- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
DPRD Kalteng Tekankan Urgensi Pembangunan Jalan Kumai Hilir–Sekonyer, Okki Maulana Minta Pemerintah

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, menggelar reses dan berdialog dengan warga Dapil III.
PALANGKARAYA,POTRETKALTENG.COM– Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, menegaskan kembali bahwa aksesibilitas infrastruktur dasar masih menjadi permasalahan paling krusial yang dihadapi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III. Hal tersebut ia sampaikan setelah melaksanakan reses dan bertemu langsung dengan warga di wilayah Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara.
Baca Lainnya :
- Maryani Sabran Minta Perlindungan Lahan Tani Warga dan Desak Penertiban Perusahaan Nakal0
- DPRD Kalteng Evaluasi 15 Raperda Tahun 2025, Tiga Usulan Baru Masuk Agenda 20260
- APBD Kalteng 2026 Disahkan, Belanja Daerah Tembus Rp 5,45 Triliun dan Defisit Rp 333 Miliar0
- Bupati Heriyus Berharap Turnamen Futsal GANFASH Dapat Terus Digelar di Tahun Mendatang0
- Turnamen Futsal Ditegaskan sebagai Sarana Kontruktif Penyaluran Energi Pemuda Murung Raya0
Dalam hasil serap aspirasi tersebut, Okki menyoroti keterlambatan tindak lanjut pemerintah terhadap usulan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis. Salah satu yang paling mendesak adalah penyambungan Jalan Kumai Hilir Sebrang menuju Desa Sekonyer, yang kini masih belum terselesaikan. Menurutnya, jalan ini memiliki peran vital karena menjadi satu-satunya harapan untuk membuka akses darat bagi masyarakat setempat.
Okki menjelaskan bahwa warga Sekonyer hingga saat ini masih menggantungkan seluruh aktivitas keluar-masuk desa melalui jalur sungai. Ketergantungan tersebut menimbulkan berbagai persoalan, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Pada musim hujan, arus air meningkat dan risiko kecelakaan di sungai menjadi lebih tinggi, sehingga tidak jarang aktivitas perjalanan warga terhambat.
Situasi ini, lanjutnya, dapat berdampak fatal apabila warga membutuhkan akses cepat ke fasilitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar, sehingga tidak semestinya masyarakat menghadapi hambatan seperti keterlambatan perjalanan akibat infrastruktur jalan yang belum terbangun. Okki menilai bahwa kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pembangunan akses darat sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan warga.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi harus memberikan perhatian yang lebih serius terhadap penyelesaian proyek jalan tersebut. Okki mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan persoalan infrastruktur berarti memperpanjang ketidakpastian dan kesulitan yang dialami masyarakat Desa Sekonyer.
“Pembangunan jalan ini tidak hanya menyangkut aspek kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Penanganannya perlu diberikan prioritas karena dampaknya sangat luas,” ujarnya.
Ia memastikan Komisi IV DPRD Kalteng akan tetap mengawal aspirasi masyarakat ini melalui mekanisme legislatif, termasuk mendorong pemerintah untuk menetapkan pembangunan jalan Kumai Hilir–Sekonyer sebagai salah satu agenda prioritas daerah. Okki juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama lintas sektor, Okki optimistis bahwa kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang memadai dapat segera diwujudkan. Ia berharap pemerintah bergerak lebih cepat agar warga Desa Sekonyer tidak lagi menghadapi keterbatasan akses yang dapat membahayakan keselamatan maupun menghambat pelayanan dasar.(KY)
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















