- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Bupati Gumas Pimpin Rapat Lanjutan Kebun Plasma PT BMB
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Bupati Gunung Mas, Jaya S Monog ketika memimpin pembahasan Plasma PT. BMB
Potretkalteng.com – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong memimpin rapat tindak lanjut penyelesaian masalah antara PT BMB (Berkala Maju Bersama) dan Koperasi Dayak Hapakat serta para pemilik lahan yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Jumat (24/02/2023).

Pada kesempatan tersebut, Jaya menyampaikan agenda rapat adalah laporan hasil pemeriksaan oleh Dinas Koperasi terhadap laporan keuangan dari pihak PT BMB dan yang diterima oleh pihak Koperasi Dayak Hapakat, kemudian yang kedua mendengarkan pihak PT BMB menyampaikan laporan hasil rapat internal pemilik PT. BMB terkait penyelesaian masalah kebun plasma untuk masyarakat pemilik lahan.
Baca Lainnya :
- Bupati Gumas Mendatangani Prasasti Gedung PAUD Terpadu Santo Yosef0
- Pemkab Gumas Laksanakan Senam Bersama Forkopimda dan Seluruh Perangkat Daerah0
- Rumah Restorative Justice Tambun Bungai Gumas Sah Diresmikan Kajati Kalteng0
- Bupati Gumas Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Kajati Kalteng 0
- Pemkab Gumas Laksanakan Rapat Bersama WWF Terkait Pendanaan Berbasis Lingkungan 0

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Mas Sudin menyampaikan hasil kroscek dari Dinas Koperasi yaitu total dana yang ditransfer PT BMB sebesar Rp 1.526.473.873, penerimaan oleh koperasi yaitu sebesar Rp 1.526.462.273. Selisih Rp 11.600 tersebut hanyalah biaya administrasi di bank.
"Jadi kesimpulanya, Bapak Ibu sudah selesai. Tidak ada selisih yang signifikan, Rp. 11.600 itu biaya administrasi di perbankan saja. Sudah clear dan saya sudah pegang hasil pemeriksaanya. Jadi, sudah sesuai kalau yang saya liat," kata Jaya.
Orang nomor satu di Kabupaten Gumas tersebut mengarahkan agar Dinas terkait yakni Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Mas segera mengadakan rapat bersama anggota koperasi tanpa adanya pihak PT BMB untuk mengecek uang yang diterima oleh koperasi itu kemana saja pengunaanya.
“Saya berharap anggota dan pengurus koperasi harus terbuka, harus mengedepankan asas kekeluargaan, jangan lupa koperasi adalah kekeluargaan, kebersamaan. Saya minta jangan juga terlalu berlama-lama, supaya anggota koperasi dan pihak pemerintah melalui dinas terkait tau yang sebenarnya terkait pengunaanya supaya kedepanya tidak ada lagi kecurigaan,” kata Jaya.
Lanjutnya, terkait kebun plasma untuk para calon petani ini akan dibuatkan SK dari Bupati supaya tidak berubah - ubah dan memiliki kekuatan hukum.
"Apabila nanti kita sudah selesai terkait dengan kebun plasma, calon petani ini harus ada SK Bupati untuk menetapkan bahwa mereka adalah peserta plasma supaya tidak berubah-ubah lagi. Boleh revisi berita acara nanti, antara ahli waris dan pengurus koperasi apabila mengganti nama karena meningal, diganti ahli waris." ungkap Jaya.
Kemudian dari PT BMB mengatakan pihaknya telah melaksanaka apa yang menjadi kesepakatan pada rapat pertama dan memohon kepada pihak pemerintah dan koperasi untuk mengecek lapangan apakah sudah dilaksanakan atau belum sesuai hasil rapat.
"Untuk kebun ini tidak sesuai yang dibayangkan kita, pada bolong-bolong. Jadi kebun ini tidak rata ditanam, ada yang tertanam ada yang tidak. Makanya nanti kalau sudah diploting pihak koperasi dan BMB akan turun menghitung berapa yang sudah tertanam berapa yang belum tertanam. Jadi, yang belum tertanama itu nanti yang menjadi tanggung jawab PT BMB beserta hasil yang seharusnya diterima plasma." kata Basirun Panjaitan Direktur PT BMB. (Red)
Yullya
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















