- Davidson Lambung dan Keluarga Sampaikan Ucapan Idul Adha, Tekankan Nilai Kebersamaan
- Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Bank Kalteng untuk Perluasan Fasilitas RSUD
- Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
- Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
- Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
- Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
- Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
- SEMMI Kalteng Kritik Kegaduhan Proposal Hewan Qurban di DPRD dan Biro Kesra
- Lakukan Penyegaran, Gubernur Agustiar Sabran Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama
- Bursa Calon Rektor UPR 2026 Menghangat, Empat Nama Sudah Masuk Pendaftaran
Dinas TPHP Kalteng Dukung Panen Raya Padi Kawasan Food Estate dan Peningkatan Produksi Beras Pera
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Serah terima bantuan saprodi peningkatan produksi beras pera secara simbolis kepada Poktan penerima bantuan TA.2024 oleh Wagub Kalteng didampingi Kadis TPHP Prov Kalteng
potretkalteng.com - PULANG PISAU – Peningkatan produksi padi di kawasan Food Estate merupakan tolok ukur peningkatan kuantitas luas panen dan produksi beras. Pada tahun 2024 ini, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman telah mencanangkan program upaya khusus optimalisasi lahan rawa di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan produksi padi di lahan potensial, termasuk lahan rawa di kawasan Food Estate. Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) Edy Pratowo dalam kunjungan kerjanya bersama jajaran Forkopimda Prov. Kalteng menghadiri kegiatan Panen Raya Padi didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti, Senin (1/4/2024) di Desa Belanti Siam Blok A, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.
Provinsi Kalimantan Tengah turut mendukung peningkatan produksi, kualitas dan daya saing produk beras medium menjadi beras premium, sebagai upaya mengantisipasi penyediaan cadangan pangan nasional. Dalam rangka mendukung program Food Estate dan mendukung ketahanan pangan nasional, maka berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, khususnya di kawasan sentra pengembangan padi seperti Desa Belanti Siam ini. Metode pertanian modern diterapkan mulai dari proses produksi, panen, pasca panen, pengolahan hingga produk siap dijual.
Baca Lainnya :
- Legislator Gerindra Dukung Terbentuknya Kerukunan Bebuhan Banjar (KBB) di Barito Utara0
- KKB Kalteng Optimis Dalam Waktu Dekat Akan Segera Terbentuk Pengurus Daerah Kabupaten se-Barito0
- Sekda Kalteng Salurkan 2000 Paket Beras Subsidi Tahap II di Kabupaten Murung Raya0
- Kepala Bappedalitbang Kalteng Hadiri Musrenbang RKPD Pulang Pisau Tahun 20250
- Sekda Gunung Mas: Lintas Sektor Kerja sama dan Komitmen untuk Percepatan Penurunan Stunting0
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Kalteng Edy Pratowo mengatakan bahwa tidak hanya alsintan pra tanam dan pasca panen yang mempengaruhi peningkatan produksi beras, namun ketersediaan sarana produksi, sarana bangunan dan pengolahan yang memadai memiliki peran penting dalam penanganan dan pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah.
“Semoga seluruh bantuan bermanfaat bagi masyarakat Kalteng,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Sunarti menyampaikan bahwa Panen Raya Padi periode tanam Oktober – Maret di kawasan Food Estate Pulang Pisau umumnya mencapai puncak panen antara Maret hingga April. “Hasil ubinan panen padi varietas PB-42 di lokasi lahan Kelompok Tani, Margo Mulyo, Desa Belanti Siam, Kec. Pandih Batu diperoleh produktivitas sebesar 6,68 ton/ha gabah kering panen (GKP) dengan kadar air 25,1%. Selain varietas PB-42, jenis varietas padi yang ditanam di sini adalah varietas Inpari-32, Inpari-37, Inpari-42 GSR dan varietas hibrida unggul,” terang Sunarti.
Lebih lanjut dijelaskan, beragam varietas padi dikembangkan di kawasan ini mulai dari varietas hibrida dan inbrida unggul, termasuk PB-42. Karakteristik varietas PB-42 menunjukkan kesesuaian tipe lahan yang cocok untuk pengembangan padi beras pera. Untuk mengatasi kelangkaan jenis beras pera yang memicu inflasi, pemerintah Provinsi Kalteng juga memberi bantuan sarana produksi pengembangan budidaya padi inbrida jenis beras pera bagi Poktan/Gapoktan di Kabupaten Pulang Pisau dan kota Palangka Raya.
Sebagai bukti komitmen pemerintah daerah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah telah menyerahkan secara simbolis berupa paket sarana produksi diantaranya benih padi varietas PB-42, pupuk NPK non subsidi, herbisida, pupuk hayati dan pembenah tanah untuk penerima bantuan saprodi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau seluas 2.340 hektar.
“Tahun 2024 ini, target peningkatan produksi jenis beras pera difokuskan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau diharapkan dapat menekan laju inflasi dan meningkatkan optimalisasi lahan rawa dengan periode tanam lebih pendek dibanding varietas lokal. Selain itu, jenis beras pera merupakan salah satu target pemasaran dan distribusi beras di hilirisasi yang memiliki prospek agribisnis yang menjanjikan bagi petani dan produsen beras. Hal ini didukung oleh pola konsumsi sebagian masyarakat di Kalimantan Tengah bagian selatan dan wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan yang menyukai jenis beras pera. Insya Allah, bantuan stimulan sarana produksi ini dapat meningkatkan produktivitas padi dan mendorong upaya percepatan tanam pada periode April - September ini,” tandas Sunarti.
Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada kegiatan tersebut antara lain Pj. Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Farid Wajdi, Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Kalimantan Tengah Akhmad Hamdan, dan unsur Forkopimda Kabupaten Pulang Pisau.(adv)
Mmckalteng
Berita Utama
-
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan toleransi di Kalimantan Tengah. Majelis Pimpinan . . .
-
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Universitas Palangka Raya (UPR) dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang aktualisasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung . . .
-
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Barito Raja Berkah (BRB) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat di . . .
-
Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
KUALA KAPUAS, , POTRETKALTENG.COM – UPT Puskesmas Melati melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah Kelurahan Selat Dalam sebagai bagian dari upaya . . .
-
Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Unit Pemeliharaan Rutin (UPR) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang . . .

















