- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
- Demokrasi Harus Bermartabat, Bambang Serukan Aksi Damai dan Beretika
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah
- Eko Sulistiono: Seluruh ASN Wajib Kelola Anggaran Sesuai Aturan
Pemprov Kalteng Gelar Workshop Integrasi Gender, Dorong Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Setara

Keterangan Gambar : Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Hamka saat memberikan sambutan
Baca Lainnya :
- Tegas Lawan Karhutla, BPBD Kalteng Gaungkan Komitmen Bebas Asap 20250
- Doa Kebangsaan Lintas Agama Digelar Pemprov Kalteng, Perkuat Persatuan dalam Keberagaman0
- ASN Pemprov Kalteng Gelar Senam Pagi, Wagub Tekankan Kekompakan dan Integritas0
- Dukung Pertanian Modern, Kalteng Gandeng UPN Veteran Yogyakarta Kembangkan Melon Unggulan0
- Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemkab Kapuas Gunakan DTSEN Gantikan DTKS0
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menyelenggarakan Workshop Pengintegrasian Gender ke dalam Dokumen Kebijakan bagi Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Selasa (9/9/2025).
Workshop dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, yang mewakili Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung. Dalam sambutannya, Leonard menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi pembangunan nasional yang wajib diimplementasikan di seluruh perangkat daerah, sebagaimana diamanatkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000.
“Setiap perangkat daerah harus memasukkan perspektif gender dalam kebijakan dan program pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi,” ujarnya.
Leonard juga menekankan pentingnya ketersediaan data terpilah berdasarkan jenis kelamin, usia, wilayah, dan kondisi sosial ekonomi. Menurutnya, kebijakan responsif gender hanya dapat diwujudkan apabila didukung data yang akurat, sehingga hasil pembangunan benar-benar adil dan dapat dirasakan semua lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Leonard menyampaikan bahwa keberhasilan PUG membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Tidak ada perangkat daerah yang bisa berjalan sendiri. Kunci keberhasilan PUG adalah kolaborasi, sinergi, dan saling melengkapi,” tegasnya.
Sementara itu, Pengawas Perempuan dan Anak DP3APPKB Provinsi Kalteng, Ricko Brilyanu, dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan terkait integrasi gender dalam dokumen kebijakan daerah. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan serta mempercepat pencapaian indikator pembangunan gender.
“Melalui workshop ini, kita ingin memastikan program pembangunan memberi manfaat yang adil dan setara bagi semua, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan,” ungkap Ricko.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menghasilkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesetaraan gender, tersusunnya rencana tindak lanjut di setiap kabupaten/kota, serta semakin kuatnya komitmen pimpinan daerah dalam mendukung kebijakan responsif gender.
Pemerintah Provinsi Kalteng berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga melahirkan gagasan konstruktif yang dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan gender.
Workshop turut dihadiri Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Provinsi Kalteng Chandra Fuji Asmara, IRBAN II Inspektorat Provinsi Kalteng Diana, Auditor Madya Inspektorat Provinsi Kalteng Resmi Junita Rosilawaty, serta perwakilan Bapperida, Dinas P3APPKB, dan Inspektorat Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .
-
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut aparat penegak hukum memasuki babak baru yang kian . . .
-
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mendukung pembentukan Kelurahan Siaga . . .
-
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan . . .

















