- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah
- Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
- Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
- Prestasi Membanggakan, Frengki Setya Praja S.H., M.H Bawa SI DEHES Juara 1 Inovasi Daerah Palangka R
Pemprov Kalteng Alokasikan 20,59% APBD untuk Pendidikan

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sektor pendidikan di provinsi ini dengan mengalokasikan 20,59% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 untuk sektor pendidikan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing di dunia global.
Baca Lainnya :
- Pj. Bupati Gumas Lepas Logistik Pilkada Jelang 27 November0
- Talkshow JOINUS 2024 Bahas Inovasi dan Pembangunan Hijau Berkelanjutan di Kalimantan Tengah0
- Dispursip Kalteng Adakan Rapat Koordinasi Kearsipan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalteng Tahun 20240
- Kadis PMD Kalteng Dorong BUMDes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa0
- Jejaring Cendekiawan Kristen dan Pemuda Gereja Dukung Fairid-Zaini dalam Pilkada Palangka Raya0
Sugianto Sabran menyatakan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis yang harus diprioritaskan untuk menyiapkan generasi muda yang kompetitif di era digital. Menurutnya, program-program pendidikan yang telah dijalankan akan memastikan bahwa tidak ada anak Kalimantan Tengah yang terhambat melanjutkan pendidikan karena masalah biaya.
Beberapa program unggulan yang sedang berjalan antara lain Tabungan Beasiswa (TABE) Berkah yang memberikan bantuan sebesar 7,5 juta rupiah untuk 20.000 mahasiswa kurang mampu, serta program sekolah dan kuliah gratis bagi lebih dari 100.000 siswa dan mahasiswa. Program-program ini melibatkan lebih dari 97.000 siswa SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah, serta 10.000 mahasiswa di 32 perguruan tinggi di provinsi tersebut.
Selain itu, Sugianto juga menyoroti pentingnya pembaruan sarana dan prasarana pendidikan, seperti penyediaan akses internet Starlink untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil dan penggunaan teknologi digital di ruang kelas. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pemerintah juga menyediakan papan tulis interaktif berbasis digital di sejumlah sekolah.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sugianto Sabran juga mengungkapkan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan tambahan penghasilan sebesar 3 juta rupiah bagi guru di daerah terpencil dan 2 juta rupiah bagi guru di perkotaan. Selain itu, para guru tidak tetap juga menerima kenaikan gaji hingga 3,2 juta rupiah.
Untuk mendukung kesejahteraan guru, Pemprov Kalimantan Tengah juga meluncurkan program pembangunan 5.000 unit rumah bagi guru dengan fasilitas uang muka nol persen. Hal ini dilakukan untuk memastikan para guru dapat memiliki hunian yang layak, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Sugianto juga mengklarifikasi isu mengenai anggaran pendidikan yang disebut-sebut tidak mencapai 20% dari APBD. Ia memastikan bahwa anggaran pendidikan pada tahun 2024 sudah memenuhi target yang ditetapkan, yaitu 20,59%. “Anggaran untuk pendidikan ini sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang dan telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri,” tegasnya.
Melalui berbagai kebijakan dan program ini, Gubernur Sugianto berharap Kalimantan Tengah dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki keterampilan dan daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam pendidikan.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .
-
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah . . .
-
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM . . .
-
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mencetak SDM aparatur yang unggul ditunjukkan langsung oleh Bupati M. Yamin. Di . . .
-
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya menggelar sidang lanjutan kasus tindak pidana perbankan yang menjerat Riky, seorang mantan . . .

















