- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Agustiar-Edy Tambah Dana Desa 500 Juta, Pengamat: Ada Niat Baik Perkuat Desa

Keterangan Gambar : Keterangan Foto: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Nomor Urut 3, H. Agustiar Sabran (kiri) dan H. Edy Pratowo (kanan). (ist)
PALANGKA RAYA - Program penambahan dana desa sebesar Rp500 juta yang diusung oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, mendapat respons positif dari sejumlah kalangan.
Pengamat politik dari Universitas Palangka Raya (UPR), John Retei Alfri Sandi, menilai program ini menunjukkan keberanian dan komitmen pasangan tersebut untuk memperkuat pembangunan dari desa ke kota.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Komitmen Relokasi RSUD dr Doris Sylvanus0
- Kadiskominfosantik Kalteng Harapkan Keterbukaan Informasi Publik Merambah ke Desa/ Kelurahan0
- Syauqie Usul Ke Kementerian PU Bangun Bendungan Muara Juloi untuk Atasi Banjir di DAS Barito0
- Cegah Rentannya Generasi Gen Z Disdik Kalteng Adakan Internalisasi Nilai Nilai Kareakter Kepramukaan0
- Advokat Reni Harap Kepemimpinan Prabowo Jadi Harapan Bagi Kepastian Hukum Untuk Perempuan0
“Desa saat ini sudah mengelola dana yang cukup besar, yakni dana desa dari pemerintah pusat yang mencapai Rp1 miliar, ditambah alokasi dari pemerintah kabupaten. Dengan adanya tambahan Rp500 juta dari Agustiar-Edy, terlihat ada niat baik untuk memperkuat pemberdayaan di tingkat desa,” kata John Retei saat dihubungi, Kamis (31/10/2024).
John Retei menambahkan, penambahan dana ini menunjukkan komitmen kuat dalam desentralisasi fiskal yang membawa alokasi langsung ke desa-desa. Menurutnya, program ini akan menciptakan manfaat besar jika dikelola dengan baik, terutama dalam menggerakkan kegiatan-kegiatan pembangunan di daerah pedesaan.
“Program ini sangat berani, dengan tambahan Rp500 juta per desa untuk sekitar 1.400-1.500 desa di Kalimantan Tengah. Artinya, jika dihitung secara keseluruhan, alokasi anggaran ini bisa mencapai hampir Rp1 triliun. Ini luar biasa, terutama untuk mendorong pembangunan yang lebih efektif di tingkat desa,” ucap John.
Selain penambahan dana desa, John juga menyoroti keberlanjutan program pemerintahan sebelumnya yang diusung Agustiar-Edy sebagai modal penting. Pasangan ini dinilai memiliki nilai tambah dengan melanjutkan program yang telah berjalan, sehingga membawa kesinambungan yang diharapkan publik.
“Pasangan ini menawarkan desentralisasi keuangan ke desa, mendekatkan program-program dan pembiayaan langsung kepada masyarakat,” ucapnya.
Menurut John, ini adalah *political will* yang bagus, karena pembiayaan langsung ke desa akan mempermudah pemerintah provinsi, mengurangi beban, dan memastikan masyarakat di desa bisa merasakan langsung manfaat pembangunan,” jelasnya.
John juga menilai bahwa strategi Agustiar-Edy yang mengasosiasikan diri dengan pemerintahan saat ini menjadi nilai tambah dalam kampanye mereka.
“Pasangan ini memiliki modal lebih dengan membawa keberlanjutan pembangunan yang sudah dimulai. Ini menjadi poin kuat karena masyarakat akan mengasosiasikan mereka dengan kepemimpinan yang sudah ada, sehingga bisa menjadi alasan kuat untuk mendukung,” tutupnya.
Program ini, menurut John, akan sangat bermanfaat jika didukung dengan implementasi yang efektif, pengawasan ketat, dan pengarahan program pembangunan desa yang tepat.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















