- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
BPKAD Barsel Dorong Digitalisasi UMKM untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Kepala BPKAD Barsel, Akhmad Akmal Husein.
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui digitalisasi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang sempat melumpuhkan ekonomi kerakyatan.
Baca Lainnya :
- Hari Jadi ke-66, Barsel Expo dan FBDD 2025 Resmi Dibuka Bupati Barito Selatan0
- Barsel Expo 2025 Diikuti 358 Peserta, Tampilkan Potensi Daerah dan Produk Unggulan0
- Dukungan Daerah Kunci Sukses Program Tiga Juta Rumah, Pemkab Murung Raya Dorong Kemudahan Izin Bagi 0
- Instruksi Mendagri: Pemkab Murung Raya Diimbau Perkuat TPID dan Pantau Ketat Harga Bahan Pokok0
- TANAMKAN SPORTIVITAS: Sekda Muhlis Ajak Peserta Bupati Barut Cup Lahirkan Atlet Kebanggaan Daerah0
Kepala BPKAD Barsel, Akhmad Akmal Husaen, mengatakan bahwa sektor UMKM merupakan penggerak utama ekonomi riil yang perlu mendapatkan perhatian serius. Ia menilai, pemberdayaan dan digitalisasi UMKM menjadi kunci penting dalam mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Terinspirasi dari Program “Gandeng Gendong” yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta—hasil dari kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II—Akmal berencana mereplikasi konsep tersebut di Barito Selatan. Program ini menekankan kolaborasi antar pemangku kepentingan, yang dikenal dengan konsep 5K: Kota (pemerintah daerah), Korporasi, Kampus, Komunitas, dan Kampung.
“Inilah model kolaborasi yang ingin kita terapkan di Barsel, agar sektor UMKM bisa bangkit dan kembali menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Akmal, Sabtu (18/9/2025).
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah mulai membangun pondasi untuk mendukung pengembangan UMKM melalui sejumlah program. Di antaranya pembentukan desa wisata dan wisata budaya oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya (Disporaparbud), serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Dinas PUPR untuk menghubungkan wilayah-wilayah potensial yang memiliki dampak ekonomi berantai (multiplier effect).
Selain itu, Pemkab Barsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) juga berkolaborasi dengan sejumlah provider untuk memperluas jangkauan jaringan komunikasi di wilayah yang masih mengalami blank spot. Langkah ini dinilai penting guna mendukung digitalisasi UMKM dan kemudahan akses internet bagi masyarakat.
“Dengan tersedianya infrastruktur jaringan dan akses digital, kami juga akan mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran pajak daerah secara digital, sehingga masyarakat bisa lebih mudah bertransaksi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Akmal menegaskan bahwa BPKAD akan terus mendorong kolaborasi antar pelaku UMKM agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Pihaknya akan memfasilitasi pembentukan wadah kerja sama di bawah koordinasi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dan daya saing usaha lokal.
“Selain menguatkan UMKM yang sudah ada, kami juga berupaya menumbuhkan semangat masyarakat di wilayah yang telah memiliki akses digital agar berani memulai usaha,” pungkas Akmal.(KY)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















