah, hingga titik pengumpulan sampah.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
“Masyarakat perlu diedukasi untuk memilah sampah, seperti plastik yang bisa didaur ulang, sampah organik yang bisa dijadikan kompos, dan sampah lainnya. Dengan begitu, beban TPA bisa dikurangi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengusulkan kembali digiatkannya program gotong royong seperti “Jumat Bersih” atau “Jumat Beriman” yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari masyarakat, pelajar, hingga organisasi perangkat daerah (OPD).
“Program seperti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan membangun kebiasaan kolektif menjaga lingkungan,” katanya.
Ia menilai, jika kegiatan kerja bakti dilakukan secara rutin dan terkoordinasi hingga tingkat RT dan kelurahan, kondisi lingkungan seperti parit dan bahu jalan yang kerap dipenuhi sampah dapat ditangani secara bertahap.
Di akhir pernyataannya, Hap Baperdu menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan langkah terintegrasi, mulai dari perencanaan, penyediaan fasilitas, hingga perubahan perilaku masyarakat.
“Ini harus ditindaklanjuti secara serius. Sampah adalah persoalan bersama, sehingga penyelesaiannya juga harus melibatkan semua pihak,” pungkasnya.(Yz)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















