- Gubernur Kalteng Panggil PLN, Pemadaman Bergilir Ditarget Berakhir 5 Agustus
- GM PLN Kalselteng: Kompensasi Pemadaman Mengacu Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025
- 600 PAKET SEMBAKO BERKAH DWP SETDA KALTENG SANTUNI PEGAWAI DAN PANTI ASUHAN
- DPRD Minta Dinas Terkait Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda
- Propam Polres Kapuas dan Kanit Provos Polsek Jajaran Jalani Tes Urine, Seluruh Personel Negatif Nark
- Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Warga Selat Utara Diajak Aktif Cegah Pere
- SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Sinergi Lewat News Room Jaga Desa
- Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Kalteng, Advokat Minta Pemerintah Segera Tentukan Solusi Konkre
- Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
- DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan

Keterangan Gambar : Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara ketika melihat keadaan jalan, foto by : 1tulah.com Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten. Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik. “Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian. Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan. Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati. Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut. “Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman. Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif. Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. “Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat. RT
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tangani Genangan di Jalan Benangin0
- HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE0
- Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin0
- Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa0
- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten.
Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik.
“Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian.
Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan.
Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati.
Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut.
“Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman.
Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif.
Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat.
RT
Berita Utama
-
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Selasa (28/7/2026). Aksi . . .
-
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM– PLN Unit Barito Utara menyerahkan surat pernyataan kepada perwakilan masyarakat, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Dayak, dan tokoh . . .
-
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aksi demonstrasi jilid II yang digelar Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Rabu . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) Kalimantan Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Unit Pelaksana . . .
-
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama . . .

















