- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
BKPSDM Laporkan 1.400 Tenaga Honorer Akan Menyusul Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu

Keterangan Gambar : Foto : Foto Bersama
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kepala BKPSDM Barito Utara, Sri Hartati, dalam laporannya mengungkap fakta penting mengenai nasib tenaga honorer. Ia menyebutkan bahwa masih terdapat sekitar 1.400 tenaga honorer yang akan menyusul diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Barut Apresiasi Proses Seleksi PPPK yang Transparan dan Akuntabel0
- Bupati Pesan Agar PPPK Tumbuhkan Disiplin Tinggi dan Hindari Segala Bentuk Penyimpangan0
- Prioritas Pelayanan Dasar: 143 PPPK Terdiri dari Teknis, Guru, dan Kesehatan, Tenaga Nakes Paling Ba0
- Patuhi UU ASN: Bupati Shalahuddin Tegaskan Larangan Angkat Tenaga Honorer Baru Setelah Pelantikan PP0
- Ketua DPRD Barut Hadiri Pelantikan 143 PPPK, Tuntut Kinerja Profesional dan Berintegritas0
Pengangkatan 143 PPPK hari ini merupakan bagian dari upaya bertahap pemerintah pusat dan daerah untuk menyelesaikan masalah status tenaga honorer. Program PPPK paruh waktu ini menjadi solusi transisi menuju penghapusan total status honorer.
Ketua DPRD Barito Utara menyatakan bahwa DPRD akan terus mengawal kebijakan ini dan memastikan hak-hak tenaga honorer yang tersisa dapat terakomodir sesuai regulasi yang berlaku. Sinergi anggaran diperlukan untuk mendukung program PPPK paruh waktu ini.
Diharapkan, proses pengangkatan ini dapat memberikan kejelasan status dan kesejahteraan bagi ribuan pegawai yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkab Barito Utara.
RI
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .

















