- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Belum Dialiri Listrik Dari Tahun 2000, Dusun Parigi Harapkan Bantuan Listrik PLN
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Dusun Parigi yang merupakan bagian dari Desa Kalahien, Barito Selatan
Potretkalteng.com - Barito Selatan - Daerah pedesaan yang sebagian besar belum terjangkau jaringan Perusahaan Listrik Nasional (PLN) merupakan suatu masalah bagi pembangunan dan pengembangan masyarakat pedesaan. Tercatat ada beberapa desa di 14 kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) memang sudah teraliri listrik PLN.
Berdasarkan data yang dirilis PLN UPP Kalteng, ada 449 desa yang belum dialiri listrik negara. Ratusan desa tersebut tersebar di 13 kabupaten. Dari 1.571 desa di Kalteng, terdapat 449 desa yang belum dialiri listrik PLN. Desa-desa itu tersebar di semua kabupaten di Kalimantan Tengah, salah satunya adalah Dusun Parigi, yang merupakan bagian dari Desa Kalahien, Kabupaten Barito Selatan.

Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Gunung Mas Dampingi Kunjungan Kerja Wakapolda Kalteng0
- 6 RT dan Ratusan Rumah Terendam Banjir, Warga Minta Pemkab Kapuas Turun Tangan0
- Dapat Dukungan 3 Partai Besar, Gerakan Relawan Anies Baswedan (GRAB) Mulai Terbentuk0
- Hujan Lebat, Ratusan Rumah Di Desa Jangkang Kebanjiran Pasca DAS Kapuas meluap0
- Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Barito Selatan Studi Banding ke Pemkab Gumas0
Kepala Dusun Parigi, Nico Aprianto
Dusun Parigi merupakan pembagian wilayah administratif yang berkedudukan di bawah Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, dengan jumlah penduduk mencapai 83 KK atau jumlah 303 jiwa yang terdiri dari 1 RT, namun sampai saat ini belum terjangkau oleh jaringan listrik PLN.

Foto di lingkungan Dusun Parigi
Meski belum dialiri listrik, meski pembangunan terus dilakukan di wilayah Kabupaten Barito Selatan, namun perhatian terhadap dusun Parigi tersebut masih dirasakan sangat jauh dan belum menjangkau sendi kehidupan masyarakat di Dusun Parigi pada umumnya, salah satunya dengan belum ada realisasi masuknya listrik ke Dusun Parigi sejak tahun 2000.
Padahal sarana fasilitas umum seperti Kantor Dusun, Gedung sekolah SDN, Masjid dan Poskesdes dan semakin bertumbuhnya Dusun Parigi dengan bertambahnya penduduk semakin banyak terlihat, yang secara tidak langsung setiap rumah membutuhkan arus listrik, dimana listrik yang sekarang ini memang sudah menjadi kebutuhan pokok untuk membantu jalannya aktifitas di masyarakat.
Kepala Desa Kalahien, Eskariadi S,Pi mengatakan bahwa Dusun Parigi merupakan salah satu Dusun dari bagian Barito Selatan yang juga wajib dilirik keberadaannya.
"Kita dari Pemerintah Desa pastinya berharap pemerataan pembangunan bisa sampai ke Desa Kalahien, salah satunya ke Dusun Parigi"ungkapnya.
Disisi lain Kepala Dusun Parigi, Nico Aprianto sangat menyayangkan perhatian Pemkab Barito Selatan yang seakan tidak melirik Dusun Parigi, padahal jumlah masyarakat Parigi mencapai 300an jiwa.
"Sejak Tahun 2000 dan sudah 3 kali berganti
Kepala Desa dan juga Bupati tapi kami belum mendapat aliran listrik padahal dengan terpenuhinya kebutuhan pokok akan listrik bisa segera terealisasi agar dapat memberdayakn masyarakat kurang mampu di Desa"ungkapnya.
Nico berharap bahwa segera mungkin Pemkab Barito Selatan bersama Anggota Dewan Barito Selatan bisa membawa aspirasi mereka dan segera merealisasikan agar listrik bisa masuk ke Dusun Parigi, apalagi itu untuk kegunaan masyarakat banyak.(Red)
RT
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















