- Dinas ESDM Kalteng Tekankan Implementasi Nilai Pancasila dalam Kinerja ASN
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
- Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
- Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
- Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
- PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
- Guru dan Mahasiswa Diamankan Polisi Pengungkapan Dugaan Kasus Sabu di Eks Terminal Pulau Telo Baru
- Polres Kapuas Ungkap Komplotan Jambret Antarprovinsi, Empat Terduga Pelaku Diamankan
- Lapas Palangka Raya Geger, Terpidana Pecatan Polri Penembakan Sopir Ekspedisi Ditemukan Tak Bernyawa
- Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
Warga Ditangkap Dalam Konflik Lahan, SEMMI Kalteng Ancam Aksi Besar Jika Warga Tidak Dibebaskan

Keterangan Gambar : Ketua SEMMI Kalteng ketika mendampingi keluarga korban
SERUYAN, POTRETKALTENG.COM - Penangkapan sejumlah masyarakat oleh Polres Seruyan terkait konflik lahan dengan perusahaan perkebunan sawit PT Sawitmas Nugraha Perdana (SNP) mendapat kecaman keras dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Kalimantan Tengah, Afan Safrian.
Baca Lainnya :
- Bupati Dorong Bunda Paud.dan Pokja Bunda Paud Menjadi Motivator0
- Membludak, Warga Antusias Antri Kupon Jalan Sehat di Sekretariat PWI Kapuas 0
- Polisi Tangkap Residivis Pembobol Toko Sembako di Pasar Blok R Kapuas 0
- Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening0
- Suriansyah Halim Soroti Kasus Dugaan Penggelapan di Kalteng Yang Berlarut-Larut0
Afan menilai tindakan aparat tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap perjuangan rakyat dalam mempertahankan tanah leluhur mereka.
“Penangkapan ini jelas-jelas tidak mencerminkan keberpihakan hukum kepada rakyat. Aparat seolah menjadi pelindung perusahaan, sementara masyarakat yang mempertahankan haknya justru diperlakukan seperti penjahat,” tegasnya.
Ironisnya, kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan PT SNP ini sedang dalam proses penanganan oleh Pemda Seruyan dan Pemprov Kalimantan Tengah. Menurut Afan, seharusnya aparat menghormati proses tersebut dan tidak gegabah mengambil langkah represif.
“Ini jelas tindakan yang terburu-buru dan menambah ketegangan. Aparat mestinya menjadi penengah, bukan malah memperkeruh suasana dengan menangkap rakyat,” ujarnya.
Ia mendesak agar Polres Seruyan segera membebaskan masyarakat yang ditangkap tanpa syarat.
“Jika dalam waktu 1x24 jam tidak ada kejelasan dan masyarakat tidak dibebaskan, maka SEMMI Kalteng bersama elemen mahasiswa dan rakyat akan menggelar aksi besar-besaran di depan Polres Seruyan dan Polda Kalteng,” tegas Afan.
Sementara itu, pihak keluarga korban penangkapan juga menyuarakan kekecewaan dan rasa marah atas tindakan aparat.
“Kami sebagai keluarga merasa dizalimi. Saudara kami Peri susanto hanya membela tanah leluhur peninggalan keluarga sendiri, tapi diperlakukan seperti penjahat. Jika dalam waktu dekat tidak dibebaskan, kami siap turun ke jalan bersama mahasiswa dan masyarakat lain untuk menuntut keadilan,” ungkap salah satu perwakilan keluarga Rumi .
Kasus ini, kata Afan, menambah catatan hitam konflik agraria di Kalimantan Tengah. SEMMI Kalteng berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan haknya serta mengawal proses hukum agar tidak lagi berpihak kepada korporasi yang merampas tanah rakyat.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Seruyan.
RT
Berita Utama
-
PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
PT.BSB Diduga Tak Profesional Pilih Karyawan, Warga Lokal Blokir Jalan Hauling di PT.BDA
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Profesionalitas mekanisme perekrutan karyawan PT BSB, salah satu sub-kontraktor dari PT Batubara Duaribu Abadi (PT BDA), kini tengah . . .
-
Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
Iming-iming Proyek Bernilai Besar, SPK Diduga Tidak Sah berujung laporkan ke Polisi
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dugaan penawaran proyek menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diduga tidak sah kembali mencuat di Kabupaten Barito Utara. . . .
-
Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
Momen Hari Lahir Pancasila, Legislator Hj. Nety Herawati Ajak Masyarakat Barito Utara Perkuat Persat
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) . . .
-
Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Pj Sekda Kalteng Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kantor Gubernur Kalteng, Senin . . .
-
Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
Lawan Narkoba dari Kawasan Puntun, Posko Terpadu GDAN Mulai Dibangun
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden menghadiri . . .

















