- WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
- Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
- Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
- Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
- DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
- Ritual Adat Banama Hai dan Ngarunya Meriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220
- Gejolak Harga Pasar Mulai Tercium, Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman
- Pedagang dan Pelaku UMKM Mengeluh, Harga Plastik Naik Drastis dalam Beberapa Hari Terakhir
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Apel Perdana, Tekankan Disiplin dan Etika ASN
- Rakor Inflasi, Mendagri Ingatkan Ancaman Pangan dan Dampak Konflik Global
APBD 2026 Terancam Turun, DPRD Minta Pemprov Selektif Tentukan Program

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 membuat DPRD meminta pemerintah provinsi lebih berhati-hati dalam menentukan program pembangunan. DPRD menekankan pentingnya memperketat skala prioritas, terutama bila Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat belum juga disalurkan.
Baca Lainnya :
- Semarak HUT Barsel, 80 Ribu Paket Makanan Dibagikan Gratis0
- Semarak HUT Barsel, 80 Ribu Paket Makanan Dibagikan Gratis0
- Makan Gratis HUT Barsel Jadi Ajang Promosi UMKM Lokal0
- Festival Budaya dan Expo Barsel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal0
- Pemkab Barsel Apresiasi Kesuksesan Festival Dahani Dahanai0
Anggota DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menuturkan bahwa tidak semua program bisa dipenuhi sekaligus. Menurutnya, prioritas harus diberikan pada kebutuhan yang mendesak. “Infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan adalah hal yang harus diutamakan,” katanya, Selasa (23/9).
Freddy menyatakan DPRD mendukung penuh langkah Pemprov dalam menagih kekurangan setoran DBH ke pemerintah pusat. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga agar target APBD tetap terpenuhi dan pembangunan tidak tersendat.
Ia menilai, tahun pertama pemerintahan saat ini adalah periode krusial yang membutuhkan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran.
Karena itu, Pemprov Kalteng didorong untuk memaksimalkan potensi penerimaan DBH agar visi misi pembangunan daerah tetap dapat terlaksana.
“Pembangunan harus tetap berjalan meski APBD mengalami penurunan. Kita mendukung penuh Pemprov untuk mengejar kekurangan DBH dari pusat karena peluang itu memang ada,” ujar Freddy menegaskan.
AJ
Berita Utama
-
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara mulai menseriusi regulasi terkait penanganan limbah di wilayah setempat. . . .
-
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Tim Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Kapuas Barat, dengan dukungan Subdit III Jatanras Polda Kalteng dan Intelmob Polda . . .
-
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pembukaan Expo Kapuas 2026 di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, berlangsung meriah dan penuh antusias masyarakat, Senin . . .
-
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kebijakan Work From Home (WFH) mulai dijalankan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, di balik fleksibilitas . . .
-
WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menerapkan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kombinasi Work . . .

















