- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
- SMAN 1 Palangka Raya Rayakan HUT ke-67, Luncurkan Buku Antologi Bertema Lingkungan
- Harga Konsumen di Kalteng Naik, Inflasi Juli 2026 Tercatat 4,32 Persen
- DPRD Menilai Sekolah Rakyat Menjadi Instrumen Peningkatan Kualitas SDM
- Pimpin Apel Senin, Kepala BKD Kalteng Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Integritas
- Aisyah Thisia Perkuat Kerja Sama Dekranasda Kalteng dan Kalsel demi Kemajuan UMKM
- Polres Kapuas Ungkap Kasus Kebakaran yang Sebabkan Luka Berat dan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Apresiasi Bantuan Terhadap Peternak Ayam di Kalteng
- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PT. Dahlia Biru Sepakati Pembayaran Lahan di Desa Talekoi, Mediasi Difasilitasi Polres Barsel

Keterangan Gambar : Penandatanganan kesepakatan antara PT. Dahlia Biru dan ahli waris Yustina Juana serta Fiktoriadi Cs di Polres Barsel, Selasa (4/11/2025).
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Polres Barito Selatan kembali memfasilitasi proses mediasi antara PT. Dahlia Biru dengan pihak ahli waris almarhumah Yustina Juana serta Fiktoriadi Cs terkait sengketa lahan di Desa Talekoi, Kecamatan Dusun Utara, pada Selasa (4/11/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkab Barsel Lepas Kontingen ke Peringatan Sumpah Pemuda dan Ikrar Bersama Anak Bangsa di Sukamara0
- Turnamen Golf Bupati Barsel 2025, Ajang Sportivitas dan Silaturahmi Antar Pegolf di Kalimantan0
- Bupati Eddy Raya Samsuri Rotasi dan Kukuhkan 18 Pejabat di Lingkup Pemkab Barito Selatan0
- Wabup Barsel Buka Bazar dan Penghargaan Lomba Ide Inovasi Bisnis UMKM 20250
- Polisi Buru Pelaku Penikaman Pensiunan Guru di Desa Rampa Mea0
Mediasi yang digelar di Kantor Polres Barsel, Jl. Sukarno–Hatta, Desa Sababilah, dipimpin langsung oleh Kasatreskrim IPTU Doni Ardi Syaputra, S.Tr.K, dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting antara para pihak.
Kesepakatan pertama melibatkan PT. Dahlia Biru dengan ahli waris almarhumah Yustina Juana. Pihak perusahaan mengakui bahwa lahan milik Yustina Juana yang saat ini mereka garap belum dibayarkan, dan bersepakat untuk menyelesaikan ganti rugi tanam tumbuh sesuai Surat Keputusan Bupati Barsel Nomor 73 Tahun 2014.
Tanaman yang akan diganti rugi terdiri dari 800 batang karet, dengan batas waktu pembayaran paling lambat 10 November 2025. Sebagai gantinya, lahan yang telah dijadikan jalan hauling akan dilepaskan menjadi hak perusahaan. Apabila kesepakatan ini dilanggar, maka akan dikenai sanksi hukum baik secara perdata maupun pidana.
“Saya berharap kali ini PT. Dahlia Biru benar-benar menepati janji dan memenuhi kewajiban sesuai hasil mediasi,” tegas Melisa Apriliyani, ahli waris Yustina Juana (Alm).
Sementara itu, kesepakatan kedua dilakukan antara perusahaan dan Fiktoriadi Cs. Direktur Utama PT. Dahlia Biru, H. Muhamad Ali, menyatakan kesediaan membayar tali asih setelah pihak Fiktoriadi Cs menyelesaikan permasalahan sengketa lahan dengan ahli waris almarhum Atoh, yang juga mengklaim kepemilikan di lokasi yang sama.
Kedua pihak sepakat melakukan verifikasi ulang tanam tumbuh dengan melibatkan tim teknis dari Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan, paling lambat satu minggu setelah mediasi. Harga ganti rugi tetap mengacu pada SK Bupati Barsel Nomor 73 Tahun 2014. PT. Dahlia Biru diwajibkan melakukan pembayaran setelah keempat poin kesepakatan tersebut dipenuhi sepenuhnya.
