- Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
- Wagun Edy Pratowo Hadiri Pisah Sambut Kakanwil Ditjenpas Kalteng
- Gubernur Agustiar Ungkap Rencana Penggabungan OPD
- Pemprov Kalteng Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat, Siapkan Daerah Menuju Swasti
- FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
TPHP Kalteng Lakukan Evaluasi Menyeluruh Proyek Cetak Sawah 2025, Fokus pada Percepatan dan Efektivi

Keterangan Gambar : Kadis TPHP Prov. Kalteng,Rendy Lesmana pimpin Rapat Monev Kinerja Cetak Sawah di Aula Dinas TPHP Prov. Kalteng
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan proyek konstruksi cetak sawah tahun anggaran 2025. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (8/7/2025) di Aula Dinas TPHP ini bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai dengan kontrak kerja serta mencapai target luasan yang telah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- DPRD Sambut Baik Edukasi Bahaya Narkoba dan Judi Online ke Peserta Didik0
- Legislator DPRD Kapuas H. Fahmi Apresiasi Kegiatan Panen Raya Padi di Bataguh 0
- DPRD Harapkan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran0
- Bupati Kapuas Bersama Gubernur Kalteng Panen Raya Padi di Kecamatan Bataguh0
- Ketua TP PKK Kapuas Hadiri HUT ke-45 Dekranas, Dorong Daya Saing Perajin Lokal0
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya penyedia jasa konstruksi, tim pengawas dari delapan perguruan tinggi negeri, tim teknis dari pusat dan daerah, serta perwakilan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Turut hadir sebagai narasumber, Sulistyorini selaku Pengendali Teknis dari Inspektur I Itjen Kementan. Sementara itu, Inspektur I Itjen Kementan, Andry Asmara, hadir secara virtual bersama Kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Dalam laporannya, Rendy menyampaikan bahwa capaian pelaksanaan proyek di lapangan masih relatif lambat. Salah satu faktor utama penghambat adalah keterbatasan alat berat yang dimiliki penyedia jasa, meskipun jumlah tersebut telah ditetapkan dalam kontrak kerja. Dari target keseluruhan 93.496 hektare, baru sekitar 67.149 hektare yang telah memasuki tahap kontrak kerja.
“Evaluasi kami lakukan secara bertahap melalui pembagian tiga desk, yaitu perusahaan prioritas, perusahaan dengan kontrak hampir berakhir, serta perusahaan yang masih memiliki waktu pelaksanaan cukup panjang,” ungkap Rendy.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara seluruh pihak, termasuk tim pengawas dari perguruan tinggi seperti Universitas Palangka Raya, IPB, ITS, UB, UNPAD, UNS, dan POLITALA. Peran aktif mereka sangat dibutuhkan untuk memastikan proyek cetak sawah benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Beberapa langkah tindak lanjut yang telah disepakati antara lain:
• Penyusunan ulang jadwal pelaksanaan kerja,
• Pemetaan lahan yang belum dikerjakan,
• Peningkatan koordinasi lintas sektor.
“Evaluasi akan dilakukan setiap bulan dan dilaporkan ke pemerintah daerah serta pusat. Harapannya, program ini mampu mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah,” tambah Rendy.
Dari sisi pengawasan pusat, Inspektur I Kementerian Pertanian, Andry Asmara, menegaskan bahwa pelaksanaan proyek harus menghasilkan lahan yang siap tanam, bukan hanya sebatas kegiatan land clearing atau leveling. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Penyedia jasa yang tidak memiliki alat berat atau tidak menunjukkan progres signifikan akan dikenakan sanksi, termasuk pemutusan kontrak. Proses verifikasi keberadaan alat berat sedang berjalan, dan perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban akan kami tindaklanjuti,” tegas Andry.
Turut hadir secara luring dalam rapat ini, Tim Teknis Cetak Sawah dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementan, tim pengawas dari berbagai perguruan tinggi, serta Kepala Bidang PSP Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Fahlita Robina, bersama tim teknis cetak sawah tingkat provinsi.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Seorang pria dilaporkan terjatuh dari bagian atas Menara Masjid Raya Darussalam, Kota Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) sore. Korban . . .
-
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Pemuda Dayak (Fordayak) melakukan aksi unjuk rasa dan penyegelan kantor PT Mandiri Tunas Finance . . .

















