- Resmi Dilantik Jadi Kadisdik Kalteng, Ini Fokus Kerja Reza Prabowo
- Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Idul Adha
- Davidson Lambung dan Keluarga Sampaikan Ucapan Idul Adha, Tekankan Nilai Kebersamaan
- Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Bank Kalteng untuk Perluasan Fasilitas RSUD
- Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
- Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
- Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
- Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
- Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
- SEMMI Kalteng Kritik Kegaduhan Proposal Hewan Qurban di DPRD dan Biro Kesra
Bupati Gumas Pimpin Rapat Lanjutan Kebun Plasma PT BMB
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Bupati Gunung Mas, Jaya S Monog ketika memimpin pembahasan Plasma PT. BMB
Potretkalteng.com – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong memimpin rapat tindak lanjut penyelesaian masalah antara PT BMB (Berkala Maju Bersama) dan Koperasi Dayak Hapakat serta para pemilik lahan yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Jumat (24/02/2023).

Pada kesempatan tersebut, Jaya menyampaikan agenda rapat adalah laporan hasil pemeriksaan oleh Dinas Koperasi terhadap laporan keuangan dari pihak PT BMB dan yang diterima oleh pihak Koperasi Dayak Hapakat, kemudian yang kedua mendengarkan pihak PT BMB menyampaikan laporan hasil rapat internal pemilik PT. BMB terkait penyelesaian masalah kebun plasma untuk masyarakat pemilik lahan.
Baca Lainnya :
- Bupati Gumas Mendatangani Prasasti Gedung PAUD Terpadu Santo Yosef0
- Pemkab Gumas Laksanakan Senam Bersama Forkopimda dan Seluruh Perangkat Daerah0
- Rumah Restorative Justice Tambun Bungai Gumas Sah Diresmikan Kajati Kalteng0
- Bupati Gumas Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Kajati Kalteng 0
- Pemkab Gumas Laksanakan Rapat Bersama WWF Terkait Pendanaan Berbasis Lingkungan 0

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Mas Sudin menyampaikan hasil kroscek dari Dinas Koperasi yaitu total dana yang ditransfer PT BMB sebesar Rp 1.526.473.873, penerimaan oleh koperasi yaitu sebesar Rp 1.526.462.273. Selisih Rp 11.600 tersebut hanyalah biaya administrasi di bank.
"Jadi kesimpulanya, Bapak Ibu sudah selesai. Tidak ada selisih yang signifikan, Rp. 11.600 itu biaya administrasi di perbankan saja. Sudah clear dan saya sudah pegang hasil pemeriksaanya. Jadi, sudah sesuai kalau yang saya liat," kata Jaya.
Orang nomor satu di Kabupaten Gumas tersebut mengarahkan agar Dinas terkait yakni Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Mas segera mengadakan rapat bersama anggota koperasi tanpa adanya pihak PT BMB untuk mengecek uang yang diterima oleh koperasi itu kemana saja pengunaanya.
“Saya berharap anggota dan pengurus koperasi harus terbuka, harus mengedepankan asas kekeluargaan, jangan lupa koperasi adalah kekeluargaan, kebersamaan. Saya minta jangan juga terlalu berlama-lama, supaya anggota koperasi dan pihak pemerintah melalui dinas terkait tau yang sebenarnya terkait pengunaanya supaya kedepanya tidak ada lagi kecurigaan,” kata Jaya.
Lanjutnya, terkait kebun plasma untuk para calon petani ini akan dibuatkan SK dari Bupati supaya tidak berubah - ubah dan memiliki kekuatan hukum.
"Apabila nanti kita sudah selesai terkait dengan kebun plasma, calon petani ini harus ada SK Bupati untuk menetapkan bahwa mereka adalah peserta plasma supaya tidak berubah-ubah lagi. Boleh revisi berita acara nanti, antara ahli waris dan pengurus koperasi apabila mengganti nama karena meningal, diganti ahli waris." ungkap Jaya.
Kemudian dari PT BMB mengatakan pihaknya telah melaksanaka apa yang menjadi kesepakatan pada rapat pertama dan memohon kepada pihak pemerintah dan koperasi untuk mengecek lapangan apakah sudah dilaksanakan atau belum sesuai hasil rapat.
"Untuk kebun ini tidak sesuai yang dibayangkan kita, pada bolong-bolong. Jadi kebun ini tidak rata ditanam, ada yang tertanam ada yang tidak. Makanya nanti kalau sudah diploting pihak koperasi dan BMB akan turun menghitung berapa yang sudah tertanam berapa yang belum tertanam. Jadi, yang belum tertanama itu nanti yang menjadi tanggung jawab PT BMB beserta hasil yang seharusnya diterima plasma." kata Basirun Panjaitan Direktur PT BMB. (Red)
Yullya
Berita Utama
-
Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Idul Adha
Gubernur Agustiar Sabran Gelar Open House Idul Adha
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar open house Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Istana Isen Mulang, Rabu . . .
-
Resmi Dilantik Jadi Kadisdik Kalteng, Ini Fokus Kerja Reza Prabowo
Resmi Dilantik Jadi Kadisdik Kalteng, Ini Fokus Kerja Reza Prabowo
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran resmi melantik Muhammad Reza Prabowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi . . .
-
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan toleransi di Kalimantan Tengah. Majelis Pimpinan . . .
-
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Universitas Palangka Raya (UPR) dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang aktualisasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung . . .
-
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Barito Raja Berkah (BRB) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat di . . .

