Mediasi kali ini merupakan tindak lanjut dari laporan Fiktoriadi Cs dan ahli waris Yustina Juana (Alm) yang menuding PT. Dahlia Biru melanggar hasil kesepakatan mediasi sebelumnya pada 15 Oktober 2025. Saat itu, pihak perusahaan dianggap ingkar janji dan belum melaksanakan pembayaran tali asih atas hak kelola lahan di Desa Talekoi.
Sebelumnya, Fiktoriadi Cs juga melaporkan dugaan wanprestasi dan pengrusakan kebun karet serta sawit milik mereka yang kini menjadi jalan hauling batu bara PT. Dahlia Biru.
Dalam kesepakatan terdahulu yang turut ditandatangani oleh Kasatreskrim IPTU Doni Ardi Syaputra, Kapolsek Dusun Utara IPDA Roni Kristiansyah, Direktur PT. Dahlia Biru H. Ali, GM PT. Dahlia Biru Bimbo, Kepala Desa Talekoi Dangsiono, dan Fiktoriadi Cs, perusahaan telah berjanji membayar tali asih sesuai peraturan daerah.
Pada Sabtu (18/10/2025), PT. Dahlia Biru bersama pihak keluarga dan aparat Polres Barsel melakukan pengecekan lapangan. Dari hasil tersebut, disepakati bahwa tanam tumbuh milik Fiktoriadi dan Heping sebanyak 150 batang sawit, sedangkan milik almarhumah Yustina Juana sebanyak 876 batang karet.
Namun, Fiktoriadi menyebut pihak perusahaan kemudian enggan membayar dengan alasan harga dalam SK Bupati Barsel terlalu tinggi dibandingkan kabupaten lain seperti Barito Timur dan Katingan. “Kami tolak, karena lahan kami berada di Barsel, bukan di daerah lain,” tegas Fiktoriadi.
Kekecewaan serupa diungkapkan oleh Melisa Apriliyani yang menilai PT. Dahlia Biru telah melanggar kesepakatan. Ia menegaskan bahwa selama perusahaan belum menunaikan kewajibannya, tidak berhak melakukan aktivitas apapun di atas tanah milik keluarga mereka.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PT. Dahlia Biru, H. Ali, menjelaskan bahwa perusahaan belum melakukan pembayaran karena masih menelusuri kejelasan kepemilikan tanah yang diduga tumpang tindih antara suami-istri Eren dan Yustina Juana.
“Perusahaan belum membayar karena sedang memverifikasi data kepemilikan yang simpang siur. Kami siap membayar apabila lahan tersebut terbukti benar dan jelas kepemilikannya,” ujar H. Ali melalui pesan singkat, Senin (3/11/2025).
Meski demikian, pihak keluarga berharap agar PT. Dahlia Biru segera menindaklanjuti hasil mediasi dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan, guna menghindari konsekuensi hukum yang lebih lanjut.(KY)
Berita Utama
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Apresiasi Bantuan Terhadap Peternak Ayam di Kalteng
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Apresiasi Bantuan Terhadap Peternak Ayam di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kalimantan Tengah memberikan apresiasi tinggi kepada Anggota DPR RI . . .
-
Aisyah Thisia Perkuat Kerja Sama Dekranasda Kalteng dan Kalsel demi Kemajuan UMKM
Aisyah Thisia Perkuat Kerja Sama Dekranasda Kalteng dan Kalsel demi Kemajuan UMKM
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menerima kunjungan . . .
-
Polres Kapuas Ungkap Kasus Kebakaran yang Sebabkan Luka Berat dan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
Polres Kapuas Ungkap Kasus Kebakaran yang Sebabkan Luka Berat dan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Polres Kapuas menggelar press release pengungkapan dua kasus tindak pidana yang menjadi perhatian masyarakat, yakni kasus kebakaran . . .
-
Pimpin Apel Senin, Kepala BKD Kalteng Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Integritas
Pimpin Apel Senin, Kepala BKD Kalteng Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Integritas
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Lisda Arriyana, S.Sos., memimpin langsung Apel Senin yang . . .
-
DPRD Menilai Sekolah Rakyat Menjadi Instrumen Peningkatan Kualitas SDM
DPRD Menilai Sekolah Rakyat Menjadi Instrumen Peningkatan Kualitas SDM
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Sahriah menilai, kehadiran sekolah rakyat bukan hanya sekedar menghadirkan . . .

















