- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Gagal Kembangkan Bawang Merah, Distan Kapuas Sebut Faktor SDM dan Iklim
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya SP
Potretkalteng.com - KAPUAS - Daerah Kapuas baru saja mengalami kegagalan pengembangan budidaya bawang merah, hal tersebut dikarenakan faktor dari sumber daya manusia (SDM).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya SP melalui Kepala Bidang Holtikultura, Dwi Purnamasari, kepada awak media mengungkapkan bahwa pihaknya selama beberapa tahun terakhir telah berupaya mengembangkan komoditas bawang merah.
Baca Lainnya :
- Ketua LSM Pemuda Reformasi Kapuas Soroti Penggabungan Disnaker dan Distran0
- Pemkab Kapuas Akan Bangun Sprot Sains dan Hutan Kota0
- Sering Temui Sampah di Area Taman DLH Kapuas Minta Agar Pedagang Memperhatikan Kebersihan Lingkungan0
- Tim Resmob Kapuas Amankan Terduga Pelaku Pencurian Aki0
- Pemkab Kapuas Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dinas PMD dan Kejari Kapuas0
"Beberapa kali pernah dilakukan budidaya bawang merah, faktor SDM nya yang belum bisa secara optimal membantu keberhasilan dalam pengembangannya," kata Dwi Purnamasari.
Dijelaskannya bahwa selain faktor SDM, faktor utama penyebab kegagalan adalah iklim yang tak menentu.
"Faktor cuaca atau faktor iklim yang tidak bisa di kita kendalikan sehingga pertanaman akan mengalami banyak kendala atau hambatan, artinya kalau pun bisa panen itu tidak sampai maksimal. Kalau curah hujannya tinggi mengakibatkan banjir akhirnya tanaman yang sudah bagus jadi terendam," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, akibat curah hujannya tinggi akan berpengaruh terhadap penyakit yakni moler.
"Kalau sudah terkena virus moler ini akan sangat sulit sekali dikendalikan dan ini juga berakibat terhadap hasil panen," kata Dwi.
Ia menambahkan, faktor lainnya yang menjadi kendala adalah saluran irigasi. Apabila curah hujan tinggi, maka akan kesulitan di dalam pembuangan air.
"Jadi rata-rata kebun atau lahan hortikultura ini tidak seperti lahan padi yang tertata sudah irigasinya. Apabila kebanjiran, tidak ada pembuangan airnya," katanya.
Ia menambahkan, di Kabupaten Kapuas memiliki potensi bagus untuk dikembangkan adalah budidaya cabai, semangka, nenas dan sayur -sayuran.
"Hal itu dapat menjadi alternatif yang bisa kita kembangkan karena juga memiliki pangsa pasarnya yang cukup bagus, petaninya juga memiliki kemampuan budidaya yang sudah relatif baik," pungkasnya.(red)
Her
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















