- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Maria Wirausaha Muda Dayak Yang Lestarikan Budaya Lewat Inovasi Wadi Fermentasi

Keterangan Gambar : Keterangan Gambar : Foto maria
PALANGKA
RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dari
dapur sederhana di Kotawaringin Timur, Maria, perempuan muda berdarah Dayak,
kini dikenal luas sebagai pengusaha sukses pengolah wadi — makanan
fermentasi khas Kalimantan Tengah. Usaha yang dimulainya sejak 2019 itu kini
menghasilkan omzet hingga Rp 19,2 juta per bulan.
Wadi, yang
dulunya hanya dikenal di kalangan masyarakat pedalaman, kini menjadi produk
kuliner khas yang dikemas modern. Maria menuturkan, ia terinspirasi dari resep
neneknya, lalu berinovasi pada cita rasa dan cara penyajian agar sesuai selera
masa kini. “Saya ingin wadi bisa dinikmati siapa saja, tidak hanya
masyarakat Dayak,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Perempuan Dayak Asal Kalteng Sukses Kembangkan Bisnis Wadi, Raup Omzet Puluhan Juta Per Bulan0
- Anggota DPRD Katingan Hadiri Pembukaan Festival Budaya Penyang Hinje Simpei di Kasongan0
- Meriah, Festival Penyang Hinje Simpei Dibuka Bupati Saiful, DPRD Katingan Turut Hadir 0
- DPRD Katingan Tunjukkan Dukungan pada Pelestarian Budaya Lewat Festival Penyang Hinje Simpei0
- BPPRD Imbau Warga Segera Manfaatkan Program Penghapusan Denda PBB-P20
Produk wadi
buatan Maria kini dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Dua varian rasa —
original dan pedas — menjadi andalan yang digemari konsumen. Dengan tampilan
kemasan yang menarik, produknya mudah dijual di toko oleh-oleh maupun secara
daring
Bagi Maria,
keberhasilan usahanya bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bentuk pelestarian
warisan budaya. Ia menilai wadi merupakan simbol kearifan lokal Dayak
dalam mengolah dan mengawetkan makanan secara alami.
Kini,
dengan semangat pantang menyerah, Maria terus memperluas jaringan reseller dan
memberdayakan masyarakat sekitar. “Saya ingin membuktikan bahwa produk lokal
bisa mendunia, asalkan kita percaya diri dan mau berinovasi,” tutupnya penuh
optimisme.
RH
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















