- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
- Terima PW Sapma PP Kalteng, Wakil Ketua III DPRD Dukung Rakerwil Mendatang
- Terekam CCTV, Aksi Pencurian Kotak Amal Terjadi di Kelurahan Jambu
- Bukan Sekadar Seremoni, May Day 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Buruh di Kalteng
- Sukses Besar, HUT Kapuas 2026 Hadirkan Artis Nasional Meriahkan Malam Puncak HUT Kapuas
- Dihadiri Ratusan Jamaah, Bupati Wiyatno Khidmat Ikuti Haul Ganal Ke-220 Datu Kalampayan
- Rayakan Hari Jadi Ke-220 Bupati Wiyatno Lepas Ribuan Peserta Karnaval Budaya Kapuas Tampilkan Harmon
- Warga Desa Tringsing Ditemukan Meninggal di Kolam Kawasan Jalan Hauling, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Nakhodai PB Percasi, Agustiar Sabran Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi Masa Bakti 26-30
- Dinas Kehutanan Kalteng Dukung Implementasi Gerakan Indonesia ASRI
BNPB dan BPBD Kalteng Perkuat Sinergi Nasional untuk Antisipasi Karhutla 2025

Keterangan Gambar : Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Karhutla
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM— Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau 2025 yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan kesiapannya melalui koordinasi lintas sektor. Dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) penanganan karhutla yang digelar secara daring pada Rabu (2/7/2025), Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa sinergi dari pusat hingga daerah telah membuahkan hasil positif berupa penurunan luas karhutla secara nasional hingga 88 persen.
Baca Lainnya :
- Biro Organisasi Kalteng Gelar Sosialisasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK, Dorong Profesionalisme dan Pel0
- Satpol PP Kalteng Tangani Dua Remaja Bersenjata Tajam, Diduga Alami Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgun0
- Mario Purnama Apresiasi Pelaksanaan Rapimpurnas KNPI, Sayangkan Isu Negatif yang Beredar0
- Ketua P4B Terima Motor Roda Tiga untuk Angkutan Sampah di Pasar Besar Palangka Raya0
- Bupati Kapuas Hadiri Lebaran Yatim dan Difabel, Sampaikan Pesan Haru dan Harapan0
“Capaian ini merupakan hasil nyata kolaborasi dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat hingga desa. Sinergi seperti inilah yang harus terus kita perkuat,” ujar Suharyanto.
Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas penanggulangan karhutla, mencatat 84 kejadian karhutla dengan luas terdampak sekitar 55,90 hektare hingga akhir Juni 2025. Meskipun belum menetapkan status siaga darurat, Pemprov Kalteng telah mengambil langkah antisipatif sejak awal Juni.
Sebagai bagian dari dukungan nasional, BNPB menyiagakan 21 helikopter untuk patroli udara dan pemadaman (water bombing), termasuk dua unit khusus di Kalimantan Tengah. Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (TMC) juga disiapkan di wilayah-wilayah rawan, seperti Kalbar, Jambi, dan Sumsel. Kalteng juga telah menerima berbagai dukungan logistik, di antaranya 770 unit APD, 104 pompa air, 1.350 selang, tenda posko, alat komunikasi (HT), serta tangki air portabel.
“Penanggulangan karhutla bukan semata soal kelengkapan alat, tetapi juga soal kesiapan, koordinasi, dan ketegasan di lapangan,” tegas Suharyanto.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan 77 Pos Lapangan (Poslap) di 52 kecamatan prioritas, dengan melibatkan 697 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Kami tidak menunggu status siaga. Sejak awal Juni, posko sudah berjalan, patroli rutin dilakukan, dan masyarakat terus diedukasi. Langkah ini adalah bentuk kesiapsiagaan nyata di lapangan,” jelas Toyib.
Ia juga menyebutkan bahwa pada Apel Kesiapsiagaan yang dilaksanakan akhir Mei lalu, Pemprov Kalteng telah menyalurkan bantuan peralatan pemadam portabel dan APD kepada 77 kelompok MPA.
“Kebanggaan kami bukan saat memadamkan api, tapi ketika tidak ada api yang perlu dipadamkan,” ujarnya.
Rapat Monev ini juga menjadi ajang konsolidasi nasional melalui Desk Karhutla Nasional. Seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, diminta untuk memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini sebagai garda terdepan penanggulangan karhutla.
“Lebih baik tidak ada titik api sejak awal daripada kita sibuk memadamkannya. Pencegahan adalah strategi utama yang harus diutamakan,” tutup Ahmad Toyib.
Dengan kesiapan yang matang, koordinasi yang erat, serta partisipasi aktif masyarakat, Provinsi Kalimantan Tengah optimistis mampu menghadapi musim kemarau 2025 dan meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan secara signifikan.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Bukan Sekadar Seremoni, May Day 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Buruh di Kalteng
Bukan Sekadar Seremoni, May Day 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Buruh di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Forum Silaturahmi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari . . .
-
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Kotak Amal Terjadi di Kelurahan Jambu
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Kotak Amal Terjadi di Kelurahan Jambu
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi dan terekam kamera pengawas (CCTV) di sebuah warung di wilayah Kelurahan Jambu, Kecamatan . . .
-
Terima PW Sapma PP Kalteng, Wakil Ketua III DPRD Dukung Rakerwil Mendatang
Terima PW Sapma PP Kalteng, Wakil Ketua III DPRD Dukung Rakerwil Mendatang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kalimantan Tengah melakukan kunjungan . . .
-
Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Nasib naas dialami seorang pria asal Katanjung,Kabupaten Kapuas yang harus mengalami kerugian hampir seratus juta Rupiah.Santo yang . . .
-
Dihadiri Ratusan Jamaah, Bupati Wiyatno Khidmat Ikuti Haul Ganal Ke-220 Datu Kalampayan
Dihadiri Ratusan Jamaah, Bupati Wiyatno Khidmat Ikuti Haul Ganal Ke-220 Datu Kalampayan
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas untuk mengikuti peringatan Haul Ganal ke-220 Maulana Syech Muhammad . . .

















