- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Posisi Demokrat Menguat, Peluang Rebut Kursi Wali Kota Terbuka Lebar
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Junaidi, S.Ag., Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus alumni HMI dan caleg terpilih DPRD Kalteng yang berpotensi untuk maju menjadi Wali Kota Palangka Raya di pilkada serentak 27 November 2024 mendatang
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Beragam spekulasi mulai bermunculan, terutama terkait siapa yang akan dicalonkan menjadi Wali Kota Palangka Raya. Setelah sebelumnya duet antara Golkar dan Demokrat yang mencalonkan Fairid Naparin dan Hj. Umi Mastikah berhasil dilakukan. Kini publik menjadi semakin penasaran apakah koalisi ini akan tetap bertahan atau berpisah jalan.
Meskipun meraih perolehan kursi terbanyak pada pemilu kali ini, jika ditelisik lebih jauh, Golkar telah mengalami stagnasi. Bagaimana tidak, di 2019 Golkar mendapat 6 kursi, tak jauh berbeda dengan hasil yang didapat pada 14 Februari 2024 kemarin. Golkar hanya dapat mempertahankan 6 kursi miliknya, tanpa ada penambahan kursi di DPRD Kota Palangka Raya.
Baca Lainnya :
- Perkuat Silaturahmi, KKB Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama0
- H. Amanto Surya Langka Hadiri Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Saiyo Sakato Palangka Raya0
- Melihat Peluang Fairid Naparin Jadi Wali Kota Palangka Raya Untuk Periode Kedua0
- Adv Ajung TH L Suan Berharap Polemik Dugaan MalaPraktik Segera Diselesaikan0
- Plh. Pemkesra Harapkan Gugus Tugas Bisnis HAM Kalteng Dapat Kerjasama Dengan Pemerintah0
Berbeda hal dengan partnernya saat pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu, Demokrat tahun ini justru mendapat kenaikan kursi. Yang sebelumnya 3 kursi di 2019, kini menjadi 4 kursi di tahun 2024. Namun perolehan suara Demokrat sendiri hanya naik tipis, dari 13.081 ribu suara menjadi 15.940 ribu suara. Selisih cukup jauh dibanding Golkar yang mengalami kenaikan suara cukup besar, dari 20.197 ribu suara di 2019 menjadi 35.848 ribu suara di 2024.
Dilihat dari segi perolehan kursi di legislatif, posisi Demokrat memang semakin menguat dengan penambahan 1 kursi baru. Membuktikan jika partai besutan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berhasil melakukan pemetaan politik di Kota Cantik tersebut, walaupun dengan kenaikan suara yang tidak terlalu mencolok dibandingkan dengan Golkar.
Meskipun demikian, Partai Demokrat diketahui memiliki sejumlah nama yang dinilai berkompeten untuk maju ke gelanggang pilkada demi mengambil alih pucuk kekuasaan di pemerintahan. Berbekal pengalaman di tahun 2018 sebagai wakil, kini partai berlambang mercy ini ingin mencoba peruntungannya untuk menduduki kursi nomor satu, yaitu jabatan Wali Kota Palangka Raya.
Sebut saja misalnya Junaidi, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah. Namanya mulai sering muncul ke publik akhir-akhir ini. Dirinya dikatakan mengantongi rekomendasi dari partai untuk melangkah maju nantinya. Junaidi sendiri juga merupakan caleg dengan perolehan suara cukup besar, ia mendapatkan 11.183 suara dan meraih kursi keenam di DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk dapil 1 yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas.
Sebagaimana disampaikan oleh Edy Rustian, Ketua Bappilu Partai Demokrat Kalimantan Tengah. Menurutnya banyak aspirasi yang berkembang di masyarakat yang menginginkan Junaidi untuk maju. Namun pihaknya saat itu masih menunggu hasil pemilihan legislatif.
"Setelah kita lihat, memang signifikan suaranya di Kota Palangka Raya. Maka kami akan segera proses," tegas Edy pada Kamis, 7 Maret 2024.
Partai Demokrat hanya perlu tambahan 2 kursi sebagai syarat untuk menjadikan Junaidi sebagai Calon Wali Kota Palangka Raya. Peluang koalisi dengan berbagai partai pun dinilai cukup besar karena Demokrat tergolong partai yang terbuka selama ini. Perebutan rekomendasi partai lain pun sudah dimulai hingga batas akhir pendaftaran calon di 29 Agustus 2024 dan pertarungan sebenarnya di 27 November 2024.
Reporter: Aris Kurnia Hikmawan
Editor: Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















