- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Gagal Kembangkan Bawang Merah, Distan Kapuas Sebut Faktor SDM dan Iklim
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya SP
Potretkalteng.com - KAPUAS - Daerah Kapuas baru saja mengalami kegagalan pengembangan budidaya bawang merah, hal tersebut dikarenakan faktor dari sumber daya manusia (SDM).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya SP melalui Kepala Bidang Holtikultura, Dwi Purnamasari, kepada awak media mengungkapkan bahwa pihaknya selama beberapa tahun terakhir telah berupaya mengembangkan komoditas bawang merah.
Baca Lainnya :
- Ketua LSM Pemuda Reformasi Kapuas Soroti Penggabungan Disnaker dan Distran0
- Pemkab Kapuas Akan Bangun Sprot Sains dan Hutan Kota0
- Sering Temui Sampah di Area Taman DLH Kapuas Minta Agar Pedagang Memperhatikan Kebersihan Lingkungan0
- Tim Resmob Kapuas Amankan Terduga Pelaku Pencurian Aki0
- Pemkab Kapuas Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dinas PMD dan Kejari Kapuas0
"Beberapa kali pernah dilakukan budidaya bawang merah, faktor SDM nya yang belum bisa secara optimal membantu keberhasilan dalam pengembangannya," kata Dwi Purnamasari.
Dijelaskannya bahwa selain faktor SDM, faktor utama penyebab kegagalan adalah iklim yang tak menentu.
"Faktor cuaca atau faktor iklim yang tidak bisa di kita kendalikan sehingga pertanaman akan mengalami banyak kendala atau hambatan, artinya kalau pun bisa panen itu tidak sampai maksimal. Kalau curah hujannya tinggi mengakibatkan banjir akhirnya tanaman yang sudah bagus jadi terendam," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, akibat curah hujannya tinggi akan berpengaruh terhadap penyakit yakni moler.
"Kalau sudah terkena virus moler ini akan sangat sulit sekali dikendalikan dan ini juga berakibat terhadap hasil panen," kata Dwi.
Ia menambahkan, faktor lainnya yang menjadi kendala adalah saluran irigasi. Apabila curah hujan tinggi, maka akan kesulitan di dalam pembuangan air.
"Jadi rata-rata kebun atau lahan hortikultura ini tidak seperti lahan padi yang tertata sudah irigasinya. Apabila kebanjiran, tidak ada pembuangan airnya," katanya.
Ia menambahkan, di Kabupaten Kapuas memiliki potensi bagus untuk dikembangkan adalah budidaya cabai, semangka, nenas dan sayur -sayuran.
"Hal itu dapat menjadi alternatif yang bisa kita kembangkan karena juga memiliki pangsa pasarnya yang cukup bagus, petaninya juga memiliki kemampuan budidaya yang sudah relatif baik," pungkasnya.(red)
Her
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .

















