- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Komisi III DPR RI Soroti Tragedi Barito Utara: Tewaskan 5 Orang

Keterangan Gambar : Wawancara Anggota Komisi III DPR RI, Rikwanto. (Foto:Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalteng Dorong Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Bersama Otoritas Jasa Keuangan0
- Misi Dagang Jatim–Kalteng Tembus Rp2,08 Triliun, Perkuat Rantai Pasok dan Investasi Antarwilayah0
- Wujudkan Barito Utara Sehat, Bupati H. Shalahuddin Canangkan Gerakan Indonesia ASRI0
- Kisah Inspiratif Maulidani Rahman: Anak Loper Koran yang Sukses Raih Gelar Magister0
- DPRD Kalteng Dukung Aspirasi Aliansi Driver, Kawal Tuntutan Infrastruktur Jalan Katingan Hulu0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Konflik agraria kembali memakan korban jiwa. Lima orang dari satu keluarga di Barito Utara tewas dibantai, memicu desakan kuat agar negara tidak lagi abai terhadap sengketa lahan yang berlarut.
Tragedi berdarah terjadi di kawasan hutan Kilometer 95, Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Minggu (19/4/2026). Lima orang dari satu keluarga ditemukan tewas dengan luka senjata tajam, sementara satu lainnya selamat.
Para korban masing-masing Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), seorang balita berusia 3 tahun, dan Ono (50). Mereka diduga menjadi korban pembunuhan brutal yang dipicu konflik kepemilikan lahan.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih, memastikan bahwa peristiwa ini berawal dari sengketa agraria yang tidak pernah menemukan titik penyelesaian. Klaim lahan antara korban dan pelaku memicu ketegangan yang akhirnya berujung maut.
Kasus ini langsung menyita perhatian Anggota Komisi III DPR RI, Rikwanto, menegaskan bahwa tragedi ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan cermin dari kegagalan penanganan konflik agraria.
“Ini bukan hanya soal hukum, tapi persoalan sosial yang kompleks. Harus ditangani serius dan melibatkan banyak pihak,” ujar Rikwanto usai kunjungan kerja di Polda Kalimantan Tengah, Jumat (24/4/2026) malam.
Ia mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak terjebak pada pendekatan sempit. Menurutnya, banyak konflik berdarah bermula dari persoalan laten seperti tumpang tindih lahan, ketidakjelasan status kawasan, hingga lemahnya mediasi.
Dalam rangkaian kunjungannya, Komisi III juga menyambangi Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan BNNP Kalimantan Tengah untuk mengevaluasi kinerja penegakan hukum sekaligus memetakan agenda prioritas 2026.
Rikwanto mengungkapkan, Kalimantan Tengah masih dihadapkan pada tiga persoalan besar: konflik agraria, tumpang tindih kawasan hutan, dan maraknya pertambangan ilegal. Ketiganya dinilai saling berkaitan dan berpotensi memicu konflik horizontal di masyarakat.
“Kalau tidak ditangani komprehensif, kasus seperti ini akan terus berulang,” tegasnya.
Tragedi di Barito Utara menjadi alarm keras. Ketika konflik lahan dibiarkan tanpa kepastian hukum dan solusi adil, yang dipertaruhkan bukan hanya tanah melainkan nyawa manusia.(Yz)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















