- Rayakan Hari Jadi Ke-220 Bupati Wiyatno Lepas Ribuan Peserta Karnaval Budaya Kapuas Tampilkan Harmon
- Warga Desa Tringsing Ditemukan Meninggal di Kolam Kawasan Jalan Hauling, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Nakhodai PB Percasi, Agustiar Sabran Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi Masa Bakti 26-30
- Dinas Kehutanan Kalteng Dukung Implementasi Gerakan Indonesia ASRI
- Ketua TP PKK Kapuas Serahkan Hadiah Juara Kapuas Got Talent 2026 di Expo Kapuas Bersinar
- Gerebek Transaksi Narkoba, Satresnarkoba Amankan MM Bersama 5,17 Gram Sabu
- Polres Kapuas Bongkar Peredaran Sabu di Perumahan NSD, Perempuan Inisial NN Diamankan
- RS Kanker Dharmais Perkuat Tata Kelola RSD Doris Sylvanus
- Pj Sekda Kalteng Sidak Disiplin ASN dan Kebersihan Kantor Disbudpar
- Pemprov Kalteng Siapkan Hari Jadi ke-69: Anggaran Ditekan, Event Harus Tetap Meraih
Kepala BPSDM Kalteng Jadi Narasumber pada Post Assessment Polda Kalteng

Keterangan Gambar : Rahmawati, pada saat memaparkan materinya di hadapan peserta pelatihan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menjadi narasumber dalam acara Post Assessment yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung di Hotel Bahalap, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Jumat (8/11/2024), mengusung materi tentang Kompetensi Manajemen Konflik dan dihadiri oleh anggota kepolisian serta pejabat terkait.
Baca Lainnya :
- DP3APPKB Prov. Kalteng Terima Kunjungan Tim Densus 88 Anti Teror Polri0
- Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah Meriahkan MTQ VII KORPRI, Gubernur Cup Persembahkan Pesona Etnik0
- Kadis PMD Kalteng Hadiri Kalteng Bersholawat di Seruyan, Harap Pemupukan Solidaritas dan Silaturahmi0
- Dislutkan Kalteng Ikuti Jalan Sehat Bersama Gubernur Kalteng di Kotim0
- KPU Prov. Kalteng Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 20240
Dalam sesi tersebut, Rahmawati menyampaikan pentingnya penguasaan manajemen konflik bagi aparat kepolisian. Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk menangani konflik secara efektif sangat diperlukan, mengingat tantangan yang sering muncul di lapangan dapat melibatkan ketegangan antara berbagai pihak.
“Manajemen konflik bukan hanya tentang menyelesaikan masalah, tetapi juga untuk membangun dan menjaga hubungan baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Rahmawati.
Selanjutnya, Rahmawati menjelaskan lima gaya manajemen konflik yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, antara lain:
1. Gaya Penghindaran (Avoiding) – Menghindari konflik dengan tidak mengambil tindakan. Meskipun bisa meredakan ketegangan sementara, gaya ini tidak menyelesaikan masalah dan bisa memperburuk keadaan.
2. Gaya Penyerahan (Accommodating) – Mengutamakan kepentingan pihak lain untuk meredakan konflik. Gaya ini efektif dalam beberapa situasi, namun penggunaan berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak dihargai.
3. Gaya Kompetisi (Competing) – Menekankan pada kemenangan satu pihak. Gaya ini berguna dalam situasi darurat, tetapi dapat merusak hubungan antar pihak.
4. Gaya Kolaborasi (Collaborating) – Semua pihak bekerja sama untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan. Meskipun memerlukan waktu dan usaha, gaya ini cenderung menghasilkan hasil yang lebih memuaskan dan memperkuat hubungan.
5. Gaya Kompromi (Compromising) – Kedua pihak membuat konsesi untuk mencapai kesepakatan. Gaya ini efektif dan cepat, terutama ketika kepentingan kedua belah pihak relatif seimbang.
Rahmawati berharap, dengan pemahaman yang lebih baik tentang kelima gaya manajemen konflik ini, anggota kepolisian dapat menangani situasi konflik dengan lebih efektif dan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat.
“Melalui pemahaman dan penerapan manajemen konflik yang tepat, diharapkan anggota kepolisian dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mempererat hubungan dengan masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Selain itu, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang lebih aman dan harmonis di wilayah Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Ketua TP PKK Kapuas Serahkan Hadiah Juara Kapuas Got Talent 2026 di Expo Kapuas Bersinar
Ketua TP PKK Kapuas Serahkan Hadiah Juara Kapuas Got Talent 2026 di Expo Kapuas Bersinar
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Panggung Expo Kapuas Bersinar di kawasan Stadion Panunjung Tarung menjadi saksi kemeriahan ajang Kapuas Got Talent 2026 pada Kamis . . .
-
Dinas Kehutanan Kalteng Dukung Implementasi Gerakan Indonesia ASRI
Dinas Kehutanan Kalteng Dukung Implementasi Gerakan Indonesia ASRI
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, . . .
-
Nakhodai PB Percasi, Agustiar Sabran Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi Masa Bakti 26-30
Nakhodai PB Percasi, Agustiar Sabran Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi Masa Bakti 26-30
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh . . .
-
Warga Desa Tringsing Ditemukan Meninggal di Kolam Kawasan Jalan Hauling, Polisi Lakukan Penyelidikan
Warga Desa Tringsing Ditemukan Meninggal di Kolam Kawasan Jalan Hauling, Polisi Lakukan Penyelidikan
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Warga di sekitar kawasan Jalan Hauling Batu Bara, tepatnya di area Km 24, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan . . .
-
Rayakan Hari Jadi Ke-220 Bupati Wiyatno Lepas Ribuan Peserta Karnaval Budaya Kapuas Tampilkan Harmon
Rayakan Hari Jadi Ke-220 Bupati Wiyatno Lepas Ribuan Peserta Karnaval Budaya Kapuas Tampilkan Harmon
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kemeriahan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas mencapai puncaknya melalui gelaran Karnaval . . .

















