- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
DPRD Kalteng Tekankan Urgensi Pembangunan Jalan Kumai Hilir–Sekonyer, Okki Maulana Minta Pemerintah

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, menggelar reses dan berdialog dengan warga Dapil III.
PALANGKARAYA,POTRETKALTENG.COM– Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, menegaskan kembali bahwa aksesibilitas infrastruktur dasar masih menjadi permasalahan paling krusial yang dihadapi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III. Hal tersebut ia sampaikan setelah melaksanakan reses dan bertemu langsung dengan warga di wilayah Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara.
Baca Lainnya :
- Maryani Sabran Minta Perlindungan Lahan Tani Warga dan Desak Penertiban Perusahaan Nakal0
- DPRD Kalteng Evaluasi 15 Raperda Tahun 2025, Tiga Usulan Baru Masuk Agenda 20260
- APBD Kalteng 2026 Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp 5,45 Triliun dan Defisit Rp 333 Miliar0
- Bupati Heriyus Berharap Turnamen Futsal GANFASH Dapat Terus Digelar di Tahun Mendatang0
- Turnamen Futsal Ditegaskan sebagai Sarana Kontruktif Penyaluran Energi Pemuda Murung Raya0
Dalam hasil serap aspirasi tersebut, Okki menyoroti keterlambatan tindak lanjut pemerintah terhadap usulan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis. Salah satu yang paling mendesak adalah penyambungan Jalan Kumai Hilir Sebrang menuju Desa Sekonyer, yang kini masih belum terselesaikan. Menurutnya, jalan ini memiliki peran vital karena menjadi satu-satunya harapan untuk membuka akses darat bagi masyarakat setempat.
Okki menjelaskan bahwa warga Sekonyer hingga saat ini masih menggantungkan seluruh aktivitas keluar-masuk desa melalui jalur sungai. Ketergantungan tersebut menimbulkan berbagai persoalan, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Pada musim hujan, arus air meningkat dan risiko kecelakaan di sungai menjadi lebih tinggi, sehingga tidak jarang aktivitas perjalanan warga terhambat.
Situasi ini, lanjutnya, dapat berdampak fatal apabila warga membutuhkan akses cepat ke fasilitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar, sehingga tidak semestinya masyarakat menghadapi hambatan seperti keterlambatan perjalanan akibat infrastruktur jalan yang belum terbangun. Okki menilai bahwa kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pembangunan akses darat sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan warga.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi harus memberikan perhatian yang lebih serius terhadap penyelesaian proyek jalan tersebut. Okki mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan persoalan infrastruktur berarti memperpanjang ketidakpastian dan kesulitan yang dialami masyarakat Desa Sekonyer.
“Pembangunan jalan ini tidak hanya menyangkut aspek kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Penanganannya perlu diberikan prioritas karena dampaknya sangat luas,” ujarnya.
Ia memastikan Komisi IV DPRD Kalteng akan tetap mengawal aspirasi masyarakat ini melalui mekanisme legislatif, termasuk mendorong pemerintah untuk menetapkan pembangunan jalan Kumai Hilir–Sekonyer sebagai salah satu agenda prioritas daerah. Okki juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama lintas sektor, Okki optimistis bahwa kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang memadai dapat segera diwujudkan. Ia berharap pemerintah bergerak lebih cepat agar warga Desa Sekonyer tidak lagi menghadapi keterbatasan akses yang dapat membahayakan keselamatan maupun menghambat pelayanan dasar.(KY)
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















