SEMMI Kalteng Desak Evaluasi Korwil BGN Palangka Raya terkait Program MBG

Potret kalteng 15 Apr 2026, 11:47:47 WIB PEMPROV KALTENG
SEMMI Kalteng Desak Evaluasi Korwil BGN Palangka Raya terkait Program MBG

Keterangan Gambar : Foto saat Rapat




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Kalimantan Tengah melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kota Palangka Raya. Dalam audiensi bersama Pemerintah Kota dan jajaran BGN, SEMMI secara terbuka menuntut agar Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Palangka Raya segera dicopot dari jabatannya. Langkah ini diambil sebagai reaksi atas kegagalan pihak Korwil dalam memberikan transparansi data terkait pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di wilayah tersebut.

Baca Lainnya :


PW SEMMI menilai adanya inkompetensi manajerial yang serius dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama forum audiensi berlangsung, pihak BGN dianggap tidak mampu memaparkan data kinerja maupun dokumen administratif pendukung yang diminta oleh perwakilan mahasiswa. Ketidakterbukaan informasi mengenai progres kerja dari bulan Oktober hingga April ini memicu kecurigaan adanya hambatan dalam pengawasan publik terhadap program prioritas negara yang sedang berjalan.


Ketegasan tuntutan ini didasari pada kekhawatiran akan kegagalan pencapaian target pemenuhan gizi masyarakat jika kepemimpinan saat ini terus dipertahankan. SEMMI menekankan bahwa posisi Korwil adalah jabatan strategis yang menentukan kualitas gizi generasi mendatang di Kalimantan Tengah. "Kami datang membawa kritikan atas permasalah yang terjadi di palangka raya, namun pihak BGN justru datang dengan tangan kosong. Bagaimana mungkin program nasional sebesar ini dipimpin oleh orang yang tidak mampu menunjukkan progres kerjanya sendiri? Untuk itu, SEMMI secara tegas meminta pusat segera mengganti Korwil BGN Palangka Raya dengan sosok yang lebih kompeten dan transparan," ujar Afan Safrian, Ketua PW SEMMI Kalteng, saat memberikan keterangan pers.


SEMMI Kalteng juga menyoroti bahwa nihilnya data saat audiensi merupakan bukti nyata adanya masalah dalam tata kelola internal BGN wilayah. Mahasiswa menganggap kehadiran pihak BGN dengan "tangan kosong" dalam pertemuan resmi adalah bentuk ketidaksiapan dalam mempertanggungjawabkan amanah negara. Oleh karena itu, evaluasi total terhadap jajaran pimpinan BGN di Palangka Raya dianggap sebagai langkah mendesak guna menyelamatkan integritas program nasional tersebut.


Sebagai langkah lanjutan, PW SEMMI Kalteng meminta BGN Pusat untuk segera turun tangan melakukan audit dan pergantian kepemimpinan demi memastikan percepatan program MBG berjalan tepat sasaran. Mereka berharap tuntutan ini menjadi pengingat bagi setiap pejabat publik agar lebih transparan dan kompeten dalam menjalankan tugasnya. SEMMI berkomitmen akan terus mengawal isu ini hingga adanya perbaikan nyata dalam sistem pengelolaan gizi di Kota Palangka Raya.


Zr







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment