- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
pengurus P4 B membantah adanya pungutan retribusi sampah perbulan Rp.15.000

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Ketua Persatuan Pengurus Pedagang Pasar Besar (P4B) Palangka Raya, Syarif Rosady, melalui Sekretaris P4B H. Hamli Tulis, membantah adanya pungutan retribusi sampah sebesar Rp15.000 per bulan kepada para pedagang. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar dan kemungkinan terjadi kesalahpahaman dalam perhitungan iuran yang diterima pedagang.
Baca Lainnya :
- Antusias Jamaah Haul Guru Sekumpul Singgah di Rest Area Mambulau 0
- Bupati Kapuas Serahkan Bantuan ke Rest Area Jamaah Haul Guru Sekumpul0
- Walikota Palangka Raya Berikan Dispensasi Jualan UMKM Depan TVRI Hingga 31 Desember 2025 0
- Peringatan Hari Ibu di Barito Utara: Pesan Menyentuh dari Legislator Hj. Nety Herawati0
- LSR LPMT Dirikan Posko Rest Area Haul Guru Sekumpul 2025 di Kapuas0
H. Hamli Tulis menjelaskan, nominal Rp15.000 tersebut diduga merupakan akumulasi dari beberapa jenis pungutan, seperti iuran keamanan atau pungutan lain di luar retribusi sampah. Selama ini, pembayaran iuran sampah dinilai berjalan aman dan tidak pernah ada keluhan resmi dari pedagang yang disampaikan kepada P4B.
Ia menambahkan, keterlambatan pembayaran iuran lebih disebabkan oleh kondisi pedagang yang tidak membuka lapak secara rutin. Selain itu, pada saat penagihan, pembayaran kerap terlihat menumpuk karena sebelumnya belum dibayarkan, sehingga terkesan memberatkan pedagang.
Kondisi serupa juga terjadi menjelang perayaan Natal, ketika banyak pedagang pulang ke kampung halaman sehingga penagihan dilakukan kembali saat mereka membuka lapak, yang kemudian dianggap sebagai pembayaran ganda. Begitu pula dengan sebagian pedagang yang meminta penundaan pembayaran karena menghadiri acara Haulan Abah Guru Sekumpul, dan baru melunasi iuran setelah kembali ke Palangka Raya, ungkap salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.
RT
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















