Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran

Potret kalteng 10 Jun 2026, 20:26:49 WIB PEMPROV KALTENG
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran

Keterangan Gambar : Pembukaan Raperda APDESI Kalteng 2026.(Foto: Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (10/6/2026). Pembukaan kegiatan ditandai dengan penabuhan katambung.

Baca Lainnya :


Dalam sambutannya, Gubernur meminta seluruh kepala desa di Kalimantan Tengah untuk berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program strategis Pemerintah Pusat. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Cetak Sawah Rakyat, serta program Cek Kesehatan Gratis.


Menurut Agustiar, keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.


Selain itu, Gubernur juga menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang menyebabkan APBD Kalimantan Tengah Tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp5,4 triliun dari sebelumnya Rp10,2 triliun. Meski demikian, Pemprov Kalteng tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Informasi mengenai penurunan APBD dan komitmen Pemprov terhadap program prioritas juga telah beberapa kali disampaikan Gubernur dalam berbagai agenda resmi.


“Di tengah efisiensi, kami tetap melaksanakan program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera, fokus juga pada pembangunan pedesaan,” ujarnya.


Agustiar menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan publik, melainkan memastikan penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.


“Jangan hanya menghabiskan anggaran. Tempatkan momentum ini sebaik-baiknya. Saya yakin apabila seluruh kepala desa bergerak bersama, maka Kalimantan Tengah akan berkembang menjadi daerah yang maju, berkah, dan sejahtera,” tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, mengatakan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus menekan angka kemiskinan.


Ketua DPD APDESI Kalimantan Tengah, Seger Satria, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut Rakerda dan dialog interaktif ini diikuti oleh 652 kepala desa dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap desa-desa di Kalimantan Tengah semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi RI, pengurus DPP APDESI, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah atau yang mewakili, serta kepala perangkat daerah dan instansi vertikal lainnya. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment