- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Bupati Wiyatno Paparkan Strategi Transmigrasi Lokal dan Tantangan Infrastruktur Kapuas di CNBC Indon

Keterangan Gambar : Foto CNBC Indonesia
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, S.P tampil sebagai narasumber dalam program dialog eksklusif CNBC Indonesia TV yang disiarkan secara nasional melalui platform Zoom pada Kamis malam (12/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan strategi pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal, tantangan infrastruktur, dan upaya inovatif Pemkab Kapuas melalui program transmigrasi lokal.
Baca Lainnya :
- Siswi SMPN 2 Selat Boyong Juara 1 Sains Olimpiade JSO Tingkat Provinsi Kalteng0
- Pemkab Kapuas Terima Hasil Pemeriksaan LKPD 2024, Raih Opini WTP dari BPK0
- Bupati Kapuas Serahkan Hewan Kurban untuk Masjid Al Mila di Desa Pulau Telo Baru0
- Berlangsung Meriah, Wiyatno dan Dodo Lepas Peserta Pawai Takbir Iduladha 1446 H0
- Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, Pemkab Kapuas Gelar Aksi Bersihkan Sampah plastik0
Salah satu isu utama yang disoroti Bupati Wiyatno adalah program transmigrasi lokal sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat yang terdampak banjir tahunan. Ia menjelaskan bahwa Pemkab Kapuas tengah mengusulkan relokasi bagi ribuan warga dari wilayah rawan banjir ke kawasan yang lebih aman dan produktif.
“Selama ini kami menjalin komunikasi aktif dengan Kementerian Transmigrasi dan Kepala Staf Kepresidenan. Kabupaten Kapuas memiliki sejarah transmigrasi dari luar pulau, dan kini kami mengajukan transmigrasi lokal bagi masyarakat yang setiap tahun terdampak banjir,” jelas Wiyatno.
Menurut data Pemkab, terdapat sekitar 12.000 jiwa di enam kecamatan — Timpah, Kapuas Tengah, Pasak Talawang, Kapuas Hulu, Mandau Talawang, dan Sungai Hanyu — yang terdampak banjir secara rutin. Transmigrasi lokal dinilai lebih efektif dibandingkan bantuan insidental saat terjadi bencana.
“Kami ingin relokasi ini disertai pembinaan seperti bantuan jatah hidup, pelatihan budidaya, sarana pertanian, dan pengembangan usaha produktif. Wilayah relokasi punya tanah yang subur dan potensial untuk jadi sentra pertanian dan perikanan,” tambahnya.
Ia menegaskan, program ini bukan hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga merupakan bentuk transformasi kebijakan pembangunan yang berpihak pada potensi lokal dan ketahanan lingkungan. “Kami memberdayakan masyarakat lokal, bukan mendatangkan warga dari luar. Tapi tentu ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kami butuh dukungan dari Gubernur dan pemerintah pusat,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, Bupati juga menyinggung potensi pertanian di wilayah pasang surut Kapuas yang selama ini menjadi lumbung padi Kalimantan Tengah. Ia menyebutkan bahwa wilayah tersebut memiliki prospek besar untuk pengembangan kelapa sawit dan hortikultura.
“Kapuas sangat potensial dalam produksi padi, perkebunan sawit, dan hortikultura. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan pembinaan dan pendampingan agar masyarakat bisa mengembangkan tanaman konsumsi yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Namun demikian, Bupati tak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi, khususnya keterbatasan infrastruktur. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki jaringan jalan sepanjang 2.451 kilometer, namun sebagian besar masih berupa jalan tanah yang sulit dilalui.
“Keterbatasan anggaran daerah menyulitkan kami dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Padahal jalan ini menjadi nadi distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan intervensi dan dukungan dari pusat,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati Wiyatno dalam dialog nasional ini menjadi gambaran komitmen Pemkab Kapuas dalam membangun daerah secara berkelanjutan, inklusif, dan berbasis solusi lokal.
Heryadi
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















