- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Kisah Maria dari Kotawaringin Timur: Wadi Tradisional Jadi Produk Modern Bernilai Ekonomi Tinggi

Keterangan Gambar : Keterangan Gambar : Foto maria
PALANGKA RAYA,
POTRETKALTENG.COM – Produk kuliner khas Kalimantan
Tengah kembali menembus pasar nasional. Adalah Maria, perempuan muda asal Desa
Parit, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang berhasil membawa wadi —
makanan fermentasi khas suku Dayak — menjadi produk unggulan daerah dengan
omzet mencapai dua digit per bulan.
Sejak
memulai usaha pada 1 September 2019, Maria terus mengembangkan kualitas
produknya. Awalnya, ia hanya memproduksi wadi untuk dijual di lingkungan
sekitar. Namun berkat konsistensi dan strategi pemasaran digital, kini
produknya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, bahkan hingga Papua.
Baca Lainnya :
- Maria Wirausaha Muda Dayak Yang Lestarikan Budaya Lewat Inovasi Wadi Fermentasi0
- Perempuan Dayak Asal Kalteng Sukses Kembangkan Bisnis Wadi, Raup Omzet Puluhan Juta Per Bulan0
- Anggota DPRD Katingan Hadiri Pembukaan Festival Budaya Penyang Hinje Simpei di Kasongan0
- Meriah, Festival Penyang Hinje Simpei Dibuka Bupati Saiful, DPRD Katingan Turut Hadir 0
- DPRD Katingan Tunjukkan Dukungan pada Pelestarian Budaya Lewat Festival Penyang Hinje Simpei0
Maria
mengungkapkan bahwa kunci kesuksesannya terletak pada inovasi rasa dan kemasan.
Ia memodifikasi cita rasa wadi tradisional yang dikenal sangat asin
menjadi versi modern yang lebih seimbang dan mudah diterima pasar. Tak hanya
itu, desain kemasan dibuat menarik dan higienis agar mampu bersaing di pasar
modern.
Menurut
Maria, keberhasilan usahanya juga tidak lepas dari dukungan konsumen yang
bangga terhadap produk lokal. “Saya ingin wadi ini menjadi simbol
kebanggaan masyarakat Dayak dan Kalimantan Tengah. Sekaligus bukti bahwa produk
tradisional bisa bersaing secara nasional,” ujarnya.
Dengan
omzet mencapai Rp 19,2 juta per bulan, Maria kini mulai membuka peluang bagi
masyarakat sekitar untuk menjadi reseller dan ikut mengembangkan usaha. Ia
berharap langkah kecilnya bisa menginspirasi generasi muda Kalimantan Tengah
untuk bangkit melalui ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
RH
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















