- Lestarikan Tradisi, Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 Gelar Lomba Balogo
- Apresiasi Karya Seni, Wakil Bupati Kapuas Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Mural di Stadion Panunjung
- Polres Kapuas Sita 7,64 Gram Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Terduga
- Dorong Peningkatan Kualitas Publik, Hj Nety : Diknas, Dinkes, BPJS dan RSUD Harus Berbenah
- Kasus TBC Belum Terkendali, Dinkes Kalteng Gelar Kompetensi Nakes
- Tindak Lanjut Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kalteng Koordinasi Intensif dengan Pangdam dan Kapolda
- Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
- WFH ASN Kalteng Resmi Jalan, Pemprov Tekan Biaya dan Pangkas Energi
- Pj Sekda Kalteng Tegaskan Selama WFH Kinerja ASN Tidak Boleh Ikut Libur
- Expo Kapuas 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi UMKM dan Investasi
Pemprov Kalteng Gelar Rapat Persiapan Kunjungan Kepala BNPB ke Kalteng
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Rapat Persiapan Kunjungan Kepala BNPB dalam rangka Penanganan Banjir di Wilayah Prov. Kalteng
Potretkalteng.com - Palangka Raya – Menyambut Kunjungan Kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke Kalteng dalam rangka Penanganan Banjir di Wilayah Prov. Kalteng Tahun 2022. Pemprov. Kalteng mengelarnya Rapat Persiapan, bertempat di Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur, Senin (31/10/2022). Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Nuryakin.
“Sebagaimana informasi yang kami terima, bahwa Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto akan melakukan kunjungan kerja ke Kalteng dalam rangka meninjau daerah yang terdampak banjir. Rencana kunjungan kerja ini direncanakan ke wilayah barat terutama ke Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten sekitarnya, “ucap Nuryakin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Prov. Kalteng Falery Tuwan, mengungkapkan bahwa Pemprov. Kalteng telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, sejak tanggal 17 Oktober 2022 atau selama 21 hari.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah0
- Kadis DPM-PTSP Kapuas Himbau Dunia Usaha Harus punya Nomor Induk Berusaha (NIB)0
- Banjir Melanda Kalteng, Gubernur Kalteng Sindir Menteri Sosial \"Jangan Pelit\"0
- Resmi ! Keamanan Data Pribadi dijamin oleh Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data0
- Personel Gabungan Terus Lakukan Pencarian Anak yang Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan0
“Kami informasikan, bahwa banjir yang terjadi di Kalteng ini telah terjadi sejak bulan September 2022 lalu. 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalteng di hampir seluruh wilayah yang terkena banjir, namun sebagian wilayah yang terkena banjir, sedangkan wilayah yang mengalami banjir ini adalah akibat lanjutan dari hujan yang terjadi sejak bulan September yang lalu. Adapun Kabupaten/Kota dengan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir sampai periode Oktober 2022 yakni Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan dan Seruyan. Untuk Kabupaten Status Siaga Banjir yakni Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Sedangkan dua Kabupaten yang belum menetapkan status yakni Kabupaten Barito Utara dan Barito Selatan," terang Falery Tuwan
“Dari 10 Kabupaten/Kota yang banjir ini terdapat 55 Kecamatan dan 363 Desa/Kelurahan yang terdampak banjir. Kabupaten yang telah ditangani dan dikunjungi oleh Bapak Gubernur Kalimatan Tengah berserta jajarannya yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara. Hal ini beliau lakukan guna melihat secara langsung kejadian banjir yang terjadi sambil membagikan paket sembako kepada warga yang banjir. Selain meberikan paket bantuan juga ada layanan kesehatan dari Dinkes Provinsi dan Kabupaten yang dilaksanakan secara berkala tersedia di pos-pos kesehatan dan di pengungsian,” imbuhnya.
Falery juga menyampaikan langkah-langkah Penanganan Darurat Banjir yang terjadi yakni memastikan seluruh masyarakat yang terancam banjir aman dari bahaya banjir, tempat-tempat pengungsian oleh masyarakat baik yang dilakukan secara mandiri maupun yang difasilitasi oleh pemerintah memiliki fasilitas yang layak dan kebutuhan dasar masyarakat yang banjir terpenuhi dengan baik.
"Kami akan terus menerus menyampaikan segala perkembangan terkini mengenai potensi banjir dan Kabupaten/Kota yang belum menetapkan status agar segera menetapkan status keadaan daruratnya untuk mengoptimalkan penanganan banjir," pungkasnya.
(Alfian)
Berita Utama
-
Polres Kapuas Sita 7,64 Gram Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Terduga
Polres Kapuas Sita 7,64 Gram Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Terduga
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah . . .
-
Dorong Peningkatan Kualitas Publik, Hj Nety : Diknas, Dinkes, BPJS dan RSUD Harus Berbenah
Dorong Peningkatan Kualitas Publik, Hj Nety : Diknas, Dinkes, BPJS dan RSUD Harus Berbenah
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan menjadi sorotan utama dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar . . .
-
Apresiasi Karya Seni, Wakil Bupati Kapuas Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Mural di Stadion Panunjung
Apresiasi Karya Seni, Wakil Bupati Kapuas Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Mural di Stadion Panunjung
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri langsung rangkaian kegiatan peringatan HUT Kapuas 2026 yang dipusatkan di kawasan Stadion . . .
-
Lestarikan Tradisi, Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 Gelar Lomba Balogo
Lestarikan Tradisi, Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 Gelar Lomba Balogo
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kemeriahan Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 kembali menyedot perhatian publik dengan digelarnya lomba balogo . . .
-
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
Rencana Gubernur Rekrut Mahasiswa Jadi Stafsus, HMI UPR: Harus Transparan dan Berbasis Kapasitas
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana merekrut sekitar 17 hingga 25 mahasiswa untuk menjadi staf khusus (stafsus) gubernur. . . .

















