- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Harga Ayam dan Lombok Mulai Naik
Tim Redaksi
.jpeg)
Potretkalteng.com - Palangka Raya – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya melaporkan ada kenaikan harga terhadap tiga komoditas di awal Oktober 2022 ini.
Dari 18 komoditas yang rutin dipantau setiap Minggu yakni cuma harga ayam ras, cabai, dan ikan gabus yang mengalami kenaikan, tapi tidak siginifikan.
Harga ayam ras sebelumnya Rp42 ribu naik menjadi Rp43 ribu per kilo gram. Lalu cabai rawit dari Rp80 ribu menjadi Rp90 ribu, dan ikan gabus dari Rp70 ribu naik menjadi Rp75 ribu.
Baca Lainnya :
- 163 Warganya Dapat Bantuan Dari Walikota, Lurah Langkai Ucapkan Terimakasih0
- Kewajiban Bayar PBB, Wujud Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Palangka Raya0
- Pelanggan Indihome Kecewa Jaringannya Sering Gangguan0
- Tegas ! Operasi Zebra Telabang 2022 Polri Gunakan Sistem Hunting0
- Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin: Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran0
Kabid Perdagangan, Hadriansyah melaporkan naiknya harga tiga komoditas ini karena dipengaruhi oleh alam. Misalnya ikan gabus naik, karena wilayah Kota Cantik Palangka Raya banjir, sehingga tangkapan nelayan juga sedikit.
“Begitu pula dengan cabai rawit. Sebagian areal pertanian tergenang air, sehingga budidaya cabai terganggu,” sebut Hadriansyah, Rabu (5/10/2022).
Saat ini tim DPKUKMP terus monitor harga ke para pedagang di pasar tradisional, termasuk mengecek stok kebutuhan pokok di sejumlah gudang milik distributor.(red)
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















