- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
- Gubernur Kalteng Panggil PLN, Pemadaman Bergilir Ditarget Berakhir 5 Agustus
- GM PLN Kalselteng: Kompensasi Pemadaman Mengacu Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025
- 600 PAKET SEMBAKO BERKAH DWP SETDA KALTENG SANTUNI PEGAWAI DAN PANTI ASUHAN
- DPRD Minta Dinas Terkait Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda
Kalimantan Tengah Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Keterangan Gambar : Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program berjalan lancar
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, sekaligus sebagai upaya nyata dalam penanganan stunting di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kesiapan Evakuasi Hewan Liar, TRC BPBD Balangan Gelar Latihan Penanganan Ular 0
- Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Pimpin Evaluasi Penyaluran Bansos UEP dan DBH DR0
- Kepala Bappedalitbang Kalteng Buka Rapat Koordinasi Penyusunan RKPD 20260
- Sekretaris TPPS Provinsi Kalteng Paparkan Hasil Akhir Monev dan Pendampingan SSGI Kabupaten/Kota0
- Kabupaten Gunung Mas Catat Peningkatan Indeks Integritas di SPI 20240
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar program berjalan efektif. “Sebagai program perdana, kami harus memastikan semua elemen siap, baik dari segi koordinasi antarinstansi, infrastruktur, maupun pendanaan,” ujar Reza pada Selasa (14/1/2025) saat mendampingi Gubernur meninjau lokasi wisata di kawasan Sirkuit Sabaru.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini akan difokuskan pada pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas menjadi pusat layanan program makan bergizi gratis. Tiga opsi mekanisme pengelolaan SPPG telah disiapkan, yakni melalui Badan Gizi Nasional (BGN), institusi mandiri, atau kolaborasi antara yayasan dengan BGN. Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, juga telah memberikan arahan agar anggaran sebesar Rp70 miliar segera dialokasikan untuk mendukung pembangunan SPPG di seluruh wilayah Kalteng.
Saat ini, tiga SPPG telah beroperasi di Palangka Raya. Selain itu, pemerintah provinsi juga merencanakan pembangunan 18 SPPG baru yang tersebar di 14 kabupaten/kota, menyesuaikan dengan jumlah penduduk dan calon penerima manfaat. Sasaran program ini meliputi anak-anak di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.
“Lokasi SPPG dipilih berdasarkan kebutuhan dan aksesibilitas masyarakat. Sebagai contoh, Palangka Raya dengan jumlah sekolah yang tinggi akan mendapatkan tambahan dua SPPG baru,” terang Reza.
Pada 13 Januari 2025, salah satu SPPG di Bukit Kenanga telah memulai program makan bergizi gratis untuk 3.039 penerima manfaat. Dua sekolah terdekat, yaitu SMA Karya dan SMA Garuda, menjadi prioritas penerima layanan. “Kapasitas setiap SPPG mencapai 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat, sehingga pengelolaan kuota harus dilakukan dengan cermat,” tambahnya.
Meski program ini masih dalam tahap awal, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin optimal. Reza juga berharap petunjuk teknis dari pemerintah pusat segera diterbitkan untuk memastikan penggunaan anggaran lebih terarah.
“Kami di Kalimantan Tengah sangat mendukung kebijakan strategis Presiden dan Wakil Presiden. Kami optimistis program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan,” tutup Reza.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan dampak yang signifikan terhadap penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan generasi penerus bangsa.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .
-
Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melakukan . . .
-
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM -Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mendorong penanganan kebakaran hutan dan lahan dilakukan secara lebih terpadu melalui . . .
-
SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
PALANGKA RAYA – Di tengah berkembangnya industri media digital, pengelolaan perusahaan pers tidak lagi hanya berbicara soal kualitas pemberitaan. Kepatuhan terhadap . . .

















