- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Pemprov Kalteng Gelar Rakor, Bahas Langkah Konkret Perkuat PAD dan Tangani Isu Strategis Daerah

Keterangan Gambar : Wagub H. Edy Pratowo sampaikan sambutan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah se-Kalteng dengan agenda besar memperkuat fiskal daerah dan menuntaskan isu-isu strategis seperti pengelolaan sampah, karhutla, hingga hutan adat. Acara ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (22/8/2025), dan dihadiri langsung oleh Gubernur H. Agustiar Sabran serta Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.
Baca Lainnya :
- Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi 0
- Banjir Bandang Hanyutkan 11 Rumah di Mandau Talawang, Warga Selamat Berkat Antisipasi Dini0
- DPD GMNI Kalteng Kritik Kehadiran Aparat Kepolisian sebagai Dosen Tamu di FISIP UPR0
- Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Se-Kalteng: Transformasi Posyandu Menuju Pusat Layanan Masyarak0
- Pemprov Kalteng Mantapkan Pendidikan dan Kesehatan Pelajar Lewat Program Strategis Nasional0
Wagub Edy Pratowo membuka Rakor dengan penekanan penting: seluruh pemerintah daerah di Kalteng perlu menyatukan langkah dan strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyampaikan bahwa di tengah efisiensi anggaran nasional, ketahanan fiskal daerah menjadi keharusan.
“Struktur anggaran 2025 sedang mengalami efisiensi. Kita dituntut untuk mandiri secara fiskal dengan mengoptimalkan sumber-sumber PAD. Potensi kita besar—dari pertambangan, perkebunan, kehutanan hingga pajak daerah—tapi realisasinya masih belum maksimal,” tegas Edy.
Menurutnya, Kalimantan Tengah saat ini menempati posisi ketiga sebagai provinsi penghasil sumber daya alam setelah Kaltim dan Kalsel. Namun ironisnya, penerimaan daerah masih sangat kecil jika dibandingkan dengan PNBP yang masuk ke pusat. Untuk itu, Pemprov berencana menggelar pertemuan dengan Presiden guna memperjuangkan keadilan fiskal bagi daerah penghasil.
Lebih jauh, Edy menyampaikan bahwa Gubernur telah merancang arah baru pembangunan daerah mulai 2026, dengan fokus utama pada penguatan PAD. Setiap kabupaten/kota direncanakan akan mendapat alokasi dana Rp100 hingga Rp150 miliar, serta bantuan desa hingga Rp500 juta.
“Kita ingin Kalimantan Tengah berdiri di atas kaki sendiri. Provinsi, kabupaten/kota, hingga desa harus sinergis. Tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada pusat,” ujarnya.
Plt. Sekda Provinsi Leonard S. Ampung juga memberikan pemaparan terkait kondisi fiskal nasional. Ia menyebut Rancangan APBN 2026 memperlihatkan kecenderungan sentralisasi fiskal yang semakin kuat. Dana transfer ke daerah justru menurun drastis, sementara belanja pusat meningkat.
“Ini mempersempit ruang fiskal daerah. Tapi solusi bukan menaikkan pajak secara agresif, karena itu justru kontraproduktif. Yang harus dilakukan adalah intensifikasi pajak dan retribusi, serta mengoptimalkan potensi yang belum tergarap,” jelas Leonard.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa lagi pasif. Pajak kendaraan bermotor, optimalisasi BUMD, hingga retribusi sektor jasa dan niaga harus menjadi perhatian serius.
Rakor ini diikuti oleh unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Kalteng, kepala OPD, serta para staf ahli gubernur. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi, dan menyiapkan langkah nyata menuju Kalimantan Tengah yang lebih mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.
RH
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















