- Davidson Lambung dan Keluarga Sampaikan Ucapan Idul Adha, Tekankan Nilai Kebersamaan
- Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Bank Kalteng untuk Perluasan Fasilitas RSUD
- Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
- Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
- Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
- Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
- Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
- SEMMI Kalteng Kritik Kegaduhan Proposal Hewan Qurban di DPRD dan Biro Kesra
- Lakukan Penyegaran, Gubernur Agustiar Sabran Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama
- Bursa Calon Rektor UPR 2026 Menghangat, Empat Nama Sudah Masuk Pendaftaran
Fenomena Radikalisme Muncul di Kalangan Terdidik
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Masyarakat kini perlu mewaspadai. Pasalnya, berdasarkan penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog, fenomenan radikalisme mulai muncul dikalangan elite dan terdidik. Artinya, paham radikalisme yang dipaparkan segelintir kelompok sudah mulai memengaruhi lini terpenting dalam sebuah negara.
Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag, Rabu (8/4).
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Apresiasi Dalam Mempercepat Penurunan Stunting0
- Sekda Kalteng Buka Rakor Persiapan Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun 1445 H / 2024 M0
- Kadis P3APPKB Sampaikan Materi PUA dan Stunting pada Pertemuan Dharma Wanita 0
- Dinkes Kalteng Gelar Pembekalan PIDI Angkatan II Periode Mei Tahun 20240
- Disnakertrans Provinsi Kalteng Terima Kunjungan Disnakertrans Kabupaten Barsel0
Pernyataan dilontarkan Khairil saat memberikan materi dalam kegiatan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ektrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE) Tahun 2024, di Aula Anggrek Tewu lantai 2 Kantor Bupati Kotawaringin Timur.
“Penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog dikutip oleh Mun’im Sirry tahun 2023. Fenomena radikalisme tampaknya tidak hanya menyusur pada laki-laki dan generasi milenial. Tapi sudah menyusur kepada perempuan dan generasi Z dan bahkan anak-anak,” tegas Khairil.
Menurut Khairil, radikalisasi terjadi karena beberapa teori diantaranya, kesenjangan sosial, politik identitas, afiliasi sosial, terpinggirkan, dan pengaruh ceramah jihadis. Dari hasil penelitian tersebut, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi bangsa Indonesia.
Pertama, masih berkembangnya paham ekstrim (Radikalisme) di kalangan pemuda, baik ektrim kanan maupun ekstrim kiri.
Kedua, masih berkembangnya paham intoleransi yang mengklaim kebenaran mutlak. Bahkan menurut berbagai hasil survei, akhir-akhir ini paham intoleransi lebih meningkat dibandingkan radikalisme dan ektrimisme.
Ketiga, masih adanya pandangan, sikap, dan gerakan yang menolak ideologi Pancasila.
Keempat, era revolusi industri 4.0 semakin mempercepat tsunami informasi hoaks, ujaran kebencian, dan post-truth (pasca kebenaran).
Kelima, setiap menjelang pemilu atau pileg seringkali muncul politisasi agama atau suku/etnis, terutama dalam memilih pemimpin.
“Radikalisme adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) atau paham dan cita-cita yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara kekerasan atau ekstrem,” tegas Khairil.
Radikalisme, lanjutnya, menjadi paham ideologi mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengan dirinya. Menebar rasa takut pada orang lain baik dengan ucapan maupun perbuatan. Menghalalkan darah orang lain yang menentang ideologi dan gerakannya. Ingin merubah ideologi Pancasila dengan ideologi tertentu dan sistem NKRI dengan sistem lainnya.
Kalimantan Tengah miniatur Indonesia. Kalimantan Tengah. Dikenal sebagai Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila. Masyarakatnya plural dan multikultural, terdiri dari beragam agama, suku, etnis, budaya, tradisi, dan bahasa. Kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan tersebut adalah satu keniscayaan yang diciptakan oleh Tuhan YME.
“Memang, di satu sisi, kebhinnekaan, keberagaman, dan perbedaan menjadi kekuatan dan keindahan ketika dijaga dan dirawat bersama-sama dengan baik, tulus, dan bertanggung jawab. Namun, di sisi lain kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan itu, bisa saja menjadi potensi konflik yang mengarah kepada radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme,” jelasnya.
Hasil penelitian BNPT dan FKPT Kalimantan Tengah tahun 2020, dan 2022 terhadap masih lemahnya literasi digital generasi milenial dan generasi Z dalam bermedia sosial, sehingga Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Kalimantan Tengah masih di atas rata-rata nasional. Namun, seiring dengan kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial, IPR 2023 semakin menurun. Berdasarkan survei IPR, Kalteng berada diurutan 18 secara nasional.*(red)
Aul
Berita Utama
-
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
Jaga Kekhusyukan Salat Idul Adha 2026, Pemuda Pancasila Kalteng Turunkan Komando Inti di Lapangan Se
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan toleransi di Kalimantan Tengah. Majelis Pimpinan . . .
-
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
Tantangan Era AI dan Pilrek 2026: Alumni Berharap UPR Jadi Wadah Solusi Konkret Masyarakat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Universitas Palangka Raya (UPR) dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang aktualisasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung . . .
-
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
Sambut Iduladha 1447 H, PT Barito Raja Berkah Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di Barito Selatan
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT Barito Raja Berkah (BRB) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat di . . .
-
Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
Puskesmas Melati Laksanakan CKG di Selat Dalam, Dorong Deteksi Dini Kesehatan Masyarakat
KUALA KAPUAS, , POTRETKALTENG.COM – UPT Puskesmas Melati melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah Kelurahan Selat Dalam sebagai bagian dari upaya . . .
-
Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
Respons Keluhan Masyarakat, Pemkab Kapuas Lakukan Penanganan Sementara Ruas Jalan Berlubang
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Unit Pemeliharaan Rutin (UPR) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang . . .

















