- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
- Demokrasi Harus Bermartabat, Bambang Serukan Aksi Damai dan Beretika
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah
- Eko Sulistiono: Seluruh ASN Wajib Kelola Anggaran Sesuai Aturan
Kepala BPSDM Kalteng Jadi Narasumber pada Post Assessment Polda Kalteng

Keterangan Gambar : Rahmawati, pada saat memaparkan materinya di hadapan peserta pelatihan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menjadi narasumber dalam acara Post Assessment yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Hotel Bahalap, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Jumat (8/11/2024), mengusung materi tentang Kompetensi Manajemen Konflik dan dihadiri oleh anggota kepolisian serta pejabat terkait.
Baca Lainnya :
- DP3APPKB Prov. Kalteng Terima Kunjungan Tim Densus 88 Anti Teror Polri0
- Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah Meriahkan MTQ VII KORPRI, Gubernur Cup Persembahkan Pesona Etnik0
- Kadis PMD Kalteng Hadiri Kalteng Bersholawat di Seruyan, Harap Pemupukan Solidaritas dan Silaturahmi0
- Dislutkan Kalteng Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Kalteng di Kotim0
- KPU Prov. Kalteng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 20240
Dalam sesi tersebut, Rahmawati menyampaikan pentingnya penguasaan manajemen konflik bagi aparat kepolisian. Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk menangani konflik secara efektif sangat diperlukan, mengingat tantangan yang sering muncul di lapangan dapat melibatkan ketegangan antara berbagai pihak.
“Manajemen konflik bukan hanya tentang menyelesaikan masalah, tetapi juga untuk membangun dan menjaga hubungan baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Rahmawati.
Selanjutnya, Rahmawati menjelaskan lima gaya manajemen konflik yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, antara lain:
1. Gaya Penghindaran (Avoiding) – Menghindari konflik dengan tidak mengambil tindakan. Meskipun bisa meredakan ketegangan sementara, gaya ini tidak menyelesaikan masalah dan bisa memperburuk keadaan.
2. Gaya Penyerahan (Accommodating) – Mengutamakan kepentingan pihak lain untuk meredakan konflik. Gaya ini efektif dalam beberapa situasi, namun penggunaan berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak dihargai.
3. Gaya Kompetisi (Competing) – Menekankan pada kemenangan satu pihak. Gaya ini berguna dalam situasi darurat, tetapi dapat merusak hubungan antar pihak.
4. Gaya Kolaborasi (Collaborating) – Semua pihak bekerja sama untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan. Meskipun memerlukan waktu dan usaha, gaya ini cenderung menghasilkan hasil yang lebih memuaskan dan memperkuat hubungan.
5. Gaya Kompromi (Compromising) – Kedua pihak membuat konsesi untuk mencapai kesepakatan. Gaya ini efektif dan cepat, terutama ketika kepentingan kedua belah pihak relatif seimbang.
Rahmawati berharap, dengan pemahaman yang lebih baik tentang kelima gaya manajemen konflik ini, anggota kepolisian dapat menangani situasi konflik dengan lebih efektif dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat.
“Melalui pemahaman dan penerapan manajemen konflik yang tepat, diharapkan anggota kepolisian dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Selain itu, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang lebih aman dan harmonis di wilayah Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .
-
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut aparat penegak hukum memasuki babak baru yang kian . . .
-
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mendukung pembentukan Kelurahan Siaga . . .
-
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan . . .

















