- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \'Tumbang Anoi\' Lolos Pendanaan PKM Nasional 2025

Keterangan Gambar : Foto tim
Baca Lainnya :
- RSUD Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik Evaluasi Standar Pelayanan0
- Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pemuda Timpah Alami Luka Tusuk di Tiga Bagian Tubuh0
- Sukses Gelar Lomba Jurnalistik Pelajar 2025, Bupati Wiyatno Apresiasi PWI Kapuas 0
- Penipuan Bermodus Pegawai Kecamatan, Korban Kehilangan HP dan KTP0
- Breaking News ! Kejari Buntok Tahan 3 Pengurus Dalam Dugaan Korupsi di KONI Barito Selatan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menorehkan sejarah baru yang membanggakan dalam kancah akademik nasional. Hal ini dicapai melalui Tim Kalawit, tim pionir dari FH UPR yang sukses menembus seleksi nasional Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) skema pendanaan tahun 2025. Keberhasilan monumental ini menjadi bukti nyata kapasitas riset mahasiswa hukum UPR dan membuka babak baru prestasi fakultas di tingkat nasional, sebuah capaian yang layak diapresiasi oleh seluruh civitas akademika.
Dipimpin oleh Alpi Emkananta Tarigan, Tim Kalawit beranggotakan empat mahasiswa berprestasi lainnya: Fuji Syifa Safari, Vindira Edka Juniar, Naomi Artika Simamora, dan Tio Evangelish Manullang. Mereka mengajukan proposal penelitian berjudul “Tumbang Anoi: Manifestasi Teori Living Law Eugen Ehrlich dalam Preferensi Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak di Kalimantan Tengah.” Riset ini secara khusus berfokus pada upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal berbasis hukum adat Suku Dayak, menjadikannya relevan dan kontributif terhadap pelestarian identitas budaya di Kalimantan Tengah.
Saat ini, Tim Kalawit sedang fokus pada penyelesaian luaran penelitian yang ambisius. Mereka berencana menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan serta menyusun naskah buku sebagai dokumentasi akademik yang komprehensif. Kedua luaran ini diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban PKM, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam memperkaya literatur hukum adat di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem hukum dan budaya masyarakat Dayak.
Bapak Tahasak Sahai, S.H., M.H., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UPR, menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi ini. Beliau menekankan bahwa capaian Tim Kalawit adalah indikasi kuat bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UPR memiliki potensi akademik dan semangat penelitian yang luar biasa, berakar pada nilai-nilai lokal namun tetap terintegrasi dengan keilmuan hukum modern. Beliau berharap tim ini dapat terus berproses dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum lainnya untuk berani berinovasi dan berkarya di bidang riset, menunjukkan bahwa riset akademik berbasis hukum lokal memiliki potensi besar.
Pencapaian bersejarah ini menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki peran signifikan dalam riset akademik dan pelestarian budaya lokal. Tim Kalawit telah menempatkan diri sebagai pionir yang diharapkan dapat membuka jalan dan menumbuhkan budaya riset di kalangan mahasiswa FH UPR. Melalui penelitian hukum adat, mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas di kancah nasional tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjaga identitas dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah di tengah tantangan globalisasi.
AJ
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















