- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah
- Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
- Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \'Tumbang Anoi\' Lolos Pendanaan PKM Nasional 2025

Keterangan Gambar : Foto tim
Baca Lainnya :
- RSUD Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik Evaluasi Standar Pelayanan0
- Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pemuda Timpah Alami Luka Tusuk di Tiga Bagian Tubuh0
- Sukses Gelar Lomba Jurnalistik Pelajar 2025, Bupati Wiyatno Apresiasi PWI Kapuas 0
- Penipuan Bermodus Pegawai Kecamatan, Korban Kehilangan HP dan KTP0
- Breaking News ! Kejari Buntok Tahan 3 Pengurus Dalam Dugaan Korupsi di KONI Barito Selatan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menorehkan sejarah baru yang membanggakan dalam kancah akademik nasional. Hal ini dicapai melalui Tim Kalawit, tim pionir dari FH UPR yang sukses menembus seleksi nasional Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) skema pendanaan tahun 2025. Keberhasilan monumental ini menjadi bukti nyata kapasitas riset mahasiswa hukum UPR dan membuka babak baru prestasi fakultas di tingkat nasional, sebuah capaian yang layak diapresiasi oleh seluruh civitas akademika.
Dipimpin oleh Alpi Emkananta Tarigan, Tim Kalawit beranggotakan empat mahasiswa berprestasi lainnya: Fuji Syifa Safari, Vindira Edka Juniar, Naomi Artika Simamora, dan Tio Evangelish Manullang. Mereka mengajukan proposal penelitian berjudul “Tumbang Anoi: Manifestasi Teori Living Law Eugen Ehrlich dalam Preferensi Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak di Kalimantan Tengah.” Riset ini secara khusus berfokus pada upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal berbasis hukum adat Suku Dayak, menjadikannya relevan dan kontributif terhadap pelestarian identitas budaya di Kalimantan Tengah.
Saat ini, Tim Kalawit sedang fokus pada penyelesaian luaran penelitian yang ambisius. Mereka berencana menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan serta menyusun naskah buku sebagai dokumentasi akademik yang komprehensif. Kedua luaran ini diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban PKM, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam memperkaya literatur hukum adat di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem hukum dan budaya masyarakat Dayak.
Bapak Tahasak Sahai, S.H., M.H., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UPR, menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi ini. Beliau menekankan bahwa capaian Tim Kalawit adalah indikasi kuat bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UPR memiliki potensi akademik dan semangat penelitian yang luar biasa, berakar pada nilai-nilai lokal namun tetap terintegrasi dengan keilmuan hukum modern. Beliau berharap tim ini dapat terus berproses dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum lainnya untuk berani berinovasi dan berkarya di bidang riset, menunjukkan bahwa riset akademik berbasis hukum lokal memiliki potensi besar.
Pencapaian bersejarah ini menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki peran signifikan dalam riset akademik dan pelestarian budaya lokal. Tim Kalawit telah menempatkan diri sebagai pionir yang diharapkan dapat membuka jalan dan menumbuhkan budaya riset di kalangan mahasiswa FH UPR. Melalui penelitian hukum adat, mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas di kancah nasional tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjaga identitas dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah di tengah tantangan globalisasi.
AJ
Berita Utama
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .
-
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah . . .
-
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM . . .
-
Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Pemantapan Kesiapan untuk memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 serta Hari Jadi . . .
-
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mencetak SDM aparatur yang unggul ditunjukkan langsung oleh Bupati M. Yamin. Di . . .

















