- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Pemungutan Suara ulang di Barito Utara, Pernyataan H Nadalsyah Di pertanyakan

Keterangan Gambar : Tokoh Masyarakat Barito Utara, H. A. Syarpani
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Mantan Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah (Pak Koyem), dalam kampanye Pilgub baru-baru ini, menyulut berbagai reaksi tajam dari kalangan masyarakat Barito Utara.
Dalam pidatonya, Pak Nadalsyah menyebutkan, “Kalau sudah kalah ya kalah, kasihan orang menang disuruh kalah.” Pernyataan ini langsung menuai kritik keras, terutama dari pengamat politik dan tokoh masyarakat setempat, Haji Achmad Syarpani.
Baca Lainnya :
- Legislator Seruyan Desak Perbaikan Jalan Sandul - Derawa Menjelang Mudik Lebaran0
- DPRD Seruyan Tekankan Perusahaan Utamakan Tenaga Kerja Lokal0
- Polres Kapuas Kembali Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu, Seorang Pria Diamankan0
- Polres Kapuas Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu, Satu Tersangka Diamankan0
- Pemprov Kalteng Gelar Rapat Strategis Pertumbuhan Ekonomi 2025, Bahas Fokus 100 Hari Kerja Gubernur0
Haji Achmad Syarpani, yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, mengecam keras pernyataan tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan semangat Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang sedang berlangsung.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki integritas dan konsistensi dalam setiap langkahnya, apalagi dalam situasi politik yang dinamis seperti saat ini.
“Pernyataan Pak Nadalsyah ini mencerminkan ketidaksesuaian dengan pidato-pidato yang disampaikannya sebelumnya. Seorang pemimpin seharusnya bisa menjaga ucapan dan tindakan agar sesuai,” ujar Haji Achmad Syarpani, yang juga dikenal sebagai tokoh yang vokal dalam memperjuangkan keadilan di Barito Utara saat diwawancara via WA, Minggu (16/03/25).
Haji Achmad Syarpani menegaskan, dalam dunia politik, kemampuan untuk menerima kekalahan adalah hal yang krusial untuk menciptakan sistem demokrasi yang sehat.
“Pernyataan ini justru menunjukkan mentalitas yang rapuh. Dalam politik, kita harus siap menerima kenyataan dan berusaha memperbaiki keadaan, bukan menutup mata terhadap realita,” tambahnya.
Sementara itu, PSU di Barito Utara tengah menjadi sorotan tajam setelah munculnya dugaan praktik politik uang yang melibatkan dua TPS dalam proses pemungutan suara ulang. Isu ini semakin memanas seiring dengan dilakukannya operasi tangkap tangan terhadap sejumlah anggota tim pemenangan pasangan calon nomor urut 02, AGI-SAJA, yang diduga terlibat dalam praktik politik uang. Kasus ini kini sedang ditangani oleh pihak berwenang.
Ketegangan politik semakin meningkat setelah tim kampanye pasangan calon 01, Gogo-Helo, menggelar aksi damai di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Barito Utara. Mereka menuntut agar Bawaslu bertindak adil dan tegas dalam menanggapi kasus dugaan politik uang ini, tanpa adanya diskriminasi atau perlakuan pilih kasih.
“Kami meminta agar Bawaslu menegakkan hukum secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami tidak ingin ada pihak yang terlindungi atau kebijakan yang berpihak hanya karena alasan tertentu,” tegas Hasrat, Ketua Tim Kampanye Gogo-Helo, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Barito Utara.
Aksi damai yang digelar di depan kantor Bawaslu berlangsung dengan damai dan dihadiri oleh ratusan warga serta pendukung pasangan Gogo-Helo. Mereka berharap agar Bawaslu segera memberikan klarifikasi mengenai proses penanganan kasus politik uang dan memastikan tidak ada campur tangan dari pihak manapun yang bisa mempengaruhi jalannya penyelidikan.
Hingga saat ini, masyarakat Barito Utara menunggu dengan cemas perkembangan selanjutnya terkait kasus ini. Mereka berharap agar proses hukum dijalankan secara profesional dan tidak hanya berhenti pada seremonial.
Transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum sangat diharapkan agar kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, semua pihak berharap agar demokrasi di Kalimantan Tengah bisa terus berkembang dengan prinsip-prinsip yang bersih, adil, dan transparan, serta bebas dari praktik politik uang yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.
HT
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















