- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
- Demokrasi Harus Bermartabat, Bambang Serukan Aksi Damai dan Beretika
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah
- Eko Sulistiono: Seluruh ASN Wajib Kelola Anggaran Sesuai Aturan
Kalimantan Tengah Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Keterangan Gambar : Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program berjalan lancar
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus sebagai upaya nyata dalam penanganan stunting di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kesiapan Evakuasi Hewan Liar, TRC BPBD Balangan Gelar Latihan Penanganan Ular 0
- Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Pimpin Evaluasi Penyaluran Bansos UEP dan DBH DR0
- Kepala Bappedalitbang Kalteng Buka Rapat Koordinasi Penyusunan RKPD 20260
- Sekretaris TPPS Provinsi Kalteng Paparkan Hasil Akhir Monev dan Pendampingan SSGI Kabupaten/Kota0
- Kabupaten Gunung Mas Catat Peningkatan Indeks Integritas di SPI 20240
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar program berjalan efektif. “Sebagai program perdana, kami harus memastikan semua elemen siap, baik dari segi koordinasi antarinstansi, infrastruktur, maupun pendanaan,” ujar Reza pada Selasa (14/1/2025) saat mendampingi Gubernur meninjau lokasi wisata di kawasan Sirkuit Sabaru.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini akan difokuskan pada pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas menjadi pusat layanan program makan bergizi gratis. Tiga opsi mekanisme pengelolaan SPPG telah disiapkan, yakni melalui Badan Gizi Nasional (BGN), institusi mandiri, atau kolaborasi antara yayasan dengan BGN. Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, juga telah memberikan arahan agar anggaran sebesar Rp70 miliar segera dialokasikan untuk mendukung pembangunan SPPG di seluruh wilayah Kalteng.
Saat ini, tiga SPPG telah beroperasi di Palangka Raya. Selain itu, pemerintah provinsi juga merencanakan pembangunan 18 SPPG baru yang tersebar di 14 kabupaten/kota, menyesuaikan dengan jumlah penduduk dan calon penerima manfaat. Sasaran program ini meliputi anak-anak di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.
“Lokasi SPPG dipilih berdasarkan kebutuhan dan aksesibilitas masyarakat. Sebagai contoh, Palangka Raya dengan jumlah sekolah yang tinggi akan mendapatkan tambahan dua SPPG baru,” terang Reza.
Pada 13 Januari 2025, salah satu SPPG di Bukit Kenanga telah memulai program makan bergizi gratis untuk 3.039 penerima manfaat. Dua sekolah terdekat, yaitu SMA Karya dan SMA Garuda, menjadi prioritas penerima layanan. “Kapasitas setiap SPPG mencapai 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat, sehingga pengelolaan kuota harus dilakukan dengan cermat,” tambahnya.
Meski program ini masih dalam tahap awal, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin optimal. Reza juga berharap petunjuk teknis dari pemerintah pusat segera diterbitkan untuk memastikan penggunaan anggaran lebih terarah.
“Kami di Kalimantan Tengah sangat mendukung kebijakan strategis Presiden dan Wakil Presiden. Kami optimistis program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan,” tutup Reza.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan dampak yang signifikan terhadap penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan generasi penerus bangsa.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .
-
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut aparat penegak hukum memasuki babak baru yang kian . . .
-
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mendukung pembentukan Kelurahan Siaga . . .
-
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan . . .

















