- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Seminar Nasional FH UPR Soroti Kontribusi Alumni dalam Penguatan Hukum Pidana Adat di Kalimantan Ten

Keterangan Gambar : Foto Bersama
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Kontribusi Alumni Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya dalam Pembangunan Hukum di Kalimantan Tengah”. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus dialog strategis untuk menegaskan peran alumni FH UPR dalam membangun sistem hukum daerah yang berkeadilan, berakar pada kearifan lokal, serta responsif terhadap dinamika sosial masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya dalam konteks hukum pidana adat.
Baca Lainnya :
- Fakultas Hukum UPR Selenggarakan LAWVOLUTION 1.0, Kompetisi Karya Ilmiah Nasional Bertema Disrupsi D0
- Semangat Gotong Royong Petani Barut Diapresiasi, Targetkan Kesejahteraan Berkelanjutan0
- Potensi Hortikultura Parangkampeng: Selain Jambu Kristal, Alpukat dan Cabai Jadi Unggulan0
- Dinas Pertanian Barut Salurkan Bantuan Saprodi untuk Ratusan Petani Teweh Tengah0
- Hj. Maya Savitri Shalahuddin Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Budidaya Jambu Kristal0
Seminar ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa pembangunan hukum di Kalimantan Tengah tidak dapat dilepaskan dari eksistensi hukum adat Dayak yang masih hidup dan dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat. Dalam banyak kasus, hukum pidana adat berperan sebagai instrumen penyelesaian konflik sosial yang mengedepankan pemulihan, harmoni, dan keseimbangan komunitas, berbeda dengan pendekatan hukum pidana formal yang cenderung represif. Oleh karena itu, kontribusi alumni FH UPR sebagai praktisi, akademisi, dan tokoh publik dinilai strategis dalam menjembatani hukum negara dan hukum adat.
Seminar Nasional ini menghadirkan Aisyah Thisia Bianti Agustiar Sabran, S.H., M.Kn, alumni FH UPR yang dikenal sebagai pemimpin perempuan inspiratif dan Ketua PKK Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan latar belakang hukum kenotariatan serta kiprah sosial yang kuat, beliau membahas tema “Peran Perempuan dan Nilai Hukum Adat dalam Mewujudkan Harmoni Sosial di Kalimantan Tengah.” Dalam paparannya, ditegaskan bahwa nilai-nilai hukum adat, termasuk mekanisme sanksi adat dalam penyelesaian pelanggaran, memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban sosial, terutama ketika diperkuat oleh peran perempuan sebagai penjaga nilai moral, keluarga, dan komunitas adat.
Pemateri berikutnya, Adv. Jeffriko Seran, S.H., M.H, juga merupakan alumni FH UPR yang telah berkiprah sebagai advokat terkemuka di Kalimantan Tengah. Dalam materinya yang berjudul “Tantangan dan Peluang Alumni Hukum dalam Menjaga Keadilan Sosial dan Kearifan Lokal di Kalimantan Tengah,” beliau menyoroti posisi strategis alumni FH UPR dalam praktik penegakan hukum. Menurutnya, pemahaman terhadap hukum pidana adat menjadi nilai tambah bagi praktisi hukum di daerah, terutama dalam menangani perkara-perkara pidana yang melibatkan masyarakat adat, konflik sosial, dan sengketa berbasis komunitas, agar penyelesaian hukum tidak memutus harmoni sosial.
Selain peran alumni, seminar ini juga menempatkan mahasiswa Fakultas Hukum UPR sebagai subjek penting dalam pembangunan hukum daerah. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami hukum positif secara normatif, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai hukum adat sebagai living law yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan akademik seperti seminar nasional ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan perspektif kritis terhadap hukum pidana adat sebagai alternatif penyelesaian perkara yang berorientasi pada keadilan restoratif dan keadilan substantif.
Kegiatan Seminar Nasional FH UPR ini menegaskan komitmen Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya dalam memperkuat jejaring alumni, dosen, dan mahasiswa sebagai satu ekosistem akademik. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum di Kalimantan Tengah, di mana hukum pidana adat tidak diposisikan sebagai antitesis hukum negara, melainkan sebagai mitra strategis dalam menciptakan keadilan sosial yang berkelanjutan dan berakar pada identitas lokal.
ZR
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















