- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah
- Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
- Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Fenomena Radikalisme Muncul di Kalangan Terdidik
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Masyarakat kini perlu mewaspadai. Pasalnya, berdasarkan penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog, fenomenan radikalisme mulai muncul dikalangan elite dan terdidik. Artinya, paham radikalisme yang dipaparkan segelintir kelompok sudah mulai memengaruhi lini terpenting dalam sebuah negara.
Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah Prof Khairil Anwar, M.Ag, Rabu (8/4).
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Apresiasi Dalam Mempercepat Penurunan Stunting0
- Sekda Kalteng Buka Rakor Persiapan Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tahun 1445 H / 2024 M0
- Kadis P3APPKB Sampaikan Materi PUA dan Stunting pada Pertemuan Dharma Wanita 0
- Dinkes Kalteng Gelar Pembekalan PIDI Angkatan II Periode Mei Tahun 20240
- Disnakertrans Provinsi Kalteng Terima Kunjungan Disnakertrans Kabupaten Barsel0
Pernyataan dilontarkan Khairil saat memberikan materi dalam kegiatan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ektrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN-PE) Tahun 2024, di Aula Anggrek Tewu lantai 2 Kantor Bupati Kotawaringin Timur.
“Penelitian Diego Gombetta dan Steffen Hertog dikutip oleh Mun’im Sirry tahun 2023. Fenomena radikalisme tampaknya tidak hanya menyusur pada laki-laki dan generasi milenial. Tapi sudah menyusur kepada perempuan dan generasi Z dan bahkan anak-anak,” tegas Khairil.
Menurut Khairil, radikalisasi terjadi karena beberapa teori diantaranya, kesenjangan sosial, politik identitas, afiliasi sosial, terpinggirkan, dan pengaruh ceramah jihadis. Dari hasil penelitian tersebut, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi bangsa Indonesia.
Pertama, masih berkembangnya paham ekstrim (Radikalisme) di kalangan pemuda, baik ektrim kanan maupun ekstrim kiri.
Kedua, masih berkembangnya paham intoleransi yang mengklaim kebenaran mutlak. Bahkan menurut berbagai hasil survei, akhir-akhir ini paham intoleransi lebih meningkat dibandingkan radikalisme dan ektrimisme.
Ketiga, masih adanya pandangan, sikap, dan gerakan yang menolak ideologi Pancasila.
Keempat, era revolusi industri 4.0 semakin mempercepat tsunami informasi hoaks, ujaran kebencian, dan post-truth (pasca kebenaran).
Kelima, setiap menjelang pemilu atau pileg seringkali muncul politisasi agama atau suku/etnis, terutama dalam memilih pemimpin.
“Radikalisme adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) atau paham dan cita-cita yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara kekerasan atau ekstrem,” tegas Khairil.
Radikalisme, lanjutnya, menjadi paham ideologi mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengan dirinya. Menebar rasa takut pada orang lain baik dengan ucapan maupun perbuatan. Menghalalkan darah orang lain yang menentang ideologi dan gerakannya. Ingin merubah ideologi Pancasila dengan ideologi tertentu dan sistem NKRI dengan sistem lainnya.
Kalimantan Tengah miniatur Indonesia. Kalimantan Tengah. Dikenal sebagai Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila. Masyarakatnya plural dan multikultural, terdiri dari beragam agama, suku, etnis, budaya, tradisi, dan bahasa. Kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan tersebut adalah satu keniscayaan yang diciptakan oleh Tuhan YME.
“Memang, di satu sisi, kebhinnekaan, keberagaman, dan perbedaan menjadi kekuatan dan keindahan ketika dijaga dan dirawat bersama-sama dengan baik, tulus, dan bertanggung jawab. Namun, di sisi lain kebhinnekaan, keberagaman dan perbedaan itu, bisa saja menjadi potensi konflik yang mengarah kepada radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme,” jelasnya.
Hasil penelitian BNPT dan FKPT Kalimantan Tengah tahun 2020, dan 2022 terhadap masih lemahnya literasi digital generasi milenial dan generasi Z dalam bermedia sosial, sehingga Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Kalimantan Tengah masih di atas rata-rata nasional. Namun, seiring dengan kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial, IPR 2023 semakin menurun. Berdasarkan survei IPR, Kalteng berada diurutan 18 secara nasional.*(red)
Aul
Berita Utama
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .
-
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah . . .
-
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM . . .
-
Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Pemantapan Kesiapan untuk memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 serta Hari Jadi . . .
-
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mencetak SDM aparatur yang unggul ditunjukkan langsung oleh Bupati M. Yamin. Di . . .

















