- Gubernur Kalteng Lantik DAD dan BATAMAD, Fokus Jaga Stabilitas Daerah
- Dekranasda Kalteng Gelar Talk Show Pesona Wastra Kalimantan Tengah
- Wastra Kalteng Bersinar di Panggung Festival, Dekranasda Angkat Budaya Lokal Lewat Fashion
- Bupati Kapuas Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Skema SSI JKN, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Mas
- Harga TBS Sawit Petani Swadaya Turun Serempak, Imbas Pidato Presiden ?
- Bupati Barut Luncurkan Program Bantuan dan Makanan Gratis bagi Pendamping Pasien RSUD Muara Teweh
- Jelang Iduladha 1447 H, Pemkab Barito Utara Luncurkan Gerakan Pangan Murah \"On The Road\" di Desa K
- Pemprov dan INKINDO Kalteng Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Pembangunan
- Disbun Kalteng Gencarkan Pendataan Sawit Rakyat untuk Dukung PSR dan ISPO
- Polres Kapuas Ungkap Kasus Curat di Dadahup, Tiga Terduga Pelaku Diamankan
Harga TBS Sawit Petani Swadaya Turun Serempak, Imbas Pidato Presiden ?

Keterangan Gambar : Ilustrasi
Baca Lainnya :
- Dalam Rangka Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polri Adakan Sederet Lomba0
- Dinas Perdagangan Kota Palangkaraya Terus Awasi Kenaikan Harga Daging Ayam Broiler0
- PPID Utama Provinsi Kalteng Gelar Rapat Pengelolaan Informasi Publik0
- Dalam Rangka Memperingati Hari Paskah, Mahasiswa FH UPR Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan0
- Gubernur Kalteng Ajak Pengusaha Bantu Masyarakat di Sekitar Perkebunan0
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani swadaya di berbagai daerah dilaporkan mengalami penurunan serempak pada Kamis (21/5/2026). Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) memangkas harga pembelian di kisaran Rp200 hingga Rp500 per kilogram.
Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan petani sawit mandiri.
Berdasarkan pantauan data dari Majalah Sawit Indonesia dan platform sawitsetara.co, koreksi harga terjadi di beberapa sentra sawit:
Sumatera Barat: Di Kabupaten Pesisir Selatan, harga TBS swadaya menyentuh Rp2.380 per kilogram, sementara di Sijunjung bertahan di kisaran Rp3.330 hingga Rp3.370 per kilogram.
Kalimantan Timur: Di Penajam Paser Utara, PKS membeli TBS petani swadaya pada kisaran Rp2.710 hingga Rp2.750 per kilogram.
Sejumlah PKS seperti PT Permata Andalan Sawit memangkas harga Rp250/kg, PT Kelantan Sakti-2 menurunkan Rp230/kg, PT SBS memotong Rp270/kg (menjadi Rp2.400/kg), dan PT NSM menetapkan harga baru Rp2.500/kg.
Di sisi hulu, tekanan juga terjadi pada perdagangan Crude Palm Oil (CPO). Tender CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Rabu (20/5/2026) dilaporkan berakhir withdraw (batal sepakat) setelah dibuka di level Rp15.500 per kilogram.
Dikaitkan dengan Rencana Kebijakan Eksportir Tunggal BUMN Penurunan harga yang terjadi secara bersamaan ini memicu spekulasi di kalangan pelaku usaha. Momentum ini berdekatan dengan pengumuman rencana pembentukan BUMN ekspor oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Pemerintah berencana menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, yang mewajibkan ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloys dilakukan satu pintu melalui BUMN yang ditunjuk.
"Penjualan semua hasil sumber daya alam kita... kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal," ujar Presiden Prabowo.
Ia menekankan bahwa mekanisme ini berfungsi sebagai marketing facility, di mana hasil penjualan tetap akan diteruskan kepada pelaku usaha.
Respons Asosiasi dan Perlunya Konfirmasi Berimbang
Meskipun sebagian pelaku pasar menduga penurunan harga TBS merupakan respons negatif atas kekhawatiran panjangnya rantai birokrasi ekspor baru, asosiasi petani mengingatkan agar semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, maupun gabungan pengusaha sawit mengenai apakah penurunan harga TBS dan withdraw tender di KPBN ini murni akibat sentimen pasar global, dinamika pasokan harian, atau dampak langsung dari pengumuman kebijakan eksportir tunggal BUMN tersebut.
Pihak redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak-punak terkait dan pengamat ekonomi guna mendapatkan analisis yang lebih komprehensif dan berimbang.
RT
Berita Utama
-
Dekranasda Kalteng Gelar Talk Show Pesona Wastra Kalimantan Tengah
Dekranasda Kalteng Gelar Talk Show Pesona Wastra Kalimantan Tengah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menjadi narasumber . . .
-
Bupati Kapuas Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Skema SSI JKN, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Mas
Bupati Kapuas Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Skema SSI JKN, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Mas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo menyaksikan secara langsung Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama . . .
-
Gubernur Kalteng Lantik DAD dan BATAMAD, Fokus Jaga Stabilitas Daerah
Gubernur Kalteng Lantik DAD dan BATAMAD, Fokus Jaga Stabilitas Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik Dewan Adat Dayak (DAD), Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) . . .
-
Wastra Kalteng Bersinar di Panggung Festival, Dekranasda Angkat Budaya Lokal Lewat Fashion
Wastra Kalteng Bersinar di Panggung Festival, Dekranasda Angkat Budaya Lokal Lewat Fashion
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Keindahan wastra khas Kalimantan Tengah tampil memukau dalam gelaran Kalteng Wastra Festival yang diselenggarakan Dewan . . .
-
Disbun Kalteng Gencarkan Pendataan Sawit Rakyat untuk Dukung PSR dan ISPO
Disbun Kalteng Gencarkan Pendataan Sawit Rakyat untuk Dukung PSR dan ISPO
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perkebunan (Disbun) terus memperkuat tata kelola sektor perkebunan sawit rakyat . . .

















