- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Food Estate, Gubernur Kalteng : Tersedianya Infrastruktur Percepat Tumbuhnya Multi Sektor
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran meninjau lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau
Potretkalteng.com - Pulang Pisau - Sebelum memasuki simpang Tahai akses jalan menuju Kecamatan Pandih Batu Lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, yang terbayang di benak kita adalah perjalanan yang melelahkan dan penuh perjuangan untuk sampai pada titik lokasi Food Estate. Setidaknya itulah yang ada di benak Media Analis Deny Indra yang mengikuti kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah ke Desa Belanti Siam dan Desa Gadabung Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (17/11/2022).
Namun betapa terkejutnya Indra, karena waktu tempuh tidak lebih dari 40 menit dari simpang Tahai, sementara sembilan bulan lalu ia tempuh tidak kurang dari tiga jam, karena infrastruktur yang belum memadai, bahkan di beberapa titik harus terjebak jalan berlumpur yang susah dilewati. Kini infrastruktur jalan hingga ke Kecamatan Pandih Batu sudah kategori mantap beraspal, begitu juga halnya dengan jembatan sudah terbangun dengan kokoh.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Tinjau Perkembangan Food Estate di Pulang Pisau0
- Dinkes Prov Kalimantan Tengah Sosialisasikan Penggunaan Obat Tradisional yang Aman dan Bermanfaat0
- Nuryakin Sekda Kalteng : Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Harus Jadi Garda Terdepan 0
- Wakili Sekda, Katma F Dirun : Dalam Kondisi Darurat, Hak-Hak Perempuan Wajib Kita Penuhi0
- Pemprov Kalteng Berikan Bantuan Produktif kepada 5.000 UMKM di Kalteng0
“Luar biasa, seakan mimpi infrastruktur jalan dan jembatan sudah terbangun dengan baik dan lancar, ini akan mempermudah akses orang maupun hasil produksi khususnya pertanian akan semakin lancar. Tentu ini akan menjadi daya ungkit dan magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah,” ucap Indra.
Gubernur Kalimantan Tengah yang menikmati sepanjang perjalanan, setibanya di lokasi mengungkapkan rasa syukurnya atas terbangunnya infrastruktur dan jalan yang telah memperlancar akses dari dan ke lokasi Food Estate.
”Alhamdulilah, tanpa hambatan tiba di sini tidak lebih dari 40 menit dari simpang Tahai,” ucapnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menuju Kecamatan Pandih Batu lokasi Food Estate adalah program pendukung utama yang berjalan seiring dengan pengembangan Food Estate. Ia mengklaim, program besar dan strategis, tidak ada manfaatnya tanpa didukung infrastruktur yang memadai.
“Program strategis ini akan mubazir dan tidak bermanfaat tanpa didukung jalan dan jembatan yang mapan dan mantap, karena ketidaksediaan infrastruktur pendukung akan melahirkan masalah baru. Aksesbilitas dan konektivitas yang buruk akan berdampak tidak lancarnya daya angkut produksi, sehingga berdampak tingginya biaya transportasi, dan jasa lainnya,” bebernya.
Sebagaimana diketahui Program Food Estate yang berlokasi di Desa Belanti Siam dan Desa Gadabung Kabupaten Pulang Pisau dan di Kabupaten Kapuas, merupakan program strategis nasional usulan Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2017 yang telah disetujui pelaksanaannya oleh Presiden Joko Widodo. Sebuah mega program ketahanan pangan, bukan hanya untuk Kalimantan Tengah, tetapi diharapkan menjadi bagian penting ketahanan pangan nasional, terlebih menghadapi inflasi dan ancaman krisis.
“Program Food Estate ini bukan hanya perkara pangan, ia akan memberikan multiflyer efek. Lihatlah masyarakat sekitarnya, dengan tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan, hingga listrik yang tersedia saat ini, aktivitas perekonomian menggeliat, kehidupan sosial masyarakat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Gubernur.
Sugianto Sabran optimis dengan Food Estate akan menjadi magnet baru dalam melahirkan pertumbuhan multi sektor lainnya, seperti pariwisata, pusat penelitian dan pendidikan hingga pengembangan teknologi terbarukan.
Ia menekankan dengan adanya Food Estate, pentingnya semua elemen masyarakat melihat peluang yang ada sebagai suatu momentum mempersiapkan diri, terlebih kaum milenial untuk menjadi bagian penting dalam program tersebut, bukan menjadi penonton.
“Peluang itu ada di depan mata, tinggal niat dan keinginan untuk menangkap peluang itu," tegasnya.
Ungkapnya pula, bahwa untuk membangun Kalimantan Tengah kuncinya hanya kebersamaan, dengan mengenyampingkan perbedaan.
“Perbedaan jangan dimaknai perpecahan, dan jangan dipaksa persamaan menjadi perbedaan. Saat kita perdebatkan perbedaan, bangsa lain sudah sampai bulan, kita hanya bangga produksi terang bulan, bangsa lain produksi bom atom, kita hanya bangga produksi kacang atom,” pungkasnya.(red)
Sumber : mmc
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















