- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah
- Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
- Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
- Prestasi Membanggakan, Frengki Setya Praja S.H., M.H Bawa SI DEHES Juara 1 Inovasi Daerah Palangka R
Karyawati di Sampit Terjerat Modus Penipuan VCS Oleh Polisi Gadungan Lewat TikTok

Keterangan Gambar : Illustrasi
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM — Seorang karyawati berusia 23 tahun asal Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Bunga, baru-baru ini menjadi korban penipuan yang melibatkan seorang pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian. Kejadian tersebut bermula saat Bunga berkenalan dengan pria tersebut melalui aplikasi TikTok, yang kemudian melanjutkan komunikasi ke WhatsApp.
Pria yang mengaku sebagai anggota satuan reserse kriminal (Reskrim) Polda Sumbar ini berjanji akan menemui Bunga pada bulan Maret mendatang. Namun, pada malam 15 Februari 2025, pria tersebut mulai mengajaknya untuk melakukan video call sex (VCS). Meski awalnya menolak, Bunga akhirnya termakan bujuk rayu pelaku yang berjanji bahwa kejadian tersebut adalah yang pertama dan terakhir.
Baca Lainnya :
- Polisi Lanjutkan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Pegawai Lapas Sampit0
- DPRD Barut Gelar Rapat Bahas Nasib Tenaga Non-ASN, Upayakan Solusi Terbaik0
- Mandiri Taspen KCP Kapuas Luncurkan Program \\\\0
- Demo masyarakat direspon Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Minta klarifikasi BO0
- Sempat Buron Tiga Hari, Pelaku Pembunuhan Berencana di Sebabi Akhirnya Dibekuk Polisi0
Pada 16 Februari 2025, pelaku menghubungi Bunga kembali, kali ini dengan cerita bahwa video call mereka telah ditemukan dalam pemeriksaan mendadak dan diambil alih oleh orang yang mengaku sebagai "komandan" dari kepolisian. "Komandan" tersebut kemudian meminta uang tebusan sebesar 5 juta rupiah agar video tersebut tidak disebarluaskan. Jika Bunga tidak memenuhi tuntutan, pelaku mengancam akan memviralkan video tersebut dan melaporkan Bunga kepada pihak Mabes Polri.
Merasa terancam, Bunga langsung melaporkan kejadian ini dan menghubungi Cak Sam, seorang tokoh masyarakat yang dikenal luas di Kalimantan Tengah. Bunga menyampaikan bukti-bukti terkait percakapan dan identitas pelaku yang diduga menggunakan foto personel kepolisian sebagai profil di TikTok. Cak Sam kemudian mengambil tindakan dengan menghubungi pelaku, yang ternyata adalah seorang polisi gadungan.
Setelah diperingatkan keras oleh Cak Sam, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya, meminta maaf, dan berjanji untuk menghapus video tersebut serta menghentikan aksinya. Pelaku juga sepakat untuk tidak melanjutkan ancaman penyebaran video tersebut.
Bunga kini merasa lega setelah video yang dia khawatirkan untuk tersebar tidak jadi diunggah. "Saya hanya ingin berbagi pengalaman ini agar orang lain lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal melalui media sosial," ujar Bunga saat dihubungi.
Pihak berwenang di Sampit menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindakan penipuan serupa, terutama yang melibatkan identitas palsu atau klaim sebagai anggota kepolisian. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada orang yang mengaku memiliki kekuasaan atau otoritas tanpa bukti yang jelas.
RT
Berita Utama
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .
-
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah . . .
-
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM . . .
-
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mencetak SDM aparatur yang unggul ditunjukkan langsung oleh Bupati M. Yamin. Di . . .
-
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya menggelar sidang lanjutan kasus tindak pidana perbankan yang menjerat Riky, seorang mantan . . .

















