- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Gereja Ramah Anak, Kemenag Kalteng Dorong Rumah Ibadah Jadi Ruang Ama

Keterangan Gambar : Linae saat memberikan paparan
PALANGKARAYA,
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Kalteng Tingkatkan Kompetensi Aparatur Lewat Capacity Building Promotion Investasi0
- Bupati Gunung Mas Luncurkan Program Prioritas Tambun Bungai0
- Bupati Lamandau Terima Audiensi Bersama PWI dan SMSI: Bangun Sinergi untuk Kemajuan Daerah0
- Masyarakat Diminta Perhatikan Tradisi Budaya Kearifan Lokal saat Bakar Lahan0
- Dinas PMD Kalteng Gelar Bimtek SIAPDes 2025, Perkuat Tata Kelola Digital Pemerintahan Desa0
POTRETKALTENG.COM— Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Gereja Ramah Anak (GRA) pada Jumat, 18 Juli 2025, bertempat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan anak melalui pemanfaatan rumah ibadah sebagai ruang aman, inklusif, dan mendidik.
Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Pdt. Mimi, selaku Kepala Bidang Bimas Kristen menyampaikan bahwa Gereja Ramah Anak merupakan bagian dari upaya implementasi nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan dalam kehidupan beragama. Ia menekankan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pengasuhan karakter anak secara menyeluruh.
“Anak-anak adalah subjek yang memiliki hak untuk didengar, dihargai, dan dilibatkan. Gereja harus hadir sebagai ruang yang mendukung tumbuh kembang mereka secara holistik,” ujar Pdt. Mimi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, yang dalam paparannya menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan mandat konstitusional dan bagian dari komitmen negara, sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 serta Konvensi Hak Anak.
Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan rumah ibadah untuk membina anak-anak melalui kegiatan positif, edukatif, dan rekreatif.
“Yang dibutuhkan bukan rumah ibadah baru, melainkan pemanfaatan optimal rumah ibadah yang ada sebagai ruang aman bagi anak untuk berkegiatan, berkreasi, dan memperkuat nilai-nilai keimanan,” tegas Linae.
Dalam kesempatan tersebut, Linae juga memaparkan data kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kalimantan Tengah, serta penurunan angka perkawinan usia anak yang mencapai 9,89% pada 2024—turun 1,05% dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini disebut sebagai hasil dari berbagai intervensi kebijakan dan kerja kolaboratif antar pihak.
Sosialisasi juga menekankan pentingnya pengelolaan waktu luang anak agar lebih sehat dan produktif melalui aktivitas seni, budaya, dan keagamaan yang digelar di rumah ibadah. DP3APPKB mendorong gereja menjadi pusat kegiatan anak untuk menangkal berbagai tantangan modern seperti perundungan, kekerasan, dan dampak negatif teknologi.
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan gereja dari berbagai aras di Kalimantan Tengah, baik secara langsung maupun daring, serta menghadirkan narasumber dari Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, seperti Levina P. Nahumury (Kasubdit PUPB) dan Tim Gereja Ramah Anak. Para peserta menyambut antusias inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Gereja Ramah Anak di lingkungan masing-masing.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















