- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Liga Sentra, Ruang Tumbuh Mimpi Pesepak Bola Muda

Keterangan Gambar : Ramah Tamah Pembubaran Panitia Liga Sentra Indonesia Kalimantan Tengah Tahun 2026. (Foto: Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Pasca Harga BBM Naik, Warga Kalteng Keluhkan Biaya Hidup yang Kian Mencekik0
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah0
- Dorong Sanitasi Berkelanjutan, PPSP 2026 Resmi Kick-Off0
- Sinergi Kalteng–Tanah Bumbu, Perizinan Tambang Rakyat Didorong Lebih Cepat dan Tepat Sasaran0
- Kelalaian Tambang Ilegal Tewaskan Satu Pekerja, Keluarga Lapor ke Polda Kalteng0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Tawa dan keakraban terasa hangat dalam ramah tamah pembubaran panitia Liga Sentra Indonesia 2026 yang digelar di Restoran Kampung Lauk, Senin (20/4/2026). Di balik suasana santai itu, tersimpan harapan besar untuk masa depan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah.
Liga Sentra Indonesia 2026 telah sukses digelar. Bagi panitia dan para pembina, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengejar mimpi mereka di dunia sepak bola.
Ketua Panitia, Denny Yaeviren Tanggara, menyampaikan bahwa Liga Sentra hadir dengan semangat yang sama seperti program pembinaan yang diusung PSSI yakni membentuk generasi pesepak bola sejak usia dini.
“Yang kami kejar bukan hanya juara, tapi bagaimana anak-anak ini punya pengalaman bertanding, punya jam terbang, dan tumbuh rasa percaya diri mereka,” ujarnya.
Di lapangan, anak-anak usia 10 hingga 15 tahun itu tak hanya berkompetisi. Mereka belajar tentang kerja sama, sportivitas, dan bagaimana bangkit setelah kalah. Dari pertandingan ke pertandingan, kemampuan mereka pun perlahan terasah.
“Ketika mereka naik ke jenjang berikutnya, mereka sudah punya bekal. Itu yang paling penting,” tambah Denny.
Lebih dari itu, Liga Sentra juga menjadi tempat berkumpulnya berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB). Di sana, para pelatih dan pembina saling berbagi cerita, pengalaman, bahkan belajar satu sama lain demi meningkatkan kualitas pembinaan.
Panitia pun berharap, ke depan seluruh SSB dapat memiliki standar yang semakin merata, sehingga anak-anak dari daerah pun mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional.
Meski digagas secara mandiri, panitia berharap kehadiran Liga Sentra bisa mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah. Dukungan dalam bentuk fasilitas, pembiayaan, hingga kemudahan akses lapangan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan ini.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ini tentang masa depan anak-anak kita, jadi butuh kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Ke depan, Liga Sentra direncanakan akan terus digelar setiap tahun. Bahkan, pada 2026 ini, jumlah kategori usia bertambah menjadi lima, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15—menunjukkan tingginya antusiasme peserta, termasuk dari luar Palangka Raya.
Sekretaris Event menilai peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap pembinaan sepak bola usia dini semakin besar.
Harapannya sederhana, namun penuh makna: para juara dari tingkat regional nantinya bisa melangkah lebih jauh, membawa nama Kalimantan Tengah ke level nasional.
Di balik semua itu, Liga Sentra bukan hanya tentang siapa yang menang di akhir laga. Lebih dari itu, ini adalah tentang perjalanan tentang anak-anak yang berani bermimpi, berlatih, dan tumbuh bersama dalam semangat sepak bola.
Karena dari lapangan sederhana hari ini, bisa saja lahir pemain-pemain hebat masa depan. (Yz)
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















