- Kasus TBC Belum Terkendali, Dinkes Kalteng Gelar Kompetensi Nakes
- Tindak Lanjut Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kalteng Koordinasi Intensif dengan Pangdam dan Kapolda
- Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
- WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
- Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
- Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
- Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
- DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
- Ritual Adat Banama Hai dan Ngarunya Meriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220
- Gejolak Harga Pasar Mulai Tercium, Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman
DPRD Barut Gunakan Hasil MTQH Sebagai Bahan Evaluasi Kebijakan Keagamaan Daerah

Keterangan Gambar : Keterangan Gambar: Foto Bersama
MUARA TEWEH, INFO PUBLIK – Bagi DPRD Barito Utara, hasil kompetisi di MTQH Tingkat Provinsi Kalteng akan dijadikan tolok ukur utama untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan keagamaan daerah. Keberhasilan atau kegagalan Barut akan dianalisis secara mendalam.
Baca Lainnya :
- Kehadiran DPRD Barut di MTQH Pertegas Komitmen Kerukunan Umat Se-Kalteng0
- DPRD Barut Siap Evaluasi Penggunaan Anggaran LPTQ Pasca-MTQH0
- Legislatif Barito Utara Tegaskan Dukungan Berkelanjutan bagi Pembinaan LPTQ0
- MTQH Dijadikan Forum Komunikasi Pembangunan Spiritual0
- Wakil Ketua DPRD Barut Pimpin Delegasi di Malam Ramah Tamah MTQH Se-Kalteng0
H. Parmana Setiawan menekankan bahwa capaian prestasi kafilah Barito Utara harus diukur secara objektif. Hasil ini akan menjadi bahan masukan berharga bagi legislatif untuk menentukan arah dan prioritas kebijakan pembangunan spiritual selanjutnya.
Beliau berharap agar LPTQ Barito Utara dapat menyajikan data dan analisis yang komprehensif terkait proses pembinaan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Analisis ini akan memandu perbaikan program.
Anggota DPRD yang hadir juga sepakat bahwa legislatif perlu memastikan setiap program pembinaan keagamaan yang didukung APBD harus terukur hasilnya. Kebijakan harus berdasarkan data dan evaluasi yang valid.
Oleh karena itu, DPRD Barito Utara menjadikan MTQH sebagai instrumen evaluasi penting untuk memastikan kualitas hidup spiritual masyarakat terus meningkat melalui kebijakan yang tepat sasaran.
RI
Berita Utama
-
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana merekrut sekitar 17 hingga 25 mahasiswa untuk menjadi staf khusus (stafsus) gubernur. . . .
-
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
DPRD Barut Dorong Raperda Pengelolaan Persampahan, Hj. Netty : Sampah Berat Jadi Atensi Khusus
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara mulai menseriusi regulasi terkait penanganan limbah di wilayah setempat. . . .
-
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
Tim Resmob Polres Kapuas Amankan Terduga Pencuri HP Milik PNS di Kapuas Barat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Tim Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Kapuas Barat, dengan dukungan Subdit III Jatanras Polda Kalteng dan Intelmob Polda . . .
-
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pembukaan Expo Kapuas 2026 di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, berlangsung meriah dan penuh antusias masyarakat, Senin . . .
-
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kebijakan Work From Home (WFH) mulai dijalankan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, di balik fleksibilitas . . .

















