- Gubernur Kalteng Panggil PLN, Pemadaman Bergilir Ditarget Berakhir 5 Agustus
- GM PLN Kalselteng: Kompensasi Pemadaman Mengacu Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025
- 600 PAKET SEMBAKO BERKAH DWP SETDA KALTENG SANTUNI PEGAWAI DAN PANTI ASUHAN
- DPRD Minta Dinas Terkait Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda
- Propam Polres Kapuas dan Kanit Provos Polsek Jajaran Jalani Tes Urine, Seluruh Personel Negatif Nark
- Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba, Warga Selat Utara Diajak Aktif Cegah Pere
- SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Sinergi Lewat News Room Jaga Desa
- Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Kalteng, Advokat Minta Pemerintah Segera Tentukan Solusi Konkre
- Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
- DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas
Untung

Keterangan Gambar : Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan gerakan tanam di Desa Bentuk Jaya Blok A5, Dadahup, Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (26/11/2022) sebagai salah satu langka pemanfaatan lahan rawa untuk pengembangan sektor pertanian guna mencukupi ketersediaan pangan.
Potretkalteng.com - Kapuas – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan pengawalan gerakan tanam padi di kawasan Food Estate guna memperkuat atau meningkatkan produksi beras nasional dalam menghadapi tantangan krisis global.
Hal tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam pemanfaatan lahan rawa untuk pengembangan sektor pertanian guna mencukupi ketersediaan pangan.
“Saat ini, kami bersama pemerintah daerah (pemda) dan Komandan Resor Militer (Danrem) mengerjakan kawasan luas ini. Akan tetapi, nanti rakyat yang akan kelola ini dengan kelembagaan yang ada dan berproses sesuai ekosistem pertanian dan pangan. Untuk ke depannya, orang Kalimantan harus katakan dari Kalimantanlah Indonesia Kokok Pangannya dan itu yang akan kami capai di Kalimantan,” ujar Mentan SYL dalam keterangan pers, Sabtu (26/11/2022).
Hal itu disampaikan Mentan SYL usai melakukan gerakan tanam di Desa Bentuk Jaya Blok A5, Dadahup, Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu.
Mentan SYL menambahkan, pengembangan lahan rawa sebagai lahan pangan masa kini dan masa depan dinilai sangat strategis dan prospektif dalam mendukung ketahanan pangan.
Hal ini mengingat pertambahan jumlah penduduk yang sangat cepat di satu sisi lahan pertanian banyak yang beralih fungsi.
“Ini kami baru belajar satu hingga dua tahun dan hasilnya cukup bagus. Oleh karena itu, Food Estate ini kita tidak hanya andalkan dari padi saja, tetapi ada jagung, kelapa, dan kita berharap kelapa, buah-buahan, serta mangga,” ujar Mentan SYL.
Saat ini, lanjut Mentan SYL, kontribusi produksi pertanian lahan rawan pada pangsa produksi pangan nasional masih rendah karena terkendala oleh kondisi lahan yang masih marjinal.
Selain itu, tata kelola air yang perlu diperbaiki dan budaya lokal serta keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelola lahan pertanian juga masih menjadi tantangan.
“Minimal, nanti akan ada sekian ratus hingga jutaan pohon kelapa yang bisa dikembangkan secara bertahap dan nanti bisa didirikan pabrik kelapa baru milik rakyat, bukan pengusaha,” ucap Mentan SYL.
Pengembangan kawasan tanaman pangan Food Estate pada lahan rawa di Kalteng merupakan upaya terobosan peningkatan produksi pangan dan stok cadangan pangan nasional, khususnya beras dalam mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 dan krisis pangan dunia.
“Penguatan produksi pangan ke depan harus terjamin. Dengan begitu, Indonesia mampu penuhi (kebutuhannya) sendiri dan bahkan ekspor ke negara-negara lainnya. Hal ini sedang kami benahi dan harus terus berlanjut. Dengan begitu, sekitar satu atau dua tahun sudah bisa dilihat hasilnya," ujarnya.
Ia juga mengimbau, hasil yang dimiliki sekarang harus diligat sebagai upaya menghadirkan ketahanan pangan Indonesia yang lebih kuat.
Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, sejak pertengahan 2020 sampai dengan saat ini, pihaknya sudah mengalokasikan program Food Estate di Provinsi Kalteng pada lahan seluas 62.455 hektare (ha).
Adapun program tersebut dihadirkan untuk pengembangan komoditas utama, seperti padi melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan serta pengembangan komoditas pendukung, seperti hortikultura, peternakan, dan perkebunan.
“Kami berharap, program Food Estate dapat berkontribusi pada tambahan stok pangan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Kecamatan Dadahup merupakan salah satu lokasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi peningkatan produksi pertanian, khususnya padi,” jelasnya.
Pengembangan lahan Food Estate, lanjut Ali merupakan upaya lintas kementerian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan pemda. Pelibatan TNI sangatlah diperlukan dan didasarkan pada upaya antisipasi serta respons cepat terhadap perubahan lingkungan strategis yang dinamis.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI Angkatan Darat (AD) yang sudah membantu melaksanakan dan mendampingi pelaksanaan program di Kementerian Pertanian (Kementan) secara maksimal. Dengan demikian, bersama kami bangun pangan pokok secara nasional,” katanya.
Berita Utama
-
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
Krisis Listrik di Kalteng Picu Aksi Massa, PLN Diminta Beri Solusi Nyata
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Selasa (28/7/2026). Aksi . . .
-
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
PLN Barito Utara Serahkan Surat Pernyataan, Pastikan Pemadaman Bergilir Berakhir
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM– PLN Unit Barito Utara menyerahkan surat pernyataan kepada perwakilan masyarakat, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Dayak, dan tokoh . . .
-
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
DEMO JILID II MEMANAS, 1.500 AYAM BUSUK DITEBAR DAN KANTOR PLN DISEGEL SIMBOLIS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aksi demonstrasi jilid II yang digelar Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Rabu . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Tuntut PLN Hadirkan Solusi Nyata Atas Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) Kalimantan Tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Unit Pelaksana . . .
-
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
Penandatanganan Komitmen BerAKHLAK Jadi Langkah Biro Adpim Kalteng Tingkatkan Kinerja ASN
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama . . .

















