Mediasi Sengketa Jalan Hauling Raren Batuah, Pemkab dan Pihak Terkait Sepakati cek Lapangan

Potret kalteng 17 Apr 2026, 20:38:45 WIB Barito Timur
Mediasi Sengketa Jalan Hauling Raren Batuah, Pemkab dan Pihak Terkait Sepakati cek Lapangan

Keterangan Gambar : ket foto : Mediasi sengketa antara Bapak Yupelis dan keluarga dengan PT Bartim Coalindo dan PT Mutu difasilitasi Pemkab Barito Timur melalui Kesbangpol, Kamis (16/4/2026) di Ruang Rapat Wakil Bupati Bartim.





Baca Lainnya :

TAMIANG LAYANG, POTRETKALTENG.COM – Perselisihan terkait pemortalan jalan hauling di wilayah Kecamatan Raren Batuah mulai menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Dalam mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Kesbangpol pada Kamis (16/4/2026), pihak keluarga Bapak Yupelis selaku pemortal dan perwakilan manajemen PT Bartim Coalindo serta PT Mutu akhirnya mencapai kesepakatan awal. Kedua belah pihak setuju untuk melakukan peninjauan lokasi bersama guna memverifikasi fakta di lapangan secara objektif.


Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur ini berjalan kondusif dengan pengawalan ketat dari jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta anggota DPRD setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mediasi ini menjadi ruang dialog terbuka agar tuntutan warga dan kepentingan operasional perusahaan dapat dicarikan titik temunya tanpa melalui jalur konflik yang berkepanjangan.


Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa langkah turun ke lapangan merupakan solusi paling rasional untuk memecah kebuntuan data yang selama ini terjadi. Pemerintah daerah memposisikan diri sebagai fasilitator yang netral agar keputusan akhir tidak diambil hanya berdasarkan laporan sepihak. "Peninjauan ini diperlukan agar kita mendapatkan gambaran yang jelas, sehingga keputusan yang diambil nantinya dapat adil dan tidak merugikan pihak manapun," ujar Ari Panan P. Lelu di hadapan para peserta mediasi.


Langkah pengecekan lapangan ini dijadwalkan akan dilakukan segera dengan melibatkan instansi teknis terkait agar batasan dan status lahan yang disengketakan menjadi terang benderang. Melalui hasil tinjauan tersebut, diharapkan muncul kesepakatan tertulis yang dapat mengakhiri aksi pemortalan jalan. Pemerintah berharap pihak perusahaan tetap menunjukkan iktikad baik dalam merespons keluhan warga, sementara warga diminta tetap menjaga suasana kondusif selama proses penyelesaian berlangsung.


Melalui semangat musyawarah mufakat, polemik ini diharapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan demi menjaga iklim investasi dan hubungan sosial di Barito Timur. Dengan berakhirnya aksi pemortalan nantinya, mobilitas ekonomi daerah diharapkan kembali normal dan hubungan antara masyarakat sekitar dengan investor kembali harmonis. Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen untuk terus mengawal sengketa ini hingga benar-benar tuntas dan menghasilkan keadilan industrial bagi semua pihak.


AF







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment