Memasuki Musim Kemarau, DLH Kota Palangka Raya Gencar Mengadakan Sosialisasi Cegah Karhutla
Tim Redaksi

potret kalteng 27 Apr 2022, 15:06:39 WIB Pemerintahan
Memasuki Musim Kemarau, DLH Kota Palangka Raya Gencar Mengadakan Sosialisasi Cegah Karhutla

Keterangan Gambar : Foto Kegiatan Penjegahan Karhutla


Potretkalteng.com - Palangka Raya- Sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak karhutla.

Sebagai upaya pencegahan terjadinya Karhutla tersebut, kali ini DLH Kota Palangka Raya memberikan sosialisasi dan edukasi serta membagikan leaflet yang berisi imbauan untuk tidak membakar lahan kepada warga di Kelurahan Kalampangan, Rabu (27/4/2022).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kurniawan S. Utama, menyebutkan berdasarkan data dari BMKG bahwa saat ini Kota Palangka Raya secara prakiraan sudah memasuki kemarau basah.

Baca Lainnya :

Seperti yang kita ketahui dari prakiraan BMKG sendiri kita sudah memasuki musim kemarau basah. Oleh sebab itu, sosialisasi yang kerap kali kami gelar ini baik di tingkat kecamatan hingga di tingkat kelurahan merupakan upaya dalam pencegahan terjadinya Karhutla itu sendiri”, ucap Kurniawan.

Memasuki Musim Kemarau, DLH Kota Palangka Raya Gencar Giatkan Sosialisasi Cegah Karhutla

Selain menggelar sosialisasi, Kurniawan juga menyebutkan bahwa dalam mencegah terjadinya karhutla pihaknya juga mengadakan pelatihan sekaligus mempraktekkan kepada para petani bagaimana cara membuka lahan tanpa bakar (PLTB).

“Dalam pencegahan Karhutla kami juga memberikan pelatihan bagi para petani, dan pada hari ini kami bersama sejumlah warga di kelurahan Kalampangan ini mempraktekkan cara membuka lahan tanpa dibakar”, terangnya.

Diakhir perbincangan, dirinya berharap agar para petani mampu bekerja sama dengan pemerintah dengan tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena hal tersebut menurutnya dapat menimbulkan terjadinya Karhutla yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan alam.

“Sekali lagi saya berpesan dan juga menghimbau agar para petani khususnya di Kota Palangka Raya agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kota yang kita cintai ini”, tutupnya.







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment