- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Wakil Bupati Dodo Pimpin Mediasi Sengketa Lahan, Koperasi Handep Hapakat Apresiasi Pemda Kapuas

Keterangan Gambar : Foto Saat Rapat
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Permasalahan sengketa lahan yang melibatkan Koperasi Handep Hapakat dengan PT Graha Inti Jaya akhirnya berhasil menemukan titik terang. Kepastian ini diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Kapuas sukses memfasilitasi rapat mediasi ketiga antara kedua belah pihak pada Kamis (4/6/2026). Pertemuan krusial yang berlangsung di aula kantor pemda setempat tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil melahirkan kesepakatan damai yang berkeadilan bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Kapolda Kalteng Terima Audiensi Keluarga Besar Putra Putri Polri Kalteng0
- Kepala BPSDM Provinsi Kalteng Buka Pelatihan Government Transformation Academy Tahun 20220
- DLH Kota Palangkaraya Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Car Free Day0
- Wakapolda Kalteng Pimpin Apel Pagi dan Tekankan Personel Jaga Kesehatan dan Jauhi Narkoba0
- Satu Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi Kembali Teridentifikasi0
Rapat mediasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., M.A., dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kapuas, Dr. Usis I. Sangkai. Jalannya pertemuan juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus Koperasi Handep Hapakat, manajemen PT Graha Inti Jaya, perwakilan organisasi masyarakat, serta aparat keamanan dari Polres Kapuas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan untuk mengawal proses dialog agar berjalan transparan dan objektif.
Sekretaris Koperasi Handep Hapakat, Imak L. Djamain, membeberkan bahwa forum mediasi tersebut secara resmi menyetujui pembagian hasil berupa 65 persen hak untuk petani dan 35 persen hak untuk perusahaan selaku pengelola. Selain persentase pembagian, kedua belah pihak juga menyepakati tenggat waktu penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) tersebut. "Selama satu bulan ke depan, 65 persen itu mulai disalurkan ke para petani melalui koperasi," ujar Imak memberikan rincian hasil kesepakatan.
Lebih lanjut Imak mengungkapkan bahwa mediasi ketiga ini merupakan tindak lanjut langsung dari aksi demonstrasi yang sempat digelar oleh para petani pada 25 Mei 2026 lalu. Pihak koperasi menganggap dua mediasi sebelumnya menemui jalan buntu lantaran perusahaan dinilai keliru mengaitkan tuntutan hak SHU dengan persoalan hukum lain. Menurutnya, hak SHU para petani murni didasarkan pada ikatan perjanjian kemitraan Nomor 03 Tahun 2011 yang telah disepakati sejak lama.
Atas capaian positif ini, pihak Koperasi Handep Hapakat menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Pemkab Kapuas yang telah hadir menjadi fasilitator yang netral. Terima kasih juga dialamatkan kepada Polres Kapuas yang sigap menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama masa tuntutan bergulir. Pihak koperasi bersyukur karena suara masyarakat kecil akhirnya didengar, sehingga usulan yang mereka perjuangkan selama ini bisa terakomodasi dengan baik.
Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah adalah untuk memastikan iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat berjalan selaras. Sekda Usis I. Sangkai menambahkan, kesepahaman ini diharapkan dapat menjaga stabilitas daerah serta memberikan kepastian hukum yang transparan bagi semua pihak. Mediasi ini ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama antara perwakilan koperasi dan manajemen perusahaan.
Her
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















